<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
		xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
>

<channel>
	<title>UCAN Indonesia</title>
	<atom:link href="http://indonesia.ucanews.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://indonesia.ucanews.com</link>
	<description>Sebuah layanan dari UCA News</description>
	<lastBuildDate>Fri, 18 May 2012 08:41:42 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
	<copyright>Copyright &#xA9; CathNews Indonesia 2010 </copyright>
	<managingEditor>shameema@tranzmedia.com (UCAN Indonesia)</managingEditor>
	<webMaster>shameema@tranzmedia.com (UCAN Indonesia)</webMaster>
	<image>
		<url>
http://indonesia.ucanews.com/wp-content/plugins/podpress/images/powered_by_podpress.jpg</url>
		<title>UCAN Indonesia</title>
		<link>http://indonesia.ucanews.com</link>
		<width>144</width>
		<height>144</height>
	</image>
	<itunes:subtitle></itunes:subtitle>
	<itunes:summary>Sebuah layanan dari UCA News</itunes:summary>
	<itunes:keywords></itunes:keywords>
	<itunes:category text="Society &#38; Culture" />
	<itunes:author>UCAN Indonesia</itunes:author>
	<itunes:owner>
		<itunes:name>UCAN Indonesia</itunes:name>
		<itunes:email>shameema@tranzmedia.com</itunes:email>
	</itunes:owner>
	<itunes:block>no</itunes:block>
	<itunes:explicit>no</itunes:explicit>
	<itunes:image href="http://www.cathnewsindonesia.com/wp-content/plugins/podpress/images/powered_by_podpress_large.jpg" />
		<item>
		<title>Jemaat HKBP Filadelfia dilempari air got dan urine</title>
		<link>http://indonesia.ucanews.com/2012/05/18/jemaat-hkbp-filadelfia-dilempari-tinja-dan-urine/</link>
		<comments>http://indonesia.ucanews.com/2012/05/18/jemaat-hkbp-filadelfia-dilempari-tinja-dan-urine/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 18 May 2012 08:26:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>editor</dc:creator>
				<category><![CDATA[nasional]]></category>
		<category><![CDATA[FKKJ]]></category>
		<category><![CDATA[HKBP Filadelfia]]></category>
		<category><![CDATA[PGI]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://indonesia.ucanews.com/?p=25700</guid>
		<description><![CDATA[Sekelompok massa Islam garis keras melempari jemaat HKBP Fildelfia  yang hendak merayakan Hari Raya Kenaikan Yesus Kristus di Bekasi, Jawa Barat kemarin. Para jemaat itu dilempari dengan air kencing dan air got yang dibungkus dalam kantong plastik serta pasir dan batu-batu kecil oleh massa radikal tersebut. “Awalnya kami dihadang sekitar 300 meter dari gereja kami. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sekelompok massa Islam garis keras melempari jemaat HKBP Fildelfia  yang hendak merayakan Hari Raya Kenaikan Yesus Kristus di Bekasi, Jawa Barat kemarin.</p>
<p>Para jemaat itu dilempari dengan air kencing dan air got yang dibungkus dalam kantong plastik serta pasir dan batu-batu kecil oleh massa radikal tersebut.</p>
<p>“Awalnya kami dihadang sekitar 300 meter dari gereja kami. Mereka menghalangi jalan dan mengadakan orasi provokatif. Ada nada maki-makian, bahkan ancaman untuk membunuh kami”, kata Pendeta Palti Panjaitan, Pimpinan Jemaat HKBP Filadelfia ketika dihubungi hari ini.</p>
<p>Menghadapi massa tersebut, pihak HKBP melakukan negosiasi dengan pemerintah daerah dan polisi yang memang sudah mengantisipasi keberadaan massa tersebut.</p>
<p>”Kami diminta untuk beribadah di sebuah gedung yang disediakan pemerintah, jaraknya 10 km dari gereja kami. Namun, kami menolak dan tetap bersikeras untuk beribadah di gereja”, ungkapnya sambil menjelaskan bahwa pemindahan lokasi ibadat bukanlah solusi, tapi hanya pengalihan masalah.</p>
<p>Karena tidak menuai kata sepakat, mereka pun memilih tidak melakukan kebaktian dan hanya berdoa singkat di tengah jalan, di hadapan massa yang terus berorasi.</p>
<p>“Di situlah kami dilempari dengan air kencing dan air got yang dibungkus dalam kantong plastik serta pasir dan batu-batu kecil”, ujar Pendeta Palti.</p>
<p>Ia kecewa karena Polisi hanya diam ketika massa mulai bertindak anarkis. “Polisi bukannya menghadang massa, malahan sibuk mengevakuasi jemaat”, jelas Palti.</p>
<p>Meski dalam peristiwa tersebut tidak ada korban luka-luka namun semua jemaat terkena lemparan. “Termasuk polisi dan wartawan, mereka juga kena”, tambahnya.</p>
<p>Pendeta Palti berharap, Presiden segera turun tangan mengatasi masalah ini. Menurutnya, kebencian antarumat beragama akan makin subur jika peristiwa intoleransi seperti itu tidak berakhir.</p>
