UCAN Vietnam UCAN India UCAN China ucanews.com
UCAN Indonesia

Pastor OMI Diangkat Jadi Administrator Apostolik Mindanao Selatan

Januari 14, 2019

Pastor OMI Diangkat Jadi Administrator Apostolik Mindanao Selatan

Pastor Romeo Saniel berbicara selama pertemuan di Jolo pada 5 Januari. (ucanews.com)

Seorang imam misionaris Tarekat Oblat Maria Imakulata (OMI) diangkat sebagai Administrator Apostolik Vikariat Jolo, provinsi Sulu, bagian paling selatan Filipina.

Paus Fransiskus mengangkat Pastor Romeo Saniel OMI setelah Uskup Jolo Mgr Angelito Lampon menjadi uskup agung Cotabato tahun lalu.

Pengangkatan tersebut dilakukan setelah Vatikan menerima pengunduran diri  Kardinal Orlando Quevedo, uskup agung Cotabato, yang merupakan kardinal ke delapan negara itu.

Kardinal Quevedo mengajukan pengunduran diri, seperti yang dimandatkan hukum Gereja, pada 11 Maret 2014, karena ia sudah mencapai usia lebih dari 75 tahun.

Paus Fransiskus menerima pengunduran diri Kardinal Quevedo pada November tahun lalu.

Pastor Saniel mengatakan ia akan melanjutkan misi Gereja untuk “membangun jembatan ” di antara vikariatnya dengan  beragam budaya dan agama.

Provinsi Sulu, di bagian selatan Mindanao, adalah wilayah mayoritas Muslim.

Selama bertahun-tahun, para misionaris OMI telah membangun sekolah-sekolah di pulau itu, membangun jembatan di antara  Muslim dan Kristen.

“Sekolah-sekolah OMI menekankan penghormatan terhadap agama Islam dan budaya, dengan menyediakan pendidikan bagi warga  Muslim Filipina  dan warga suku lokal,” kata Pastor Saniel.

Octavio Dinampo, seorang guru besar  Universitas Negeri Mindanao yang diculik dan kemudian dibebaskan oleh kelompok  Abu Sayyaf tahun 2008, menyambut baik pengangkatan Pastor Saniel.

Ia mengatakan imam itu adalah seorang “pemimpin yang peka dan  berpegang teguh pada budaya” dari warga Muslim di provinsi itu.

“Ia sangat dihormati rekannya, mahasiswa, fakultas dan staf,” kata profesor itu, seraya menambahkan bahwa imam itu bisa “melanjutkan dialog antaragama dan budaya secara efektif” di wilayah itu.

Pastor Saniel akan dilantik sebagai administrator vikariat itu, yang adalah sebuah sufragan dari keuskupan agung Zamboanga, pada 30 Januari.

“Saya akan  mempromosikan pembangunan sosial melalui proyek perumahan, mata pencaharian, koperasi, dan kesehatan, yang berkontribusi bagi sebuah koeksistensi perdamaian di antara komunitas Muslim dan komunitas Kristen,” kata imam itu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

UCAN Indonesia
Jangan lewatkan

Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini

© UCAN Indonesia 2017. | Kontak | Syarat Penggunaan | Privasi