UCAN Vietnam UCAN India UCAN China ucanews.com
UCAN Indonesia

Umat Katolik Bantu Korban Banjir dan Longsor di Sulawesi Selatan

Januari 29, 2019

Umat Katolik Bantu Korban Banjir dan Longsor di Sulawesi Selatan

Seorang relawan menggotong salah satu nenek menyusul terjadinya longsor di Gowa setelah hujan lebat dan angin kencang melanda Sulawesi Selatan pada 25 Januari. (Foto: Yusuf Wahil/AFP)

Umat Katolik menyalurkan bantuan bagi korban banjir dan longsor di Provinsi Sulawesi Selatan yang telah menewaskan 68 orang dan membuat sekitar 6.700 orang mengungsi.

Bencana itu yang diklaim sebagai yang terburuk selama beberapa dekade terakhir melanda 12 kabupaten, merusak 550 rumah dan 5.100 lainnya terendam, demikian kata Sutopo Purwo Nugroho, juru bicara Badan Nasional Penanggulangn Bencana pada 27 Januari.

Banjir juga merusak sekolah-sekolah, rumah ibadah dan jembatan, sementara 13.000 hektar sawah rusak parah, tambah Sutopo.

Saat ini proses pencarian untuk tujuh orang yang dilaporkan hilang juga masih dilakukan.

Martina Ella, kordinator tim penanggulangan bencana dari Karitas Keuskupan Agung Makassar mengatakan, mereka telah mendistribusikan makananal dan kini sedang mengumpulakn bantuan lain seperti pakain, handuk dan selimut.

“Kami bekerja sama dengan paroki-paroki,” katanya.

Irene Ambrat, karyawan di Paroki Santa Maria Sudiang-Mandai mengatakan banyak orang di wilayahnya terpaksa mengungsi setelah banjir merendam rumah mereka akibat hujan lebat selama tiga hari.

“Kami telah mendirikan posko darurat di halaman gereja  untuk menyediakan makan dan kebutuhan dasar,” katanya.

Hujan deras dan angin kencang masih akan melanda wilayah Sulawesi Selatan dan daerah lain di Indonesia selama pekan ini, demikian menurut Badan Metereologi, Klimatologi dan Geofisika.

Wakil Presiden Jusuf Kalla yang mengunjungi Sulawesi Selatan pada 26 Januari menuding bencana itu dipicu oleh deforestasi dan meminta kementerian lingkungan hidup mengalokasikan dana bgi progran penghijauan.

Ia mengatakan, pemerintah juga menyedikan dana Rp 15 juta untuk keluarga yang anggotanya meninggal dalam bencana ini.

UCAN Indonesia
Jangan lewatkan

Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini

© UCAN Indonesia 2017. | Kontak | Syarat Penggunaan | Privasi