<p>Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) mengecam keras peristiwa ini. “Ini keterlaluan. Kami memang sudah bosan menghadapi peristiwa seperti ini”, kata Ketua PGI Andreas Yewangoe ketika dihubungi hari ini.</p>
<p>Menurutnya, ini bukan hanya masalah jemaat kristen, tapi masalah bangsa Indonesia.</p>
<p>“Kalau mau negara ini tetap bersatu, salah satu cara adalah pelihara kebebasan beragama”, katanya dengan tegas.</p>
<p>Ia menjelaskan, PGI sudah seringkali minta bantuan untuk penyelesaian kasus serupa, termasuk ke luar negeri, namun hasilnya sama saja.</p>
<p>“Persoalan utamanya ada pada pemerintah, khususnya Presiden sebagai kepala negara. Kalau ia tetap tidak tegas, jangan berharap masalah seperti ini akan selesai”, kata Pendeta Yewangoe.</p>
<p>“Ancaman terhadap kebebasan beribadah adalah masalah bangsa dimana negara yang seharusnya menjamin hak setiap warga negara, absen dan tidak mengambil sikap”, lanjutnya.</p>
<p>Senada dengan itu, Sekertaris Jenderal <em>Indonesian Commitee on Religion for Peace</em>, Theofilus Bella mengatakan, munculnya kasus seperti ini akibat negara yang lemah berhadapan dengan kelompok-kelompok garis keras.</p>
<p>“Terlalu banyak contoh kasus dimana aparat keamanan negara sepertinya dikuasai oleh kelompok-kelompok radikal”, kata Thephilus yang juga Ketua Forum Komunikasi Kristiani Jakarta ini.</p>
<p>Kekerasan demi kekerasan yang menimpa jemaat HKBP Filadelfia mulai terjadi sejak awal 2012. Pada Minggu, 6 Mei lalu jemaat diteror dan seorang wartawan dari Serika Jurnalis Untuk Keberagaman (SEJUK) dipaksa bertelanjang dada oleh massa.</p>
<p>Oleh Ryan Dagur, Jakarta</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://indonesia.ucanews.com/2012/05/18/jemaat-hkbp-filadelfia-dilempari-tinja-dan-urine/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ketegangan menyusul kekerasan</title>
		<link>http://indonesia.ucanews.com/2012/05/18/ketegangan-menyusul-kekerasan/</link>
		<comments>http://indonesia.ucanews.com/2012/05/18/ketegangan-menyusul-kekerasan/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 18 May 2012 05:37:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>editor</dc:creator>
				<category><![CDATA[dunia]]></category>
		<category><![CDATA[kekerasan]]></category>
		<category><![CDATA[polisi]]></category>
		<category><![CDATA[protes]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://indonesia.ucanews.com/?p=25691</guid>
		<description><![CDATA[Pasukan keamanan di Bangladesh kemarin bersiaga setelah bentrokan pecah di seluruh negeri itu pada Rabu menyusul penangkapan dan penahanan 33 pemimpin oposisi senior. Mereka ditangkap setelah mengirim surat perlindungan ke pengadilan Dhaka terkait serangan dan pembakaran selama aksi protes anti-pemerintah pada 29 April. Banyak tokoh oposisi dilaporkan ditangkap kemarin setelah terjadinya kekerasan pada Rabu, menyusul [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pasukan keamanan di Bangladesh kemarin bersiaga setelah bentrokan pecah di seluruh negeri itu pada Rabu menyusul penangkapan dan penahanan 33 pemimpin oposisi senior.</p>
<p>Mereka ditangkap setelah mengirim surat perlindungan ke pengadilan Dhaka terkait serangan dan pembakaran selama aksi protes anti-pemerintah pada 29 April.</p>
<p>Banyak tokoh oposisi dilaporkan ditangkap kemarin setelah terjadinya kekerasan pada Rabu, menyusul para pengunjuk rasa menyerang kendaraan, gedung dan bentrok dengan polisi di ibukota itu dan di kota-kota lainnya di seluruh negeri.</p>
<p>Laporan-laporan mengatakan beberapa pengunjuk rasa dipersenjatai dengan bom rakitan.</p>
<p>Banyak lembaga dan bisnis ditutup kemarin, setelah menanggapi seruan sebuah pemogokan massal oleh 18 partai aliansi oposisi negara itu, yang dipimpin oleh Partai Nasionalis Bangladesh (BNP).</p>
<p>Polisi dan pasukan keamanan lain dikerahkan di ibukota itu dan tempat lain di negara itu untuk mencegah kekerasan lebih lanjut, sementara kantor pusat BNP di distrik Naya Paltan telah ditutup.</p>
<p>Para pemimpin BNP menuduh pemerintah berusaha menghambat hak-hak demokratis pihak opisisi dan juga menggunakan pengadilan untuk menekan suara-suara oposisi.</p>
<p>&#8220;Pemerintah tidak bisa menghentikan gerakan kami dengan menangkap para pemimpin kami. Sejarah menyaksikan bahwa setiap kali partai yang berkuasa menentang pihak oposisi, maka gerakan menjadi lebih kuat,&#8221; kata Nazrul Islam, pemimpin senior BNP kepada para wartawan.</p>
