UCAN Vietnam UCAN India UCAN China ucanews.com
UCAN Indonesia

Para Uskup di Vietnam Merencakan Bantuan Bagi Keluarga

Oktober 2, 2018

Para Uskup di Vietnam Merencakan Bantuan Bagi Keluarga

Para uskup di Vietnam menghadiri sebuah pertemuan nasional yang digelar pada 24-26 September di pusat pastoral di My Tho City. (Foto: Keuskupan My Tho)

Para uskup di Vietnam telah meminta umat Katolik dalam sebuah masyarakat yang cepat berubah untuk memberi perhatian pastoral kepada pasangan suami-isteri migran di negara itu dan juga keluarga-keluarga yang menghadapi masalah seperti perpisahan.

Dalam surat gembala tertanggal 28 September, para uskup mengatakan banyak anggota keluarga – karena masalah ekonomi – harus meninggalkan kampung halaman mereka dan pindah ke kota-kota besar untuk mencari nafkah.

Hanya sedikit orang saja yang berhasil. Sementara sebagian besar orang terus berjuang untuk memperoleh penghasilan termasuk untuk membayar biaya pendidikan anak-anak mereka.

Gereja memperlakukan pasangan suami-isteri yang bercerai dan menikah kembali dengan kasih seorang ibu, kata para uskup seusai pertemuan nasional yang berlangsung pada 24-28 September di My Tho City di Vietnam bagian selatan.

Sejumlah perwakilan dari 26 keuskupan menghadiri pertemuan tersebut.

Para uskup mendesak umat Katolik agar bersikap simpatis terhadap keluarga-keluarga yang mengalami perpisahan karena suasana yang tidak mendukung sering menjadi penyebab, bukan kesalahan yang dilakukan oleh pasangan suami-isteri itu sendiri.

Di Vietnam, kasus perceraian mencapai rata-rata 60.000 per tahun dan sebagian besar melibatkan pasangan muda, demikian menurut Institut Studi Keluarga dan Gender.

Para uskup mengatakan perkawinan campur kadang menimbulkan masalah karena perbedaan keyakinan termasuk juga dalam hal pendidikan agama untuk anak-anak.

Pasangan suami-isteri Katolik membutuhkan dukungan untuk “menampilkan Yesus” kepada anggota keluarga dan tetangga mereka.

Para uskup juga mengatakan orang yang pergi jauh meninggalkan kampung halaman mereka sering menemui kesulitan untuk terlibat dalam berbagai kegiatan di sebuah paroki baru.

Para uskup mendesak umat Katolik agar menerima mereka secara terbuka sehingga mereka bisa memperdalam iman mereka dan mengatasi berbagai tantangan.

Para uskup yang menghadiri pertemuan itu juga membahas persiapan “Sinode Para Uskup tentang Orang Muda, Iman dan Penajaman Panggilan” yang akan berlangsung di Vatikan pada 3-28 Oktober.

Uskup Joseph Do Manh Hung, administrator apostolik Keuskupan Agung Ho Chi Minh City, dan Uskup Auksilier Vinh Mgr Peter Nguyen Van Vien akan menghadiri sinode itu.

 

UCAN Indonesia
Jangan lewatkan

Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini

© UCAN Indonesia 2017. | Kontak | Syarat Penggunaan | Privasi