UCAN Vietnam UCAN India UCAN China ucanews.com
UCAN Indonesia

Bupati letak batu pertama gereja Katolik

Maret 28, 2012

Bupati letak batu pertama gereja Katolik

Bupati Nunukan, Kalimantan Timur,  Basri, bersama Uskup Tanjung Selor Mgr. Yustinus Harjosusanto, MSF meletakkan batu pertama pendirian Gereja Katolik Paroki Santo Gabriel.

Gereja yang dibangun di Jalan Fatahillah, Kelurahan Nunukan Tengah, Kecamatan Nunukan itu ditaksir menelan biaya sebesar Rp 3 miliar.

Peletakan batu pertama juga diikuti Kepala Kantor Kementerian Agama Nunukan Imam, anggota DPRD Nunukan Muhammad Nasir dan Agustinus serta disaksikan Ketua Forum Komunikasi antar Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Nunukan Haji Hermansyah.

Ketua Pantia Pembangunan Gereja Katolik Paroki Santo Gabriel Andareas Pendai menjelaskan, total dana yang diperlukan untuk pembangunan gedung tersebut diperkirakan mencapai Rp 3 miliar.

Pendanaan pembangunan gereja berasal swadaya umat, juga diharapkan dari Pemkab Nunukan, Pemprov Kaltim, donatur, simpatisan dan para pengusaha yang bersimpati.

Dari swadaya umat Katolik diperkirakan akan terkumpul dana sebesar Rp 400 juta dan dalam bentuk material setara Rp 100 juta.

“Semuanya menyesuaikan kemampaun ekonomi umat Katolik. Pak Bupati, kami ini banyak petani,” ujar Andareas, belum lama ini saat menyampaikan laporan pada acara peletakan batu pertama gereja itu.

Pihaknya menyadari pembangunan gereja tidak mampu dikerjakan sendiri. Karena itu pihaknya sangat mengharapkan dukungan Pemkab Nunukan dalam bentuk  pemberian perizinan maupun dana.

Selama ini perkembangan Nunukan yang diikuti pertumbuhan jumlah umat, membuat geraja di Jalan Tawakal, Nunukan tidak lagi mampu menampung umat. Selain itu, pelaksanaan misa maupun acara di gereja telah mengganggu jalan yang digunakan masyarakat, karena harus menutup jalan.

“Mimpi selama 10 tahun untuk memiliki gedung mamadai dan mampu menampung umat akhirnya menemuai titik terang dengan dimilikinya lahan untuk pembangunan gereja dan sarananya seluas empat hektare tahun 2011,” ujarnya.

Acara peletakan batu pertama itu diawali dengan sebuah Misa.

Sumber: tribunnews.com

3 responses to “Bupati letak batu pertama gereja Katolik”

  1. Ranist Teluma, MSF says:

    Redaksi yth, Uskup Tanjung Selor Mgr Yustinus Hardjosusanto adalah anggota kongregasi Misionaris Keluarga Kudus – MSF dan bukan SMF

  2. Anonymous says:

    Terima kasih. Kekeliruan telah dikoreksi

  3. Yantosaputrayo says:

    ITerima kasih pak Basri, semoga amal dan kebaikan bapak dapat menjadi suri teladan bagi kami (umat Katolik Indonesia) maupun para penjabat di negeri tercinta ini.

    Semoga Allah memelihara hidayah yang diberikan kepada pa Basri.
    Salam, dari Jawa Barat .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

UCAN Indonesia
Jangan lewatkan

Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini

© UCAN Indonesia 2017. | Kontak | Syarat Penggunaan | Privasi