<p>Seorang pemimpin BNP Moudud Ahmed mengatakan 33 tokoh oposisi ditangkap karena alasan politik dan tidak ada tuduhan khusus telah dicapkan terhadap mereka.</p>
<p>Sumber: <a href="http://www.ucanews.com/2012/05/18/tension-after-day-of-violence/">Tension after day of violence</a></p>
<p><a href="http://www.ucanews.com/2012/05/18/tension-after-day-of-violence/"> </a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://indonesia.ucanews.com/2012/05/18/ketegangan-menyusul-kekerasan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ribuan umat Kristiani berdoa bagi perdamaian</title>
		<link>http://indonesia.ucanews.com/2012/05/18/ribuan-umat-kristiani-berdoa-untuk-perdamaian-dan-keadilan/</link>
		<comments>http://indonesia.ucanews.com/2012/05/18/ribuan-umat-kristiani-berdoa-untuk-perdamaian-dan-keadilan/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 18 May 2012 04:02:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>editor</dc:creator>
				<category><![CDATA[nasional]]></category>
		<category><![CDATA[kebangkitan rohani]]></category>
		<category><![CDATA[moralitas]]></category>
		<category><![CDATA[suka cita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://indonesia.ucanews.com/?p=25674</guid>
		<description><![CDATA[Sekitar seratus ribu umat Kristen dan Katolik yang berkumpul di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, kemarin, dalam rangka perayaan puncak World Prayer Assembly 2012 (WPA 2012) berdoa agar Indonesia dan dunia bisa menjadi lebih baik, bebas dari krisis dan persoalan-persoalan sosial lainnya. &#8220;Pokok doa utama di WPA adalah memohon kepada Allah agar Indonesia mengalami kebangkitan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sekitar seratus ribu umat Kristen dan Katolik yang berkumpul di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, kemarin, dalam rangka perayaan puncak <em>World Prayer Assembly</em> 2012 (WPA 2012) berdoa agar Indonesia dan dunia bisa menjadi lebih baik, bebas dari krisis dan persoalan-persoalan sosial lainnya.</p>
<p>&#8220;Pokok doa utama di WPA adalah memohon kepada Allah agar Indonesia mengalami kebangkitan ekonomi, terhindarkan dari berbagai bencana alam, dan terjadi kebangkitan rohani dan moralitas,” kata Pendeta Bambang Widjaja, Ketua Panitia WPA 2012 dalam jumpa pers sebelum acara dimulai.</p>
<p>Ia menambahkan, doa ini juga bertujuan untuk mendatangkan kesejahteraan, keadilan, kemakmuran, kebahagiaan, kedamaian, suka cita bagi dunia.</p>
<p>“Biar dunia kita bebas dari kejahatan dan hal-hal negatif lainnya”, kata Pendeta Bambang yang juga Sekretaris Dewan Pertimbangan Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) ini.</p>
<p>Menurutnya, acara ini secara simultan tersambung dengan umat Kristiani lain di 373 kota di Indonesia melalui jaringan televisi, sehingga total sekitar 2,5 juta umat berdoa secara simultan.</p>
<p>Ia menambahkan, di berbagai belahan dunia lainnya, umat kristiani di 220 negara juga berdoa bersama secara serentak, melalui dua saluran satelit yang terhubung dengan acara di Gelora Bung Karno.</p>
<p>Rangkaian kegiatan WPA 2012 dimulai pada Senin (14/5) lalu bertempat di<em> Sentul International Convention Center</em> (SICC) yang diselenggarakan dalam bentuk konferensi. Konferensi tersebut diikuti oleh 9.000 peserta, di mana 2.500 orang di antaranya adalah para pemimpin gereja dari 86 negara dan 6.500 orang pimpinan gereja serta penggerak doa dari seluruh Indonesia.</p>
<p>Topik-topik yang dibahas dalam konferensi termasuk, peran Gereja dan doa untuk mengatasi perdagangan manusia, kerusakan lingkungan hidup, pemulihan ekonomi dunia, keadilan serta penegakan hukum.</p>
<p>Pemerintah Indonesia yang diwakili Menteri Kordinator Kesejahteraan Rakyat, Agung Laksono menyambut baik acara ini.</p>
<p>“Kedatangan lebih dari 2.000 pendoa dari 86 negara dan total lebih dari 2 juta pendoa di seluruh dunia yang secara khusus berdoa untuk Indonesia yang jauh lebih baik, sejahtera, adil dan makmur adalah sebuah berkat bagi Indonesia”, katanya.</p>
<p>Sementara itu, Pendeta Yonggi Cho dari Korea mengatakan, dunia butuh keterlibatan orang Kristiani dalam mengentaskan persoalaan-persolaan yang kini mendera orang-orang kecil, miskin dan tersingkir.</p>
<p>Ia menambahkan, pangggilan orang Kristen adalah menjadi perpanjangan tangan Allah untuk menjadikan segala sesuatu baik adanya, seperti yang tampak pada awal mula penciptaan.</p>
