UCAN Vietnam UCAN India UCAN China ucanews.com
UCAN Indonesia

Gereja Katolik Diserang di Kachin

Juni 11, 2018

Gereja Katolik Diserang di Kachin

Sebuah gereja Katolik dirusak di Negara Bagian Kachin akibat pertempuran sporadis yang terus berlanjut antara militer Myanmar dan pemberontak Kachin.

Gereja Katolik Keluarga Kudus dan sebuah rumah di dekatnya diserang oleh militer Myanmar di desa Kamaing Kawng Ra,  kotapraja Hpakant, demikian menurut para saksi.

Pastor Paroki  Pastor Peter Nlam Tu mengatakan dia mendengar ledakan di dekat desa pada malam 30 Mei dan beberapa menit kemudian terdengar suara tembakan.

Dia mengatakan tampaknya tentara  menembak secara acak, meninggalkan lubang-lubang peluru di gedung gereja dan rumahnya.  Sebuah mortir yang tidak meledak mendarat di kompleks gereja.

“Keesokan harinya, militer datang dan menjinakkan granat yang belum meledak. Mereka tidak menanyai saya tentang serangan itu atau berbicara tentang siapa yang melakukannya,” kata Pastor Nlam Tu kepada ucanews.com.

Tang Lung, seorang katekis lokal, mengatakan dia dan seorang imam sedang mengadakan pertemuan dengan para pengungsi internal (IDP) ketika serangan itu terjadi. Dia mengatakan empat lubang peluru terlihat di gereja.

“Kami melaporkan kepada pemerintah desa, polisi, dan petugas pemadam kebakaran tentang granat  yang belum diledakkan dan kemudian mereka melaporkan kepada  militer, yang datang dan membawanya keesokan harinya,” kata Lung kepada ucanews.com.

Bom kedua meledak di dekat sebuah rumah, mengeluarkan  pecahan peluru melewati  dinding bambu dan merembes pipi seorang bayi perempuan  berusia 22 bulan.

Sekitar 300 umat Katolik di Kamaing Kawng Ra dan sekitar 45 IDP yang meninggalkan rumah mereka sebulan lalu berlindung di sebuah aula dekat kompleks gereja.

Gereja Katolik St. Fransiskus Xaverius – kota Mongkoe,  Negara Bagian Shan yang terkena serangan udara militer Myanmar pada 3 Desember.

Gereja Katolik Maria  Dikandung Tanpa Noda Kutkai, Negara Bagian Shan dilanda tembakan artileri kecil pada Februari 2015.

Lebih dari 60 gereja Kristen telah dihancurkan di Negara Bagian Kachin sejak gencatan senjata yang sudah lama rusak pada tahun 2011, demkian menurut kelompok advokasi Inggris Christian Solidarity Worldwide.

Sebagian besar penduduk negara Bagian Kachin  yang berjumlah 1,7 juta adalah orang Kristen, termasuk 116.000 umat Katolik.

Lebih dari 100.000 orang tetap terlantar di negara bagian Kachin dan negara bagian Shan sejak pertempuran pecah kembali pada 9 Juni 2011.

Militer Myanmar telah meningkatkan serangannya di Kachin sejak awal April dengan meluncurkan serangan terhadap Tentara Kemerdekaan Kachin menggunakan artileri berat, helikopter dan jet tempur.

Lebih dari 7.400 orang telah berlindung di kedua gereja Katolik dan Baptis, demikian menurut laporan PBB.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

UCAN Indonesia
Jangan lewatkan

Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini

© UCAN Indonesia 2017. | Kontak | Syarat Penggunaan | Privasi