UCAN Vietnam UCAN India UCAN China ucanews.com
UCAN Indonesia

Gereja Ketiga Dihancurkan di Keuskupan Jinan di Cina

Agustus 16, 2018

Gereja Ketiga Dihancurkan di Keuskupan Jinan di Cina

Kepala patung Maria tergeletak di antara reruntuhan bangunan Gereja Katolik Qianwang setelah bangunan gereja dihancurkan pada 13 Agustus. (Foto: Disediakan)

Bangunan Gereja Katolik Qianwang di Propinsi Shandong di Cina adalah gereja ketiga di Keuskupan Jinan yang dihancurkan oleh otoritas setempat tahun ini.

Bangunan Gereja Katolik Liangwang dibuldoser pada 17 Juli menyusul penghancuran bangunan Gereja Katolik Shilihe. Namun seorang sumber beragama Katolik mengatakan kepada ucanews.com bahwa Gereja Katolik Shilihe dibangun kembali di tempat lain.

Lebih dari 170 pejabat menghancurkan bangunan Gereja Qianwang di Kota Huashan di Jinan, Distrik Licheng, pada 13 Agustus, demikian menurut seorang sumber.

Ia mengatakan otoritas “tidak memberi penjelasan atau solusi dan kemudian memaksa menghancurkannya.” Sebuah patung Maria dan sebuah patung Yesus juga dihancurkan, sementara kotak kolekte hilang.

Sumber itu menuduh para pejabat mengabaikan undang-undang, peraturan tentang agama dan kebutuhan mendasar umat beriman. Penghancuran bangunan gereja secara barbaris semacam itu sangat melukai kepercayaan umat beriman terhadap otoritas setempat, katanya.

Sehari setelah penghancuran bangunan gereja itu, lebih dari 70 umat Katolik termasuk dua imam dan seorang biarawati menggelar aksi protes di tengah guyuran hujan deras di depan kantor-kantor pemerintah setempat.

Mereka membawa spanduk yang meminta pengembalian bangunan gereja dan “rumah bagi jiwa kami” dan meminta penjelasan yang beralasan untuk penghancuran itu.”

Sumber itu mengatakan sejumlah imam paroki kemudian dipanggil untuk bertemu para pejabat di Licheng. Mereka berjanji merelokasi bangunan Gereja Liangwang dan Qianwang. “Mungkin butuh waktu lama tetapi mereka menekankan bahwa gereja akan dibangun kembali,” lanjutnya.

Gereja Qianwang dibangun pada 1750 dan direkonstruksi oleh gereja katedral di Keuskupan Jinan pada 1938 setelah mengalami kerusakan akibat banjir.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

UCAN Indonesia
Jangan lewatkan

Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini

© UCAN Indonesia 2017. | Kontak | Syarat Penggunaan | Privasi