<p>Seorang peserta, Yohanes Sutanto berharap, doa bersama ini membawa pengaruh bagi Indonesia agar bisa keluar dari persoalan korupsi dan kemiskinan.</p>
<p>“Masalah lain yang makin serius adalah intoleransi dalam hidup beragama”, katanya.</p>
<p>Ia pun sepakat, perjuangan untuk mengubah Indonesia, tidak boleh sebatas doa. ”Bagaimanapun aksi nyata tidak boleh dilupakan. Orang-orang kristen juga diharapkan untuk ikut terlibat konkret mengatasi persoalan yang ada di sekitar”, tegasnya.</p>
<p>Penyelenggaraan WPA ini didukung penuh oleh Konferensi Waligereja Indonesia (KWI), Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI), Persekutuan Gereja-gereja dan Lembaga-lembaga Injili Indonesia (PGLII) dan Persekutuan Gereja-gereja Pentakosta Indonesia (PGPI).</p>
<p>Oleh Ryan Dagur, Jakarta</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://indonesia.ucanews.com/2012/05/18/ribuan-umat-kristiani-berdoa-untuk-perdamaian-dan-keadilan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Presiden: Ciptakan kehidupan berbangsa tanpa kekerasan</title>
		<link>http://indonesia.ucanews.com/2012/05/18/presiden-ciptakan-kehidupan-berbangsa-tanpa-kekerasan/</link>
		<comments>http://indonesia.ucanews.com/2012/05/18/presiden-ciptakan-kehidupan-berbangsa-tanpa-kekerasan/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 18 May 2012 03:25:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>editor</dc:creator>
				<category><![CDATA[nasional]]></category>
		<category><![CDATA[perdamaian]]></category>
		<category><![CDATA[toleransi]]></category>
		<category><![CDATA[Waisak]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://indonesia.ucanews.com/?p=25648</guid>
		<description><![CDATA[Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta semua pihak untuk mengisi kehidupan berbangsa tanpa kekerasan dan kebencian, sehingga Indonesia bisa mencapai cita-cita kesejahteraan bersama. &#8220;Kita isi kehidupan berbangsa tanpa kekerasan dan kebencian. Kehidupan berbangsa yang berlandaskan pada pengembangan sikap welas asih yang menyuburkan keharmonisan, keselarasan,dan toleransi,antar warga bangsa,&#8221; kata Yudhoyono dalam sambutan Perayaan Dharmasanti Waisak Nasional Umat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta semua pihak untuk mengisi kehidupan berbangsa tanpa kekerasan dan kebencian, sehingga Indonesia bisa mencapai cita-cita kesejahteraan bersama.</p>
<p>&#8220;Kita isi kehidupan berbangsa tanpa kekerasan dan kebencian. Kehidupan berbangsa yang berlandaskan pada pengembangan sikap welas asih yang menyuburkan keharmonisan, keselarasan,dan toleransi,antar warga bangsa,&#8221; kata Yudhoyono dalam sambutan Perayaan Dharmasanti Waisak Nasional Umat Budha Indonesia 2556 BE/2012 di Jakarta, Rabu malam seperti dilansir ANTARA.</p>
<p>Tema perayaan Dharmasanti Waisak Nasional itu adalah Meningkatkan Cinta dan Belas Kasih. Menurut Yudhoyono, tema itu sangat cocok dengan cita-cita kehidupan berbangsa yang penuh kedamaian.</p>
<p>Yudhoyono menegaskan, semua warga negara Indonesia harus mengedepankan semangat kebangsaan. Semangat itu harus menjadi inspirasi yang mendorong semua orang untuk selalu mengedepankan kerjasama dan saling melengkapi antar seluruh komponen bangsa, sehingga bisa mengatasi beragam tantangan zaman dan peradaban yang tidak ringan.</p>
<p>&#8220;Mari kita senantiasa suburkan sikap toleransi, guna menjamin terpeliharanya kondisi kehidupan berbangsa yang damai dan harmonis,&#8221; katanya.</p>
<p>Yudhoyono meminta semua pemuka agama untuk terus mengedepankan kearifan, pandangan positif, dan kemuliaan, dalam mengajak umatnya ketika menyikapi beragam tantangan pembangunan.</p>
<p>&#8220;Berikan pencerahan yang bijak dan mencerdaskan, seraya terus menunjukkan keteladanan di lingkungan umat saudara masing-masing,&#8221; kata Yudhoyono.</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://indonesia.ucanews.com/2012/05/18/presiden-ciptakan-kehidupan-berbangsa-tanpa-kekerasan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Relawan muda bangun rumah untuk korban banjir</title>
		<link>http://indonesia.ucanews.com/2012/05/18/relawan-muda-bangun-rumah-untuk-korban-banjir/</link>
		<comments>http://indonesia.ucanews.com/2012/05/18/relawan-muda-bangun-rumah-untuk-korban-banjir/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 18 May 2012 03:19:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>editor</dc:creator>
				<category><![CDATA[Feature]]></category>
		<category><![CDATA[korban]]></category>
