UCAN Philippines Catholic Church News
Sacred Space

Kebijakan Privasi

Daftar Isi

1.    Pendahuluan

2.    Bagaimana cara UCANews mengumpulkan Informasi Pribadi?

3.    Bagaimana jika pengunjung tidak mau memberikan informasi pribadi?

4.    Informasi pribadi seperti apa yang disimpan UCANews?

5.    Bagaimana UCANews menggunakan informasi pribadi?

6.    Akses anda ke informasi pribadi

7.    Apakah informasi pribadi akan dibuka ke orang lain?

8.    Bagaimana informasi pribadi dilindungi?

9.    Perubahan atas Ketentuan ini

10.   Informasi tambahan?

11.    Sejauh mana Ketentuan ini baru?

1.Pendahuluan

Perlindungan atas informasi yang bersifat pribadi dan rahasia menjadi hal yang fundamental bagi UCAN (UCANews) atau web yang terkait:

UCANews berkomitmen untuk melindungi informasi pribadi untuk menjaga kerahasiaan pengunjung, dan berkomitmen untuk menjalankannya sesuai yang berlaku secara internasional. Pernyataan ini menggarisbawahi kebijakan UCAN terkait pengumpulan, penyimpanan, akses dan penggunaan informasi pribadi bagi semua situs yang menjadi bagian dari jaringan digital UCANews. Untuk mengetahui daftar situs apa saja yang dimaksud, kunjungi www.ucanews.com

2. Bagaimana cara UCANews mengumpulkan Informasi Pribadi?

UCANews mengelola situs ini.  Situs ini mengijinkan pengunjung untuk berlangganan menjadi anggota, berlangganan newsletter harian dan memberi komentar pada artikel tertentu.  Jika pengunjung ingin berlangganan atau memberi komentar dia harus memberitahu nama dan alamat e-mail untuk tujuan verifikasi yang akan membantu editor website atau proses moderasi. Pengumpulan secara otomatis: Cookies: Kami bisa menggunakan cookie untuk membantu memberi komputer anda sebuah ‘User ID’. Cookies berisi informasi yang membantu UCANews mengidentifikasi komputer anda ke server kami. Anda bisa mengkonfigurasi browser anda sehingga anda diberitahu terlebih dahulu sebelum cookie diunduh atau supaya browser anda tidak menerima cookies.

UCANews boleh menggunakan informasi yang ada dalam cookies untuk membuat asumsi tentang pengguna komputer dan menyediakan kepada pengguna komputer tersebut dengan iklan yang terfokus yang dianggap UCANews mungkin diinginkan sesuai dengan informasi yang ada. Dalam beberapa kasu sebuah halaman web mungkin berisi lebih dari satu cookie, informasi yang dihimpun dari berbagai cookies ini digunakan untuk membangun informasi statistik dan demografis yang tidak mengidentifikasi anda secara pribadi ke pengiklan dan partner UCANews untuk pemasaran, tujuan promosi. Untuk menonaktifkan cookes silahkan klik menú ‘help’ pada browser internet anda.

3.Bagaimana jika pengunjung tidak mau memberikan informasi pribadi?

Pengunjung sama sekali tidak diwajinkanuntuk memberikan data pribadinya kepada UCANews. Akan tetapi jika seseorang tidak memberikan informasi yang dibutuhkan maka dia tidak bisa mengakses produk atau layanan yang diinginkan, atau memberi komentar pada artikel tertentu atau semacamnya. Demikian juga UCANews bisa menolak untuk mempublikasi komentar yang sudah dimasukkan jika informasi pribadi yang diberikan salah atau tidak jelas.

4. Informasi pribadi seperti apa yang disimpan UCANews?

Informasi pribadi yang kami kumpul dari web dan menyimpannya bisa termasuk (tapi tidak terbatas pada) nama, alamat, detil kontak, jenis kelamin, pekerjaan, perusahaan dan jika ada kaitannya, informasi finansial seperti kartu kredit, akun bank, dan informasi pendapatan.

