UCAN Vietnam UCAN India UCAN China ucanews.com
UCAN Indonesia

Jelang demo, aparat jaga ketat di sejumlah gereja

Nopember 4, 2016

Jelang demo, aparat jaga ketat di sejumlah gereja

Personil Kepolisian menempatkan Mobil Water Canon di sekitar Pusat Perbelanjaan Glodok, Jakarta, 4 November 2016. Peningkatan pengamanan di kawasan Glodok terkait demo besar disekitar kawasan Istana Negara. TEMPO/Subekti.

 

Sejumlah aparat terlihat melakukan mengamanan yang ketat di sejumlah gereja di Jakarta menjelang demo hari ini di Istana Negara.

Aksi unjuk rasa tersebut dilakukan terkait dugaan penistaan agama oleh calon gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.

Di Katedral, Jakarta Pusat, ratusan aparat dari TNI dan kepolisian bersenjata melakukan pengamanan di sekeliling gereja tersebut. Setelah shalat Jumat, para demonstran akan memulai aksi mereka dari Masjid Istiqal menuju Istana Negara.

Di Gereja Immanuel, Gambir, Jakarta Pusat, juga terlihat ratusan anggota TNI dan POLRI melakukan pengamanan.

Ribuan massa sudah berkumpul di Masjid Istiqlal yang letaknya di seberang Katedral.

img-20161104-wa0001

Massa berkumpul di depan Katedral guna mengikuti shalat Jumat di Masjid Istiqlal sebelum demo ke Istana Negara. (Foto: Ryan Dagur)

 

Di Bima, NTB, sebanyak 480 petugas gabungan akan mengawal massa yang bakal berunjuk rasa, serta menjaga sejumlah gereja di Kota Bima, Jumat, 4 November 2016.

“Ada 480 personel gabungan yang akan terjunkan untuk menjaga dan mengamankan jalannya aksi ormas Islam besok,” kata Kapolres Bima Kota, AKBP Ahmad Nurman Ismail SIK kepada wartawan, Kamis (03/11/2016).

Para personel yang diterjunkan ini terdiri dari anggota Polres Bima, Brimob, Satpol PP dan Dinas Perhubungan.

Selain itu, aparat gabungan juga disiagakan untuk mengamankan sejumlah tempat peribadatan di Kota Bima. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

“Kami antisipasi semua tempat, termasuk memperketat pengamanan di pusat pertokoan dan gereja,” ujarnya.

Jajaran Polres Pamekasan, Jawa Timur, Kamis (3/11), menerjunkan personelnya untuk menjaga semua tempat ibadah umat Kristiani (Gereja) di wilayah itu.

“Penjagaan ini sebagai antisipasi, apabila ada yang memanfaatkan situasi untuk berbuat hal-hal yang tidak diinginkan,” kata Kapolres Pamekasan AKBP Nuwo Hadi Nugroho di Pamekasan, Kamis malam.

Masing-masing gereja dijaga sedikitnya oleh tiga personel dari Sabhara dan Reskrim Polres Pamekasan.

Selain menugaskan petugas berpakaian seragam, Polres Pamekasan juga menerjunkan personel berpakaian preman.

img-20161104-wa0002

Massa berkumpul di Masjid Istiqlal. (Foto: Ryan Dagur)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

UCAN Indonesia
Jangan lewatkan

Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini

© UCAN Indonesia 2017. | Kontak | Syarat Penggunaan | Privasi