		<category><![CDATA[pemuda]]></category>
		<category><![CDATA[relawan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://indonesia.ucanews.com/?p=25664</guid>
		<description><![CDATA[Di bawah terik matahari, sekitar 800 orang muda mengenakan kaos Habitat for Humanity  berbaris di lapangan terbuka. Misi mereka: membangun 25 rumah bagi korban banjir yang melanda kota itu Desember lalu. Ratusan orang tewas dan ribuan lainnya terpaksa meninggalkan rumah-rumah mereka setelah Badai Tropis Washi menghantam pantai utara Mindanao pada 17 Desember. Orang muda itu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Di bawah terik matahari, sekitar 800 orang muda mengenakan kaos <em>Habitat for Humanity</em>  berbaris di lapangan terbuka.</p>
<p>Misi mereka: membangun 25 rumah bagi korban banjir yang melanda kota itu Desember lalu.</p>
<p>Ratusan orang tewas dan ribuan lainnya terpaksa meninggalkan rumah-rumah mereka setelah Badai Tropis Washi menghantam pantai utara Mindanao pada 17 Desember.</p>
<p>Orang muda itu berencana membangun 100 rumah bagi para korban pada akhir Mei di Desa Indahag.</p>
<p>Sekitar 3.000 orang muda secara sukarela berpartisipasi terlibat dalam proyek tersebut, yang dinamakan <em>&#8220;Youth Build 2012&#8243;</em>.</p>
<p>&#8220;Kami tidak bisa mennpung semua 3.000 relawan dalam satu hari. Ini tanggapan yang luar biasa dan mereka dibagi  dalam tiga  Sabtu,&#8221; kata Jan-Hannah Awitin,  koordinator pemasaran Habitat itu di Cagayan de Oro.</p>
<p>Pekan lalu, kelompok pertama dari relawan itu memikul balok kayu dan semen di bawah pengawasan pekerja konstruksi berpengalaman. Lainnya bekerja pada perataan tanah.</p>
<p>Untuk meningkatkan semangat, seorang mantan <em>ranner-up Miss Universe</em>, Miriam Quiambao, bergabung dengan para pekerja itu selama satu jam.</p>
<p>&#8220;Kami ingin mengirim pesan bahwa pemuda bisa membuat sesuatu dan mereka dapat mengubah kehidupan menjadi relawan,&#8221; kata Awitin.</p>
<p>May Karren Deutzmann, 20, dan adiknya Rygina Marie, 18, adalah relawan yang mendapat bagian untuk bekerja pada hari Sabtu ketiga.</p>
<p>&#8220;Kami benar-benar ingin menjadi bagian dari itu dan untuk membuat sesuatu yang berbeda. Kami &#8230; tidak akan membiarkan kesempatan ini berlalu,&#8221; kata Rygina.</p>
<p>Karren mengatakan mereka diberkati karena rumah mereka terhindar dari bencana banjir.</p>
<p>Relawan lain, Daisyville Castro, seorang mahasiswa dari Zamboanga del Sur, mengatakan proyek itu memberikannya kesempatan untuk menunjukkan bahwa ia juga dapat membantu mengubah kehidupan.</p>
<p>&#8220;Aku tidak punya uang untuk memberi, tapi aku bisa memberikan lebih dari itu. Aku bisa memberikan waktuku, dan aku bisa mengulurkan tangan untuk membangun rumah baru itu,&#8221; kata Daisy.</p>
<p>Louella Bout, ketua Pemuda Palang Merah di Capitol University di kota itu, mengatakan ia ingin memanfaatkan waktu luangnya.</p>
<p>&#8220;Kami menjalani kehidupan dengan semangat solidaritas, dan kami dapat membuat sesuatu bisa terjadi,&#8221; katanya.</p>
<p>Puas dengan hasil karyanya, Karren mengatakan dia senang dan termotivasi.</p>
<p>&#8220;Kami harus mulai di suatu tempat, dan ini adalah tempat kami mulai. Bersama relawan lain dalam momen ini saya mulai membuat perubahan,&#8221; katanya.</p>
<p>Sumber: <a href="http://www.ucanews.com/2012/05/17/young-volunteers-build-homes-for-flood-victims/">Young volunteers build homes for flood victims</a></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://indonesia.ucanews.com/2012/05/18/relawan-muda-bangun-rumah-untuk-korban-banjir/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Korban Sukhoi didoakan umat Katolik pada Hari Kenaikan</title>
		<link>http://indonesia.ucanews.com/2012/05/18/korban-sukhoi-didoakan-umat-katolik-pada-hari-kenaikan/</link>
		<comments>http://indonesia.ucanews.com/2012/05/18/korban-sukhoi-didoakan-umat-katolik-pada-hari-kenaikan/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 18 May 2012 02:28:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>editor</dc:creator>
				<category><![CDATA[nasional]]></category>
		<category><![CDATA[doa]]></category>
		<category><![CDATA[Misa]]></category>
		<category><![CDATA[Umat Katolik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://indonesia.ucanews.com/?p=25645</guid>
