UCAN Vietnam UCAN India UCAN China ucanews.com
UCAN Indonesia

Tiga Keuskupan Imbau Penggalangan Dana Bagi Korban Gempa di Lombok

Agustus 9, 2018

Tiga Keuskupan Imbau Penggalangan Dana Bagi Korban Gempa di Lombok

Anggota tim SAR mengangkat jenazah korban gempa yang ditemukan di reruntuhan di Bangsal, Kabupaten Lombok Utara, pada 8 Agustus 2018, tiga hari setelah wilayah itu diguncang gempa. (Foto: Adek Berry/AFP)

Keuskupan Agung Jakarta (KAJ), Keuskupan Agung Semarang (KAS) dan Keuskupan Denpasar telah mengeluarkan surat imbauan yang mengajak umat Katolik di masing-masing keuskupan untuk menggalang dana dan menunjukkan solidaritas mereka terhadap para korban gempa yang baru-baru ini mengguncang Lombok, Propinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

Menurut Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), gempa bermagnitudo 7 yang juga mengguncang Pulau Bali pada Minggu (5/8) itu menewaskan sedikitnya 131 orang dan mencederai lebih dari 1.440 orang lainnya. Gempa juga merusak ribuan rumah dan memaksa ribuan orang untuk mengungsi.

Dalam surat tertanggal 7 Agustus, KAJ mengatakan “saat ini Saudara-Saudari kita … mengalami bencana gempa bumi” dan “tergerak mewujudkan belas kasih Allah dan solidaritas kemanusiaan, kami menyampaikan himbauan ini: paroki-paroki memutuskan sendiri cara yang akan ditempuh untuk penggalangan dana kasih kemanusiaan para korban.”

Vikjen KAJ Pastor Samuel Pangestu Pr mengatakan ada banyak cara yang bisa dilakukan paroki-paroki untuk menggalang dana kasih kemanusiaan tersebut.

“Ada kolekte kedua (pada Misa Minggu). Mereka bisa (juga) pakai amplop (untuk sumbangan),” katanya kepada ucanews.com pada Rabu (8/8).

“Kita tidak ada target nominal. Kita lihat situasi (dan) kondisi. Kita lebih pada solidaritas, formasi umat. Belarasa yang kami tunjukkan,” lanjutnya.

Ia mengatakan dana yang terkumpul dari paroki-paroki melalui Rekening Pos Dana Kasih Kemanusiaan KAJ akan dikirim secara langsung ke Keuskupan Denpasar.

Pada hari yang sama, Komisi Pengembangan Sosial-Ekonomi (PSE) Keuskupan Denpasar mengeluarkan surat imbauan serupa yang ditandatangani oleh Ketua Komisi PSE Pastor Evensius Dewantoro Pr dan Direktur Pusat Pastoral Pastor Herman Yoseph Babey Pr serta Vikjen Keuskupan Denpasar Pastor Yosef Wora SVD.

Surat imbauan itu mengatakan “kami berpikir bantuan dari paroki-paroki akan diarahkan kepada warga terdampak gempa pada masa rehabilitasi, saat mereka sudah kembali ke rumah untuk perbaikan, pemulihan dan melaksanakan aktivitas mereka sehari-hari.”

Lebih lanjut surat imbauan itu mengatakan “kami merekomendasikan bantuan dalam bentuk dana (yang disalurkan) ke rekening atas nama Keuskupan Denpasar … (dan) dalam bentuk sembako (seperti) beras, mie instan, minyak goreng, air mineral kemasan, ikan kering, kacang hijau, kacang merah, susu bubuk dan lain-lain yang memungkinkan.”

“Kami mengharapkan agar para pastor paroki menggerakkan umat untuk (menunjukkan) solidaritas bagi sesama kita yang sedang tertimpa bencana gempa di Lombok. Bantuan dikirim … mulai tanggal 1-15 September 2018,” demikian isi surat imbauan itu.

Berbicara kepada ucanews.com, Pastor Dewantoro mengatakan distribusi bantuan akan dilakukan bekerjasama dengan Caritas Indonesia (Karina).

“Atas persetujuan Bapak Uskup, kita keluarkan dana untuk pengadaan barang-barang untuk membantu mereka,” katanya.

“Jumat ini, tim dari Denpasar akan membawa bantuan. Tapi ada beberapa yang sudah ada di Lombok dan belanja di sana. Yang direkomendasikan oleh tim setelah turun ke lapangan adalah selimut, matras, terpal, minyak angin, obat nyamuk, kelambu, ember atau jerigen, handuk, pispot, popok, beras dan perlengkapan pertukangan,” lanjutnya.

Sementara itu, Yayasan Karitas Indonesia KAS (KARINAKAS) mengatakan dalam surat imbauan yang juga dikeluarkan pada Selasa (7/8) bahwa “Yayasan KARINAKAS hendak mengadakan pengumpulan dan penyaluran bantuan baik berupa dana maupun barang” dan “bantuan akan kami salurkan melalui Tim Tanggap Darurat Bencana Keuskupan Denpasar.”

“Maka Yayasan KARINAKAS mengharapkan bantuan para Romo untuk menggerakkan umat di paroki masing-masing agar terlibat meringankan beban penderitaan warga terdampak gempa bumi dengan memberikan bantuan baik berupa dana maupun barang (sembako dan cleaning kit/peralatan mandi),” demikian isi surat imbauan yang ditandatangi oleh Direktur KARINAKAS Pastor Martinus Sutomo Pr.

Menanggapi surat imbauan tersebut, Pastor Antonius Suyadi Pr dari Paroki St. Yakobus di Kelapa Gading, Jakarta Utara, mengatakan paroki akan menggalang dana bantuan melalui kolekte kedua pada Misa Minggu.

“Kemarin saya sudah diskusi dengan para ekonom di KAJ. Pada umumnya mereka mengusulkan minggu ketiga. Dan dari keuskupan sudah menyetujui,” katanya kepada ucanews.com.

Maria Suparni, seorang umat Paroki St. Kristoforus di Grogol, Jakarta Barat, menyambut baik surat imbauan itu dan berjanji akan memberikan donasi.

“Meskipun jumlahnya tidak banyak, saya ingin menunjukkan solidaritas saya dengan para korban gempa. Saya ingin membantu mereka dengan tulus. Ini adalah perwujudan iman Katolik: berbagi dengan sesama,” katanya.

Menurut Uskup Agung Jakarta Mgr Ignatius Suharyo Hardjoatmodjo, KAJ “sejak awal melalui surat mengajak seluruh umat untuk berbelarasa: semakin beriman, semakin bersaudara , semakin berbelarasa.”

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

UCAN Indonesia
Jangan lewatkan

Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini

© UCAN Indonesia 2017. | Kontak | Syarat Penggunaan | Privasi