UCAN Vietnam UCAN India UCAN China ucanews.com
UCAN Indonesia

Ratusan Umat Katolik Hadiri Misa Pemakaman Uskup Hong Kong

Januari 12, 2019

Ratusan Umat Katolik Hadiri Misa Pemakaman Uskup Hong Kong

Misa pemakaman untuk Uskup Hong Kong Mgr Yeung Ming-cheung di Katedral St. Perawan Maria Dikandung Tanpa Noda. (Foto: ucanews.com)

Ratusan umat Katolik termasuk sejumlah pejabat tinggi pemerintah menghadiri Misa pemakaman Uskup Hong Kong Mgr Yeung Ming-cheung yang diadakan pada 11 Januari di Katedral St. Perawan Maria Dikandung Tanpa Noda.

Mgr Yeung meninggal pada 3 Januari di usia 73 tahun karena menderita gagal hati.

Misa pemakaman dipimpin oleh Administrator Apostolik Kardinal John Tong Hon dan didampingi oleh perwakilan Tahta Suci di Hong Kong Mgr Ante Jozic, Kardinal Joseph Zen Ze-kiun, Uskup Auksilier Mgr Joseph Ha chi-shing, Uskup Macau Mgr Stephen Lee bun-sang dan Uskup Hualien Mgr Philip Huang Jaw-ming yang mewakili Caritas Taiwan.

Selain keluarga dan kerabat mendiang uskup serta Kepala Eksekutif Hong Kong Carrie Lam Cheng Yuet-ngor dan beberapa pejabat tinggi pemerintah, hadir pula beberapa perwakilan dari Gereja Protestan dan Ortodoks.

Orang terkaya di Hong Kong, Li Ka-shing, beserta anak laki-laki dan menantunya mengirim karangan bunga.

Keponakan mendiang uskup menyampaikan sambutan pada Misa pemakaman dan Misa Vigili. Ia mengatakan tiga huruf L – love (cinta), loyal (kesetiaan) dan least (terkecil) – adalah cara terbaik untuk menggambarkan sosok mendiang uskup.

“Beliau mencintai kehidupan dan setia terhadap imannya. Beliau menempatkan dirinya sebagai orang terkecil,” katanya.

Sebelumnya, ratusan umat Katolik memberi penghormatan terakhir kepada mendiang uskup pada Misa vigili.

Salah satunya adalah Rose, 83. “Saya sangat sedih kehilangan seorang gembala yang baik seperti Mgr Yeung,” katanya. “Sekian lama beliau mendedikasikan hidupnya untuk keuskupan dan Caritas Hong Kong.”

Pada Misa vigili, Pastor Dominic Chan Chi-ming menceritakan dalam homilinya tentang bagaimana mendiang uskup bangun pagi pukul 04:00 setiap hari untuk membaca Kitab Suci, meditasi dan berdoa.

“Mgr Yeung menderita penyakit mematikan namun beliau tidak pernah putus asa dan tetap menjalankan tugasnya tidak peduli betapa sakitnya beliau,” kata Pastor Chan.

Mgr Yeung kini dimakamkan di Pemakaman Katolik St. Mikael di Happy Valley.

Ia meninggal setelah berkarya sebagai uskup Hong Kong selama kurang dari 18 bulan.

Kardinal Tong diangkat sebagai administrator keuskupan hingga pemberitahuan lebih lanjut dan seorang uskup akan dipilih menurut Kitab Hukum Kanonik.

UCAN Indonesia
Jangan lewatkan

Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini

© UCAN Indonesia 2017. | Kontak | Syarat Penggunaan | Privasi