		<description><![CDATA[Para korban kecelakaan pesawat Sukhoi Super Jet 100 di Gunung Salak, Bogor, Jawa Barat, didoakan umat Katolik di berbagai gereja di Indonesia bertepatan dengan perayaan Hari Kenaikan Yesus Kristus. Pastor Paroki St. Maria Asumpta, keuskupan agung Kupang, NTT,  Romo Rudi Tjung Lake, yang memimpin Misa  di gereja tersebut di Kupang, Kamis, meminta seluruh umat Katolik [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Para korban kecelakaan pesawat Sukhoi Super Jet 100 di Gunung Salak, Bogor, Jawa Barat, didoakan umat Katolik di berbagai gereja di Indonesia bertepatan dengan perayaan Hari Kenaikan Yesus Kristus.</p>
<p>Pastor Paroki St. Maria Asumpta, keuskupan agung Kupang, NTT,  Romo Rudi Tjung Lake, yang memimpin Misa  di gereja tersebut di Kupang, Kamis, meminta seluruh umat Katolik untuk mendoakan arwah para korban pesawat naas itu dan berharap agar mendapat tempat yang layak di sisi kanan Tuhan dan keluarga yang ditinggalkan mendapat penguatan.</p>
<p>&#8220;Kiranya bersama dengan Yesus  sebagai manusia yang pertama naik ke surga dengan seluruh jiwa dan ragaNya menyediakan tempat bagi umat seluruhnya, terutama para korban Sukhoi,&#8221; katanya seperti dilansir ANTARA.</p>
<p>Romo Rudi mengatakan dalam konteks kenaikan Isa Almasih yang dirayakan setiap tahun itu, Injil Markus, Injil Lukas dan Kitab Kisah Para Rasul mencatat peristiwa ini secara jelas, sementara Injil Matius dan Injil Yohanes tidak menyebutkan secara jelas.</p>
<p>Doa yang sama juga dilakukan oleh umat Katolik di Timika, Papua.  Umat Katolik dari Paroki St. Stefanus Sempan Timika, Papua, turut mendoakan para korban kecelakaan pesawat Sukhoi.</p>
<p>Pastor Paroki St Stefanus Sempan Timika, Willem Bungan OFM, yang memimpin Misa di gereja tersebut berharap agar arwah para penumpang dan awak pesawat Sukhoi Super Jet 100 mendapat tempat yang layak dalam kerajaan Tuhan.</p>
<div>Hingga saat ini Tim SAR gabungan masih mencari para korban Sukhoi itu, termasuk keberadaan alat petunjuk penting, <em>black box</em>. Dari dua <em>subinstrument black box</em> Sukhoi itu, baru <em>cockpit voice recorder</em> yang ditemukan.</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://indonesia.ucanews.com/2012/05/18/korban-sukhoi-didoakan-umat-katolik-pada-hari-kenaikan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Istri Bill Gates, seorang Katolik, dukung pengendalian kelahiran</title>
		<link>http://indonesia.ucanews.com/2012/05/18/istri-bill-gates-seorang-katolik-dukung-pengendalian-kelahiran/</link>
		<comments>http://indonesia.ucanews.com/2012/05/18/istri-bill-gates-seorang-katolik-dukung-pengendalian-kelahiran/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 18 May 2012 02:18:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>editor</dc:creator>
				<category><![CDATA[dunia]]></category>
		<category><![CDATA[keluarga berencana]]></category>
		<category><![CDATA[komitmen]]></category>
		<category><![CDATA[Kontrasepsi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://indonesia.ucanews.com/?p=25652</guid>
		<description><![CDATA[Melinda Gates, seorang penganut Katolik,  tidak pernah menjadi seorang yang membuat kehebohan publik. Gates, seorang umat keuskupan Dallas,  dan lulusan Akademi Ursulin Dallas tahun 1982,  termasuk kalangan dermawan yang paling berpengaruh di dunia. Bersama  suaminya, ketua Microsoft Bill Gates, dia telah menyumbangkan sebuah yayasan senilai hampir $ 34 miliar. Namun, pekan lalu dia menyetujui Keluarga Berencana [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Melinda Gates, seorang penganut Katolik,  tidak pernah menjadi seorang yang membuat kehebohan publik.</p>
<p>Gates, seorang umat keuskupan Dallas,  dan lulusan Akademi Ursulin Dallas tahun 1982,  termasuk kalangan dermawan yang paling berpengaruh di dunia.</p>
<p>Bersama  suaminya, ketua <em>Microsoft</em> Bill Gates, dia telah menyumbangkan sebuah yayasan senilai hampir $ 34 miliar.</p>
<p>Namun, pekan lalu dia menyetujui Keluarga Berencana (KB) ketika dia mengatakan dalam sebuah wawancara dengan <em>Newsweek</em>, termasuk komitmennya untuk menggelontorkan dana besar-besaran demi alat kontrasepsi ke negara-negara berkembang di seluruh dunia.</p>
<p>Dia menyebutkan bahwa meskipun ajaran Katolik melarang penggunaan kontrasepsi buatan, sejumlah suster Ursulin yang mengajar di Dallas diam-diam mendukung dia terkait masalah ini.</p>
<p>Nampaknya, hal itu menarik perhatian Uskup Dallas Mgr Kevin J. Farrell.</p>
<p>Tanpa menyebutkan Gates, Uskup Farrell mengeluarkan pernyataan hari Jumat malam di <em>website</em> keuskupannya, mengatakan:</p>