5. Bagaiman UCANews menggunakan informasi pribadi?

Apabila pengunjung tidak memberi ijin, UCANews hanya akan menggunakan informasi pribadi yang dikumpulkan dari website untuk tujuan identifikasi dan menghubungi pengunjung secara langsung.

Akan tetapi informasi pribadi anda juga dapat digunakan untuk:

  • memberikan layanan dan informasi yang anda inginkan;
  • melayani dan mengelola layanan tersebut,( termasuk biaya, tagihan, dan penagihan utang jika perlu);
  • memberitahu anda tentang aktivitas, kegiatan, fasilitas dan layanan UCAN;
  • memberitahu anda tentang artikel terbaru atau material lainnya
  • melakukan peninjauan secara benar tentang kelayakan kredit dan penipuan;
  • meneliti, mengembangkan, dan memperluas fasilitas dan layanan kami;
  • mendapatkan pemahaman tentang apa yang dibutuhkan pengunjgung sehingga bisa memberikan pelayanan yang lebih baik dalam semua bidang kegiatan.;
  • mempertahankan dan mengembangkan sistem internal dan infrastruktur termasuk pembaharuan sistem.;
  • informasi pribadi bisa juga didapat untuk mempromosikan dan memasarkan layanan lain yang kami anggap penting atau menguntungkan bagi pengunjung.
  • Untuk memproses lamaran bekerja dan melakukan riset atas proses perekrutan..

Sehingga dengan demikin, UCANews boleh menulis ke alamat email yang diberikan oleh pengunjung untuk mengkonfirmasi apakah email tersebut benar.

6. Akses anda ke informasi pribadi

Seorang pengunjung bisa melacak  kembali informasi pribadi yang dipegang UCANews tentang orang tersebut dengan menghubungi UCANews melalui email info@ucanews.com

7. Apakah informasi pribadi akan dibuka ke orang lain?

Ketika seorang pengunjung memberi komentar di website, UCANews akan menampilkan namanya disebelah komentar sehingga pengunjung lain bisa tahu siapa yang mengirim komentar. UCANews tidak akan menampilkan alamat email kalau tidak diminta untuk melakukan seperti itu. Lain dari hal tersebut di atas, UCANews tidak akan membuka informasi pribadi kepada pihak lain.

UCANews menggunakan perangkat lunak yang dibuat oleh untuk mengirim email dan newsletter yang anda ingin terima. Perusahaan menyimpan data pribadi atas nama UCANews, tapi semua data tersebu termasuk email, daftar isi, daftar pelanggan, dan daftar informasi yang dikirim melalui layanan untuk UCANews, adalah milik UCANews.

Dalam keadaan tertentu, UCANews karena diwajibkan oleh hukum untuk memberikan informasi pribadi kepada pihak berwenang, seperti di mana UCANews diwajibkan untuk membuka informasi dengan jaminan.

UCANews menggunakan informasi yang diberikan untuk tujuan yang dimaksud. UCANews tidak menjual, menyewakan, memperdagangkan informasi pribadi yang didapat dari website kepada atau dengan pihak ketiga.

8. Bagaimana informasi pribadi dilindungi?

UCANews mengambil langkah yang tepat untuk melindungi informasi pribadi dari penyalahgunaan atau hilang. Ia juga akan melindungi informasi dari akses atau modifikasi oleh pihak yang tidak berwenang. Hanya pengunjung tersebut yang berhak mengakses informasi pribadinya.

UCANews melindungi informasi pribadi dengan mendidik para stafnya tentang Kebijakan Privasi dan penanganan informasi pribadi.

UCANews menjaga keamanan fisik seperti ‘kunci’ dan sistem keamanan, pada pusat data elektronik dan terkait lainnya. Ia juga menjaga  menjaga keamanan komputer dan jaringan, misalnya firewalls (untuk keamanan Internet), dan langkah pengamanan lainnya seperti kode identifikasi dan password untuk mengontrol akses ke sistem komputer.

