UCAN Vietnam UCAN India UCAN China ucanews.com
UCAN Indonesia

Paus Fransiskus Puji Orang Muda Seusai Ziarah Damai di Korea

Nopember 30, 2018

Paus Fransiskus Puji Orang Muda Seusai Ziarah Damai di Korea

Para peziarah Wind of Peace berada di depan Katedral Myeongdong di Seoul pada 16 Agustus sebelum memulai peziarahan mereka di sepanjang zona demiliterisasi. (Foto disediakan oleh Keuskupan Agung Seoul)

Paus Fransiskus menyampaikan ucapan terima kasih yang begitu mendalam kepada Kardinal Andrew Yeom Soo-jung dari Seoul atas upaya perdamaian yang dilakukannya di Semenanjung Korea dan mendorong para peziarah muda agar menjadi pencipta perdamaian.

Sekretaris Negara Vatikan Kardinal Pietro Parolin dan Mgr Edgar Pena Parra selaku pengganti urusan umum Sekretariat Negara Vatikan mengirim surat kepada Kardinal Yeom dan para peziarah muda pada 31 Oktober atas nama Paus Fransiskus.

Keuskupan Agung Seoul merilis surat itu pada Senin (26/11).

Surat itu merupakan jawaban atas surat yang ditulis oleh 100 peziarah muda untuk Paus Fransiskus yang berisi ungkapan keinginan mereka untuk menjadi pelayan perdamaian setelah mereka mengikuti ziarah Wind of Peace tahun ini di sepanjang zona demiliterisasi yang memisahkan kedua Korea pada Agustus lalu.

Kardinal Yeom menyampaikan surat dari para peziarah muda itu kepada Paus Fransiskus.

Dalam surat yang ditujukan kepada Kardinal Yeom, Kardinal Parolin mengatakan: “Bapa Suci meminta saya untuk menyampaikan ucapan terima kasih yang begitu mendalam atas sentimen yang Anda ungkapkan ketika beliau membarui doa bagi perdamaian abadi di Semenanjung Korea.”

Sementara dalam surat kepada para peziarah muda, Mgr Parra mengatakan: “Paus Fransiskus senang menerima surat dari kalian dan beliau meminta saya untuk menyampaikan ucapan terima kasih atas nama beliau. Bapa Suci berharap rahmat peziarahan mengilhami semua orang untuk bekerjasama membangun sebuah dunia berdasarkan pada solidaritas persaudaraan dan perdamaian abadi.”

Komisi Rekonsiliasi Masyarakat Korea Keuskupan Agung Seoul, selaku panitia ziarah damai, menyampaikan surat dari Vatikan itu kepada semua peserta. Komisi ini juga berjanji membuat peziarahan lebih bermakna dan membuahkan hasil bagi orang muda dari seluruh dunia agar merasakan dan belajar tentang perdamaian.

Wind of Peace diselenggarakan oleh Keuskupan Agung Seoul dan disponsori oleh Kementerian Kebudayaan, Olahraga dan Pariwisata dan Kementerian Unifikasi sejak 2016.

Orang muda dari berbagai wilayah dan latar belakang budaya melakukan peziarahan ke zona demiliterisasi, sebuah tempat bersejarah Korea.

Sekitar 100 orang muda dari Amerika Serikat, Cina, India, Korea Selatan, Laos, Malta, Meksiko dan Pakistan berpartisipasi dalam peziarahan tahun ini dan mengikuti berbagai program perdamaian.

 

One response to “Paus Fransiskus Puji Orang Muda Seusai Ziarah Damai di Korea”

  1. Anselmus D Atasoge says:

    Semoga perdamaian abadi bersemi di seluruh dunia. Akan halnya, Asian Youth Day 7 2017 di Yogyakarta juga meninggalkan ‘jejak pesan’ bagi karya perdamaian abadi di Asia. Pesan tersebut dapat disimak pada pernyataan peserta yang disusun oleh perwakilan peserta (Brenda Lynn Julianose dari Malaysia; Frederico Rodrigues Pereira dari Timor Leste; Michaela Ruth Calulut Gallardo dari Hong Kong; Michael Sawung Aji Pamenang dari Indonesia; Mark Zeus Quinto dari Phillipines, COYA; dan Ngyuyen Thi Thai Hang dari Vietnam) dan dibacakan di Lapangan Dirgantara Akademi Angkatan Udara Yogyakarta, Indonesia, 6 Agustus 2017. Ada sejumlah hal penting yang tertera dalam pernyataan tersebut. Satu di antaranya adalah keharusan memandang multikulturalisme sebagai bagian dari kehidupan yang berperadaban. Hal itu lahir dari kegelisahan mereka akan maraknya aksi-aksi intoleransi belakangan ini. Kaum muda Asia ini bersepakat untuk menciptakan peradaban perdamaian di tengah keragaman Asia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

UCAN Indonesia
Jangan lewatkan

Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini

© UCAN Indonesia 2017. | Kontak | Syarat Penggunaan | Privasi