<p>Berita terakhir, Uskup  Farrell mengingatkan semua umat beriman bahwa Gereja Katolik bersikap teguh dalam pengajarannya.</p>
<p>Ia  menyatakan bahwa melalui Hukum Ilahi, Tuhan adalah pemberi kehidupan. Kehidupan, kewajiban dan hak istimewa manusia untuk membuatnya  tidak terbatas di dunia ini.</p>
<p>Sebagai orang Katolik, Allah telah memberdayakan kita untuk menjadi mitra dengan Dia dan saling memberi diri yang terbuka terhadap rencananya untuk kehidupan baru.</p>
<p>Seksualitas dan ekspresi seksual manusia dalam perkawinan adalah karunia Tuhan terbesar. Kontrasepsi buatan melanggar arti karunia ini.</p>
<p>Sumber: <a href="http://www.ucanews.com/2012/05/16/melinda-gates-a-catholic-voices-support-for-birth-control/">Melinda Gates, a Catholic, voices birth control support</a></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://indonesia.ucanews.com/2012/05/18/istri-bill-gates-seorang-katolik-dukung-pengendalian-kelahiran/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ketua MPR bertemu pimpinan KWI dan PGI</title>
		<link>http://indonesia.ucanews.com/2012/05/18/ketua-mpr-bertemu-pimpinan-kwi-dan-pgi/</link>
		<comments>http://indonesia.ucanews.com/2012/05/18/ketua-mpr-bertemu-pimpinan-kwi-dan-pgi/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 18 May 2012 01:12:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>editor</dc:creator>
				<category><![CDATA[nasional]]></category>
		<category><![CDATA[KWI]]></category>
		<category><![CDATA[Pancasila]]></category>
		<category><![CDATA[PGI]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://indonesia.ucanews.com/?p=25636</guid>
		<description><![CDATA[Ketua MPR RI Taufiq Kiemas menemui pimpinan Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) dan Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) di kantornya masing-masing, di Jakarta, Rabu (16/5), untuk mengundang mereka menjadi pembicara pada acara peringatan pidato Bung Karno pada hari lahirnya Pancasila, 1 Juni mendatang. Taufiq Kiemas saat itu didampingi Wakil Ketua MPR RI Lukman Hakim Syaifuddin dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ketua MPR RI Taufiq Kiemas menemui pimpinan Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) dan Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) di kantornya masing-masing, di Jakarta, Rabu (16/5), untuk mengundang mereka menjadi pembicara pada acara peringatan pidato Bung Karno pada hari lahirnya Pancasila, 1 Juni mendatang.</p>
<p>Taufiq Kiemas saat itu didampingi Wakil Ketua MPR RI Lukman Hakim Syaifuddin dan Hajriyanto Y Thohari.</p>
<p>“Kami sangat mengharapkan bapak (Ketua Umum PGI Pdt. Dr. Andreas Anangguru Yewangoe, Red) hadir saat itu,” kata Taufik Kiemas seperti silansir suarapembaruan.com.</p>
<p>Pendeta Yewangoe yang duduk bersebelahan dengan Taufiq Kiemas menyambut gembira undangan tersebut. Yewangoe saat itu juga menyerahkan surat undangan kepada Ketua MPR RI untuk hadir pada acara peletakan batu pertama pembangunan kantor PGI di Salemba, Jakarta Pusat.</p>
<p>Sementara itu, Lukman Hakim mengatakan, MPR RI mulai membiasakan merayakan peringatan hari lahirnya Pancasila yang jatuh setiap tanggal 1 Juni.</p>
<p>“Kalau tahun lalu kami mengundang presiden dan para mantan presiden. Tahun 2012 ini, kami mengundang para tokoh masyarakat untuk berpidato memberikan pandangan mereka tentang empat pilar bangsa,” katanya.</p>
<p>Taufiq Kiemas mengatakan, sosialisasi empat pilar bangsa harus melibatkan seluruh masyarakat.</p>
<p>“Tidak mungkin MPR saya yang menyosialisasikan empat pilar. Tetapi respons masyarakat saat ini sangat baik dan survei menunjukkan banyak masyarakat memahami apa itu empat pilar,” katanya.</p>
<p>Pendeta Yewangoe mengatakan, empat pilar, terutama Pancasila itu adalah rumah bersama dan jika kita keluar dari situ, maka bangsa ini bukan bangsa Indonesia lagi.</p>
<p>“Pancasila ini rumah kita bersama, dan kalau kita keluar dari situ, berarti bangsa ini akan runtuh,” katanya.</p>
<p>Foto: suarapembaruan.com</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://indonesia.ucanews.com/2012/05/18/ketua-mpr-bertemu-pimpinan-kwi-dan-pgi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ziarah Santa Maria Fatima</title>
		<link>http://indonesia.ucanews.com/2012/05/16/ziarah-santa-maria-fatima/</link>
		<comments>http://indonesia.ucanews.com/2012/05/16/ziarah-santa-maria-fatima/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 16 May 2012 08:46:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>editor</dc:creator>
