UCAN Vietnam UCAN India UCAN China ucanews.com
UCAN Indonesia

Umat Lintas Agama Turut Meriahkan “Run4U” untuk Pembangunan Gereja 

Juli 31, 2018

Umat Lintas Agama Turut Meriahkan “Run4U” untuk Pembangunan Gereja 

Lebih dari 3.500 orang berpartisipasi dalam program “Run4U” pada 29 Juli di Tangerang, Propinsi Banten. Sebagian besar adalah umat Katolik, tetapi umat Islam turut memeriahkan kegiatan yang bertujuan untuk membangun gereja di Indonesia itu. (Foto: Katharina R. Lestari/ucanews.com)

Lebih dari 3.500 orang, sebagian besar umat Katolik, turut memeriahkan kegiatan lari untuk amal yang diselenggarakan oleh Profesional dan Usahawan Katolik (PUKAT) dan Badan Pelayanan Keuskupan Pembaruan Karismatik Katolik (BPK PKK) Keuskupan Agung Jakarta (KAJ) untuk menggalang dana pembangunan sejumlah gereja di Indonesia.

KAJ telah menetapkan tahun ini sebagai Tahun Persatuan.

Para peserta – imam, biarawati, frater, orang tua, orang muda dan anak-anak serta umat beragama lain – mengikuti lari sejauh lima kilometer atau jalan sejauh 2,5 kilometer pada kegiatan “Run4U” bertema “Unity in Diversity” yang diadakan pada Minggu (29/7) di Alam Sutera, Tangerang, Propinsi Banten, tersebut.

Fun run ini punya beberapa tujuan. Tapi empat tujuan utama kami (adalah) untuk pembangunan gereja Paroki St. Leo Agung di Jatiwaringin, gereja Stasi Pamakayo dari Paroki St. Aloysius Gonzaga di Keuskupan Larantuka dan gedung karya pastoral Paroki St. Nikodemus di Ciputat serta biaya pembinaan kepemudaan BPK PKK KAJ,” kata Paskah Widarani, seorang panitia, kepada ucanews.com di sela-sela kegiatan itu.

“Kami melihat gereja-gereja itu saat ini paling membutuhkan (bantuan),” lanjutnya.

Widarani enggan menyebutkan total dana yang diperoleh oleh kegiatan itu. Ia hanya mengatakan setiap peserta dikenai biaya sebesar Rp 200.000 dan panitia menjual kupon peduli kasih seharga Rp 25.000 per lembar.

Selain itu, katanya, semua 13 imam yang mengikuti kegiatan itu “memberikan diri mereka untuk pledge.”

Salah seorang imam yang mengikuti kegiatan itu adalah Pastor Antonius Suhardi Antara Pr dari Paroki Ibu Teresa di Cikarang, Propinsi Jawa Barat.

“Saya rasa (kegiatan) ini merupakan sesuatu yang kreatif. (Panitia) menyelenggarakan event olahraga, tetapi olahraga yang mengajak umat untuk berbagi,” katanya.

Suster Vincensa CIJ mengikuti kegiatan jalan sejauh 2,5 kilometer sebagai bagian dari program Run4U yang diadakan pada 29 Juli di Tangerang, Propinsi Banten. (Foto: Katharina R. Lestari/ucanews.com)

 

Suster Vincensa CIJ, yang mengikuti kegiatan jalan sejauh 2,5 kilometer bersama dengan beberapa biarawati lainnya, terkesan dengan upaya panitia untuk menyatukan umat dari berbagai agama dalam kegiatan itu.

“Saya sangat mengagumi kegiatan ini, luar biasa. Umat membuat suatu event yang luar biasa. Perlu didukung. Ternyata bukan hanya umat Katolik tapi juga non-Katolik, ikut ambil bagian dalam acara ini. Kita sungguh-sungguh Bhinneka Tunggal Ika,” katanya.

Sementara itu, Kosmas Bambang Sukamto dari Paroki St. Leo Agung di Jatiwaringin, Jakarta Timur, menyampaikan ucapan terima kasih kepada panitia yang telah memutuskan untuk membantu pembangunan gereja parokinya.

“Saya memilih ikut meski dengan usia yang sudah senja ini karena saya mau ikut ambil bagian dalam proses pembangunan gereja saya,” kata pria awam berusia 75 tahun itu.

Paroki St. Leo Agung didirikan pada 1992, tetapi pembangunan gereja paroki baru dimulai pada 2016 setelah memperoleh IMB. Umat paroki saat ini menggunakan sebuah ruangan untuk mengadakan Misa Minggu dan kegiatan keagamaan lainnya.

Dalam pesan yang disampaikan lewat sebuah video, Uskup Agung Jakarta Mgr Ignatius Suharyo Hardjoatmodjo menyebut kegiatan itu sebagai cara untuk mewujudkan persaudaraan dan belarasa.

“Dengan membangun persaudaraan dalam kesempatan Run4U dan sekaligus mengungkapkan belarasa, kita semua dengan latar belakang iman dan kepercayaan apa pun sebetulnya sedang memperteguh iman kita karena kita punya semboyan, punya keyakinan: ’Semakin beriman, kita mestinya semakin bersaudara. Dan ketika kita semakin bersaudara, pastilah kita semakin berbelarasa,’” katanya.

“Apa pun hasil dari Run4U akan diperuntukkan sebagai wujud belarasa panitia terhadap komunitas-komunitas yang dianggap membutuhkan belarasa itu,” lanjut prelatus itu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

UCAN Indonesia
Jangan lewatkan

Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini

© UCAN Indonesia 2017. | Kontak | Syarat Penggunaan | Privasi