UCAN Vietnam UCAN India UCAN China ucanews.com
UCAN Indonesia

Polisi Filipina Tangkap Terduga Pembunuh Imam

Juni 18, 2018

Polisi Filipina Tangkap Terduga  Pembunuh Imam

Sekelompok umat Katolik menyalakan lilin di Manila pada 14 Juni untuk menyerukan keadilan bagi mendiang Pastor Richmond Villaflor Nilo. (Foto: Jire Carreon)

Pihak berwenang Filipina mengumumkan pada 15 Juni bahwa mereka telah menangkap “terduga utama” terkait  pembunuhan Pastor Richmond Villaflor Nilo, pada hari yang sama saat jenazahnya  akan dimakamkan.

Terduga, yang diidentifikasi sebagai Adell Roll Milan, ditangkap di San Isidro di provinsi Nueva Ecija sehari sebelumnya pada 14 Juni.

Seorang saksi dilaporkan mengidentifikasi Milan sebagai seorang mantan pengguna narkoba dan pembunuh bayaran, yang diduga menembak pastor Nilo pada 10 Juni.

Pihak berwenang mengatakan polisi juga mengidentifikasi kendaraan yang digunakan oleh para  pria bersenjata tersebut.

Pastor Nilo ditembak mati oleh orang-orang bersenjata yang mengendarai sepeda motor di sebuah kapel  di dekat kota Zaragosa ketika dia akan merayakan Misa pada hari Minggu.

Dia adalah imam ketiga dan  kedua di provinsi Nueva Ecija yang ditembak mati dalam enam bulan terakhir.

Pastor Mark Ventura ditembak mati setelah merayakan Misa di kota Gattaran, provinsi Cagayan, pada  April lalu.

Pastor Marcelito Paez dibunuh beberapa jam setelah membantu pembebasan seorang tahanan politik di kota Jaen, juga di Nueva Ecija, Desember lalu.

 

Pemakaman  imam yang dibunuh

Pengumuman penangkapan itu datang pada saat yang hampir bersamaan dengan pemakaman iman tersebut di Katedral San Nicolas de Tolentino di kota Cabanatuan.

Mgr  Sofronio Bancud, uskup  Cabanatuan merayakan Misa pemakaman bersama Uskup Agung Gabriel Giordanno Caccia, duta besar Vatikan untuk Filipina, dan beberapa imam serta uskup.

Dalam homilinya, Uskup Bancud mengingatkan umat Katolik mengikuti teladan imam yang dibunuh dan membantu mereka yang membutuhkan.

“Sungguh menyedihkan melihat bagaimana orang lain memilih untuk tidak membantu mereka yang membutuhkan hanya karena mereka tidak merasa mereka bagian dari itu,” kata prelatus itu.

Dia mendesak para anggota klerus  “menimba kekuatan dari Yesus Kristus” terutama “jika kita menjadi sasaran.”

Uskup Bancud mengatakan, pemakaman adalah “momen bagi semua umat Katolik  berdoa untuk jiwanya, serta  penyelesaian kasus yang cepat dan adil.”

“Kita berduka karena kitakehilangan seorang putra, gembala, ayah, dan teman karena peluru pembunuh,” tambahnya.

 

Imamat bukan untuk para penakut

Dalam sebuah pesan untuk para seminaris, Mgr Pablo Virgilio David, uskup Kalookan mengatakan bahwa mereka yang ingin menjadi imam tidak boleh kehilangan semangat meskipun ada serangan baru-baru ini.

“Imamat bukan untuk para pengecut, itu bukan untuk yang lemah,” katanya, seraya menambahkan bahwa Yesus “tidak pernah menjanjikan Anda sebuah taman mawar.”

Dia mengatakan bahwa jika pembunuhan para imam menyebabkan keputusasaan dan bukan inspirasi, “maka saya menyarankan Anda melupakan imamat dan meninggalkan  saja seminari.”

“Mereka (para imam yang dibunuh) memilih menjadi ‘martir,’ yang berarti menjadi saksi, dari awal. Mereka memilih jalan ini, jalan yang jarang dilalui,” kata prelatus itu.

Uskup Balanga Mgr Ruperto Santos  mengatakan kematian Pastor Nilo adalah “tantangan besar” bagi umat Filipina “untuk tetap mengikuti langkah-langkah Yesus Kristus.”

“Kita  harus berank melawan  kekuatan jahat di tengah-tengah kita,” katanya.

Mgr  Socrates Villegas, uskup agung Lingayen-Dagupan mengatakan ia ingin bertemu dengan para pembunuh Pastor  Nilo.

“Saya tidak akan menyakiti mereka. Saya hanya ingin bertanya kepada mereka: Mengapa? Saya minta  penjelasan,” kata mantan ketua Konferensi Waligereja  Filipina itu.

 

One response to “Polisi Filipina Tangkap Terduga Pembunuh Imam”

  1. yustina sulistyowati says:

    sangat menyedihkan ..sebagai umat katolik tidak ada kata takut ketika kita menghadapi situasi seburuk apapun dan bagi mereka yg mendedikasikan hidupnya untuk melayani Tuhan janganlah surut iman mu.amen.Tuhan memberkati.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

UCAN Indonesia
Jangan lewatkan

Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini

© UCAN Indonesia 2017. | Kontak | Syarat Penggunaan | Privasi