				<category><![CDATA[Multimedia]]></category>
		<category><![CDATA[Bulan Maria]]></category>
		<category><![CDATA[Ziarah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://indonesia.ucanews.com/?p=25629</guid>
		<description><![CDATA[]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://indonesia.ucanews.com/2012/05/16/ziarah-santa-maria-fatima/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pemrotes anti-nuklir akhiri mogok makan</title>
		<link>http://indonesia.ucanews.com/2012/05/16/pemrotes-anti-nuklir-akhiri-mogok-makan/</link>
		<comments>http://indonesia.ucanews.com/2012/05/16/pemrotes-anti-nuklir-akhiri-mogok-makan/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 16 May 2012 07:24:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>editor</dc:creator>
				<category><![CDATA[dunia]]></category>
		<category><![CDATA[ilegal]]></category>
		<category><![CDATA[PLTN]]></category>
		<category><![CDATA[protes]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://indonesia.ucanews.com/?p=25571</guid>
		<description><![CDATA[Para pemrotes menentang proyek Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Koodankulam di Tamil Nadu, India,  menyatakan mereka mengkahiri mogok makan 14 hari atas saran mantan ketua pengadilan. Para aktivis mengatakan mereka akan melanjutkan mogok makan di Idinthakarai, desa pesisir yang mayoritas nelayan Katolik, guna memprotes pembangunan PLTN berkekuatan 2.000 megawatt itu di negara bagian India selatan. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Para pemrotes menentang proyek Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Koodankulam di Tamil Nadu, India,  menyatakan mereka mengkahiri mogok makan 14 hari atas saran mantan ketua pengadilan.</p>
<p>Para aktivis mengatakan mereka akan melanjutkan mogok makan di Idinthakarai, desa pesisir yang mayoritas nelayan Katolik, guna memprotes pembangunan PLTN berkekuatan 2.000 megawatt itu di negara bagian India selatan.</p>
<p>PLTN Koodankulam, yang dibangun dengan teknologi Rusia, dijadwalkan mulai beroperasi pada bulan Desember, tapi dihentikan akibat masalah keamanan setelah aksi protes meluas.</p>
<p>&#8220;Kemarin, 64 wanita dan tiga pria mengakhiri mogok makan mereka setelah mantan ketua Pengadilan Tinggi Madras AP Shah mengimbau kami melakukan mediasi,&#8221; kata aktivis Victoria Pushparayan.</p>
<p>Para pemrotes menuntut penutupan total proyek itu, meskipun beberapa berspekulasi bahwa mereka mungkin pergi untuk perundingan dengan pemerintah terkait keselamatan  jika sesuatu terjadi ke depan.</p>
<p>Shah meyakinkan pemrotes bahwa ia akan memediasi untuk mengakhiri tuntutan mereka, kata Pushparayan, seorang mantan imam dan pemimpin Gerakan Rakyat Melawan Tenaga Nuklir (PMANE).</p>
<p>Dia mengatakan Shah akan memimpin sebuah panel dan memulai pembicaraan dengan pemerintah untuk penyelesaian masalah ini. Sementara itu, pekan lalu pemerintah federal menyetujui pertama dari dua PLTN untuk beroperasi pada pertengahan Juni.</p>
<p>Baik pemerintah federal maupun negara bagian itu telah diadudomba dengan para demonstran anti-nuklir. Lebih dari 250 kasus dengan tuduhan penghasutan dan percobaan pembunuhan telah didaftarkan terhadap pemimpin PMANE, dan pemerintah negara bagian itu telah mengerahkan 3.000 polisi bersenjata di Koodankulam.</p>
<p>Pada 8 Mei, pemerintah Tamil Nadu menyatakan protes ilegal dengan mengutip bagian dalam hukum pidana India.</p>
<p>Namun, sekitar 3.000 penduduk desa berkumpul pada Senin di Gereja Lourde Matha, Idinthakarai, pusat aksi protes anti-nuklir dan mereka berbaris sambil memegang lilin bernyala.</p>
<p>Pushparayan mengatakan bahwa PMANE akan terus melakukan proses hukum terhadap proyek PLTN itu di pengadilan tinggi dan Mahkamah Agung.</p>
<p>&#8220;Kami tidak memiliki niat untuk menghentikan perjuangan kami. Kami akan terus berjuang memenuhi tuntutan kami dengan cara damai,&#8221; katanya.</p>
<p>Sebanyak 35 orang melakukan aksi mogok makan pada 1 Mei.  Dua hari berikut jumlah bertambah menjadi 337 orang, tetapi kebanyakan mereka harus masuk rumah sakit, dan hanya 67 yang tersisa hingga 14 Mei.</p>
<p>Sumber: <a href="http://www.ucanews.com/2012/05/15/anti-nuclear-protestors-end-hunger-strike/">Anti-nuclear protestors end hunger strike</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://indonesia.ucanews.com/2012/05/16/pemrotes-anti-nuklir-akhiri-mogok-makan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

