UCAN Vietnam UCAN India UCAN China ucanews.com
UCAN Indonesia

Cinanisasi Umat Katolik di Tiongkok Dimulai

Juli 24, 2018

Cinanisasi Umat Katolik di Tiongkok Dimulai

Para imam dalam prosesi untuk Misa Kamis Putih di Beijing pada 29 Maret. (Foto: Greg Baker/AFP)

Keuskupan di Cina diminta  menunjukkan bagaimana cara mereka akan mengurangi pengaruh asing dan mengadopsi identitas ideologis dan teologis yang lebih bergaya Cina.

Tujuannya adalah untuk menegakkan Cinanisasi dalam lima tahun  hingga 2022.

Sebuah strategi disepakati  pada pertemuan Konferensi Waligereja  Cina (BCCCC) dan Asosiasi Patriotik Katolik Cina (CCPA) pada 17 Mei.

Saat ini semua keuskupan telah diberitahu untuk menyatakan secara tertulis pada akhir Agustus bagaimana mereka berniat memenuhi persyaratan itu.

Sebuah dokumen setebal 15 halaman mencakup bagian-bagian untuk memperdalam identitas politik, hukum dan sosial Gereja Katolik Cina, serta mempromosikan iman.

Lebih lanjut, dokumen itu membutuhkan pengembangan kebijakan manajemen Gereja dengan “karakteristik Cina”.

Keuskupan-keuskupan diperintahkan  mengadopsi budaya dan tradisi Cina dalam arsitektur Gereja, lukisan dan musik liturgi.

Kata ‘Cinanisasi’, yang menurut salah satu definisi dalam kamus berarti ‘memodifikasi agar sesuai kebudayaan Cina’, disebutkan sebanyak 72 kali dalam dokumen perencanaan yang diperoleh oleh ucanews.com.

Rencana induk kebijakan mencatat bahwa dua organisasi utama yang diakui secara resmi, Konferensi Waligereja Cina  dan Asosiasi Patriotik yang didukung pemerintah, telah mempromosikan Cinanisasi melalui seminar dan cara lain.

Namun, dokumen itu menyadari bahwa banyak umat Katolik biasa tidak “secara akurat memahami implikasinya dan tujuannya”.

Karena itu telah diputuskan untuk memastikan pendekatan sistematis sesuai dengan tujuan Presiden Xi Jinping untuk melanjutkan pendidikan tentang “kemerdekaan, otonomi, dan manajemen diri” Gereja.

Perpusat pada orang Kristen yang mengakui tanggung jawab mereka untuk “mencintai tanah air” dan menerima kepemimpinan Partai Komunis Cina, sistem sosialis dan konstitusi negara.

Belajar dan  saling berbagi dapat membantu para uskup dan umat Katolik biasa mempraktikkan sosialisme dengan ciri-ciri Cina di era baru Xi, menurut cetak biru Cinanisasi nasional.

Dokumen itu menekankan pada konstitusi dan peraturan kerja dari Asosiasi Patriotik serta keuskupan yang terlibat dalam kegiatan pendidikan, penelitian sejarah dan penerbitan. Lembaga penelitian menyertakan para sarjana dari dalam dan luar Gereja. Tujuannya untuk kompilasi sejarah Gereja Katolik di Cina dan mendirikan pusat arsip tentang agama Katolik.

Budaya dan filsafat tradisional Tionghoa harus lebih banyak diajarkan di seminari. Asosiasi Patriotik Katolik Cina (CCPA dan Konferensi Waligereja  Cina (BCCCC)  akan memimpin penerbitan buku teks yang berhubungan dengan Cinanisasi dan akan ada forum dua tahunan tentang masalah ini.

Arahan kebijakan mensyaratkan bahwa upaya pendidikan menekankan supremasi hukum dan menyebarluaskan peraturan-peraturan agama baru yang mulai berlaku awal tahun ini. Juga di papan pengumuman dan buku liturgi harus yang menyoroti “budaya tradisional Cina”

 

Manajemen Demokratis Gereja

Keuskupan diperintahkan untuk menyelenggarakan seminar dan simposium tentang Cinanisasi, termasuk tentang hubungan antara hierakrasi Gereja dan manajemen demokratis. Dokumen perencanaan menyatakan bahwa pembagian tanggung jawab antara Asosiasi Patriotik, Komisi Administrasi Katolik dan keuskupan harus lebih jelas didefinisikan.

Peran Asosiasi Patriotik lokal dan Komisi Administrasi Katolik dalam kaitannya dengan pendaftaran resmi organisasi Gereja, tempat-tempat keagamaan dan perguruan tinggi harus diperkuat.

Rencananya menekankan bahwa Cinanisasi Gereja Cina tidak dapat dipisahkan dari restrukturisasi organisasi yang efektif, dengan Asosiasi Patriotik dan Konferensi Waligereja  mengambil tugas kepemimpinan nasional.

Namun, ini akan dilakukan dalam koordinasi dengan otoritas Gereja wilayah provinsi, kota dan daerah otonom serta paroki dan seminari.

 

One response to “Cinanisasi Umat Katolik di Tiongkok Dimulai”

  1. Y.Sulistyowati says:

    Kulturisasi di Indonesia sdh di terapkan ..sekoga tetap menjunjung tinggi ajaran agama katolik yg sesungguhnya.amin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

UCAN Indonesia
Jangan lewatkan

Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini

© UCAN Indonesia 2017. | Kontak | Syarat Penggunaan | Privasi