9. Perubahan atas Ketentuan ini

UCANews berhak mengubah Kebijakan Privasi ini dari waktu ke waktu. Oleh karena itu anda dimohon untuk sesekali melihat kebijakan ini untuk mengetahui perubahan yang dibuat

10. Informasi tambahan?

Jika anda ingin bertanya lebih lanjut tentang Kebijakan Privasi ini atau ingin mengetahui lebih jauh tentang cara UCANews menegelola data pribadi, atau mungkin ingin menyampaikan keluhan tentang cara UCANews menangani informasi pribadi anda, silahkan menghubungi Petugas Privasi melalui kontak berikut.

POST: 25/79-82 Moo 6, Soi Chinnaket 1/45, Nganwongwan Road

Thungsonghong Laksi

Bangkok, 10210 Thailand

TELEPHONE: +66-2954-9311

FACSIMILE:  +66-2954-9316

Untuk informasi lebih lanjut tentang isu-isu privasi dan perlindungan atas privasi anda bisa mengunjungi situs Australian Federal Privacy Commissioner di http://www.privacy.gov.au.

11.Kapan Ketentuan diperbaharui?

Kebijakan Privasi kami ini diperbaharui pada 1/5/2009.



Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Lebih dari 200 ribu perokok berusia di bawah 10 tahun
  2. Saatnya program MA masuk dalam pendidikan agama Katolik
  3. Larangan beribadah harus dilaporkan ke Dewan PBB
  4. Istri Bill Gates, seorang Katolik, dukung pengendalian kelahiran
  5. Uskup Ishak Doera majukan orang Dayak
  6. Ribuan umat Kristiani berdoa bagi perdamaian
  7. Umar Patek minta maaf kepada umat Kristiani
  8. Ketua MPR bertemu pimpinan KWI dan PGI
  9. Ketua PBNU: Kebebasan beragama mengalami kemunduran
  10. Hidayat siap rangkul umat Katolik
  1. Indonesia masih memiliki 2,9 juta lansia terlantar
  2. Puluhan keuskupan, sekolah Katolik gugat mandat Obama soal KB
  3. Komisi HAM Asia desak bupati lindungi jemaat HKBP Filadelfia
  4. Pemerintah terkesan pelihara konflik agama
  5. Girl Scouts tidak suka terkait rencana Konferensi Waligereja AS
  6. Umar Patek minta maaf kepada umat Kristiani
  7. Film “Soegija” diputar di Semarang kemarin
  8. Pastor: UNTAS harus rangkul semua eks Timtim
  9. Publikasi ‘VatiLeaks adalah tindakan kriminal’
  10. Saatnya program MA masuk dalam pendidikan agama Katolik
  1. Bukan jamannya lagi untuk cuma mengeluh , ayo  kita bertindak , siapa mau gabung...
    Said Patricius on 2012-05-23 03:45:00
  2. Mohon informasi soal Hasil Sidang KWI 2011, khususnya soal Papua! ...
    Said Alex Tethool on 2012-05-22 19:28:00
  3. Baiklah Pak Nur Hidayat, mulai saja merangkul kaum Kristen Batak yang sedang dis...
    Said Jenny Marisa on 2012-05-22 11:33:00
  4. Tuhan Yesus tidak menganjurkan KB. Kepada Dwi, seorang wanita Muslim di Indonesi...
    Said Akong_stephen on 2012-05-21 13:12:00
  5. Aparat hukum harus keras menjalankan tugasnya yaitu melindungi siapapun yang ber...
    Said Akong_stephen on 2012-05-21 13:05:00
  6. Jadikanlah diri kita menjadi sumber Kasih bagi mereka yang menganiaya sesamanya ...
    Said Eliasabul on 2012-05-21 11:28:00
  7. NATO (NO ACTION TALK ONLY) itulah presiden negara saya......
    Said Topo on 2012-05-21 06:38:00
  8. Ini semua terjadi karena pemimpin kita adalah orang yang ada di balik ormas itu....
    Said Topo on 2012-05-21 06:36:00
  9. Bpk Presiden Yang Terhormat. Kami kaum minoritas sudah terlau sering di aniaya, ...
    Said Francis Haryanto on 2012-05-21 06:29:00
  10. Indonesia negara Pancasila, tapi nyatanya seperti  negara atheis. ...
    Said Omar Sarif on 2012-05-19 18:42:00