UCAN Vietnam UCAN India UCAN China ucanews.com
UCAN Indonesia

Kardinal Tagle Berbagi Makanan, Cerita dengan Orang Miskin

Nopember 19, 2018

Kardinal Tagle Berbagi Makanan, Cerita dengan Orang Miskin

Kardinal Luis Antonio Tagle dari Manila menyampaikan sambutan kepada komunitas orang miskin perkotaan dan para klerus pada perayaan Hari Orang Miskin Sedunia pada 17 November. (Foto: Mark Saludes)

Sejumlah pemimpin Gereja di Keuskupan Agung Manila di Filipina merayakan Hari Orang Miskin Sedunia pada Sabtu (17/11) dengan berbagi makanan dengan komunitas orang miskin di kota itu.

Sekitar 300 orang menghadiri acara “makan siang dan berbagi dengan orang miskin” di Universitas Santo Tomas seusai Misa yang dipimpin oleh Kardinal Luis Antonio Tagle dari Manila.

Dalam homilinya, prelatus itu meminta umat Katolik untuk tidak hanya mendengar “tangisan orang miskin” tetapi juga “ikut memikul beban mereka sehari-hari.”

Kardinal Tagle mengatakan “perbuatan mengampuni dan mengasihi” orang miskin merupakan alasan mengapa Gereja merayakan Hari untuk Orang Miskin itu.

Paus Fransiskus menyatakan Hari Minggu Biasa ke-33 dalam kalender liturgi Gereja Katolik – tahun ini jatuh pada 18 November – sebagai Hari Orang Miskin Sedunia bagi umat Katolik untuk “merefleksikan bagaimana kemiskinan merupakan bagian yang paling penting dalam Injil.”

Dalam pesannya, Kardinal Tagle mengatakan “tidak akan ada perayaan jika kita tidak peduli (terhadap orang miskin).”

Prelatus itu meminta umat Katolik di Filipina untuk “mengakui kemiskinan mereka sendiri” dan “untuk berani mendengar orang miskin dan menjadi teman mereka.”

Data Otoritas Statistik Filipina memperlihatkan bahwa sekitar 22 juta orang Filipina atau seperlima dari jumlah penduduk hidup di bawah garis kemiskinan nasional.

Uskup Auksilier Manila Mgr Broderick Pabillo meminta klerus dan kaum religius untuk “menjalani kehidupan orang miskin dan menjadi seperti mereka.”

Mgr Pabillo mengatakan berbagai upaya untuk membantu orang miskin “akan menjadi kuat jika Gereja meneruskan pertemuan dengan mereka.”

Di Vatikan, Paus Fransiskus mengeritik ketidakadilan sosial pada perayaan tahun ini. Ia mengatakan “kemewahan beberapa orang kaya” menenggelamkan suara orang miskin.

Pada sebuah Misa yang dihadiri oleh sekitar 6.000 orang miskin di Basilika St. Petrus di Roma, Italia, Paus Fransiskus mengatakan “ketidakadilan adalah akar jahat dari kemiskinan.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

UCAN Indonesia
Jangan lewatkan

Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini

© UCAN Indonesia 2017. | Kontak | Syarat Penggunaan | Privasi