UCAN Vietnam UCAN India UCAN China ucanews.com
UCAN Indonesia

INDONESIA – Uskup Ruteng Meninggal Akibat Serangan Jantung

Oktober 13, 2008

JAKARTA (UCAN) — Uskup Ruteng Mgr Eduardus Sangsun SVD meninggal dunia di Jakarta pada 3 Oktober dini hari akibat serangan jantung. Ia berusia 65 tahun.

Sebelum meninggal dunia, almarhum uskup Serikat Sabda Allah itu menjalani rawat inap selama tiga malam di Rumah Sakit Pantai Indah Kapuk di Jakarta Utara.

Setelah meninggal dunia, jenazahnya dibawa ke Rumah Duka di Rumah Sakit St. Carolus yang dikelola Katolik di Jakarta Pusat. Jenazahnya disemayamkan di sana selama beberapa jam sebelum dibawa ke Katedral Santa Maria Diangkat ke Surga di Jakarta Pusat untuk Misa requiem, yang dimulai pukul 19.00 WIB.

“Kami menyampaikan turut berduka cita atas meninggalnya Monsignor Eduardus Sangsun,” kata Pastor Paulus Sigit Pramudji Wahyuwono, sekretaris eksekutif Konferensi Waligereja Indonesia (KWI), kepada UCA News via telepon pada 13 Oktober.

Pastor Maximus Yosef Haber, sekretaris almarhum uskup, berbicara dengan UCA News via telepon dari Ruteng, di Pulau Flores yang mayoritas Katolik. Ia mengatakan bahwa almarhum uskup mengetahui bahwa ia menderita penyakit jantung bulan April lalu, ketika ia pergi ke Singapura untuk medical checkup.

Ketika almarhum uskup berada di Roma bulan lalu untuk upacara kaul pertama beberapa biarawati Dominikan, ia kembali pergi ke sebuah rumah sakit dan dokter menyarankan agar ia menjalani operasi di sana. Namun, ia bersikeras menjalani operasi di Indonesia, kata Pastor Haber. Almarhum uskup tiba di Jakarta pada 8 Oktober dan dirawat di rumah sakit tersebut dua hari kemudian.

Jenazah Uskup Sangsun akan dibawa ke Ruteng pada 14 Oktober. Pastor Haber mengatakan bahwa mereka tengah mempersiapkan penerimaan jenazah dan mengatur Misa dan pemakaman.

Menurut imam itu, jenazah uskup akan disemayamkan tiga hari di Katedral Maria Assumpta di Ruteng agar umat Katolik bisa memberikan penghormatan terakhir. Misa dan pemakaman diadakan di halaman katedral pada 17 Oktober.

Pastor Laurens Sopang, vikjen Keuskupan Ruteng, mengatakan kepada UCA News bahwa keluarga almarhum uskup ingin agar jenazah uskup disemayamkan semalam di rumah mereka di Desa Karot, tetapi keuskupan tidak bisa memenuhi permintaan mereka.

Thomas Dauth, kakak ipar Uskup Sangsun, menggambarkan almarhum prelatus itu sebagai “sosok yang demokratis dan perhatian.”

Uskup Sangsun lahir 14 Juni 1943 di Karot, Kabupaten Manggarai. Ia ditahbiskan menjadi imam pada 12 Juli 1972. Tanggal 25 Maret 1985, ia ditahbiskan menjadi uskup Ruteng yang ketiga.

END

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

UCAN Indonesia
Jangan lewatkan

Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini

© UCAN Indonesia 2017. | Kontak | Syarat Penggunaan | Privasi