UCAN Vietnam UCAN India UCAN China ucanews.com
UCAN Indonesia

Cina Kontrol Ketat Pemakaman Uskup

Juni 21, 2018

Cina Kontrol Ketat  Pemakaman Uskup

Uskup Qingdao Mgr Joseph Li Mingshu meninggal akibat kanker paru-paru pada 15 Juni dan pemakamannya diadakan tiga hari kemudian.

Pemerintah Cina melakukan kontrol  ketat pada  pemakaman seorang uskup di provinsi Shandong.

Pembatasan dilakukan untuk mengambil foto dan jumlah pelayat yang melayat untuk mendiang Mgr Joseph Li Mingshu,  uskup  Qingdao, yang meninggal karena kanker paru-paru di usia 93 tahun pada 15 Juni.

Bahkan saudari sang uskup yang berusia 92 tahun  harus terburu-buru ke pemakaman setelah menerima pesan yang terlambat dari umat Katolik lainnya. Dia belum menerima pemberitahuan resmi tentang kematiannya.

Pemakaman untuk uskup, yang diakui oleh Vatikan dan Cina ini, diadakan pada 18 Juni di Katedral Santo Michael di Qingdao.

Seorang sumber yang meminta namanya tidak disebutkan mengatakan kepada ucanews.com bahwa hanya 600 pelayat yang menghadiri pemakaman – 400 di dalam gereja dan sisanya di luar – setelah pihak berwenang membatasi jumlah pelayat.

Dia mengatakan pihak berwenang melarang untuk mengambil foto-foto pemakaman atau pesan tentang hal itu di internet.

“Uskup Li diminta memilih pengganti sebelum kematiannya tetapi dia tidak melakukannya,” kata sumber itu, yang tidak jelas apakah ini terkait dengan pembatasan resmi.

Empat dari lima uskup Shandong menghadiri pemakaman –  Uskup Linyi Mgr Fang Xingyao,, Uskup Jinan Mgr Zhang Xianwang, Uskup Yanzhou Mgr Lu Peisen, dan Uskup Zhoucun Mgr Yang Yongqiang.

Misa Requiem  dipimpin oleh Uskup Fang, sementara Uskup Zhang memimpin Misa pemakaman.

Misa pemakaman itu diadakan secara konselebrasi oleh 26 imam, kebanyakan dari keuskupan Qingdao dan paroki lain di provinsi Shandong dan Hubei. Juga hadir 12 biarawati dari keuskupan Qingdao.

Uskup Li lahir  tahun 1924 dan dibaptis pada usia muda. Dia lulus dari Seminari Wuhan Wendu di Hubei  tahun 1949 dan ditahbiskan pada tahun yang sama.

Dari tahun 1943-1973, ia adalah seorang imam diosesan di keuskupan Shaoguan, provinsi Guangdong dan mengajar di sekolah yang dikelola Gereja. Setelah ia kembali ke keuskupan Qingdao, ia mengajar bahasa asing di sebuah sekolah di daerah Boxing di Shandong mulai tahun 1978.

Tahun 1986, ia menjabat sebagai wakil dekan Seminari Roh Kudus Shandong hingga ia ditugaskan di keuskupan Qingdao  tahun 1994.

Setelah Takhta Suci menunjuknya sebagai uskup Qingdao pada 13 Agustus 2000, ia melayani sebagai wakil rektor  Seminari Nasional Gereja Katolik di Cina (Seminari Nasional Beijing) hingga tahun 2005.

Tahun 2000, Uskup Li mengundang Suster Nirmala Joshi dari Misionaris Cinta Kasih, yang didirikan oleh Ibu Teresa, untuk mengunjungi Qingdao guna membahas kemungkinan mendirikan panti asuhan dan panti jompo bagi para lansia di keuskupan. Namun, pihak berwenang Cina tidak menyetujui proposal  proyek tersebut.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

UCAN Indonesia
Jangan lewatkan

Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini

© UCAN Indonesia 2017. | Kontak | Syarat Penggunaan | Privasi