UCAN Vietnam UCAN India UCAN China ucanews.com
UCAN Indonesia

Mantan Kepala Polisi Filipina Minta Pengampunan dari Uskup

Pebruari 8, 2019

Mantan Kepala Polisi Filipina Minta Pengampunan dari Uskup

Mantan kepala kepolisian Filipina Ronald dela Rosa

Mantan kepala polisi nasional Filipina yang memulai perang berdarah melawan narkoba telah meminta pengampunan dari seorang uskup agung Katolik atas ribuan orang tewas saat ia memimpin kepolisian.

Kelompok-kelompok hak asasi manusia mengklaim lebih dari 20.000 tersangka pengguna narkoba dan pengedar telah dibunuh dalam perang narkoba dua setengah tahun kepemimpinan Presiden Rodrigo Duterte.

Namun Kepolisian Nasional Filipina mengakui hanya sekitar 4.540 sejak kampanye itu dimulai pada 2016 sementara 23.000 lainnya sedang diselidiki.

“Saya meminta pengampunan atas meninggalnya orang-orang itu dalam perang terhadap narkoba karena itu [mengganggu] hati nurani saya,” kata mantan jenderal polisi Ronald dela Rosa.

Dia mengakui sebagian besar pembunuhan terjadi ketika dia memimpin Kepolisian Nasional Filipina.

Pada 2016, Duterte memilih sendiri Dela Rosa, yang sama seperti dirinya berasal dari kota Davao di Filipina selatan, untuk menjadi kepala polisi nasional.

Setelah pensiun pada April tahun lalu, Duterte mengangkatnya menjadi direktur jenderal Biro Pemasyarakatan.

“Meskipun saya bukan orang yang membunuh dan menembak mereka, saya adalah kepala [polisi nasional]. Itu terjadi di bawah pengawasan saya,” kata Dela Rosa kepada wartawan setelah bertemu dengan Uskup Agung Caceres, Mgr Rolando Tria Tirona pada 6 Februari.

Ditanya apa tanggapan prelatus itu selama pertemuan mereka, Dela Rosa mengatakan bahwa uskup agung “memeluk dan memberkati saya.”

“Dia memberi saya [sesuatu] yang spesial yang akan melindungi saya kemanapun saya pergi,” kata pensiunan polisi itu dan menambahkan bahwa dia selalu meminta pengampunan Tuhan “setiap kali seseorang terbunuh dalam perang kami melawan narkoba.”

“Saya kira tidak ada uskup atau imam yang akan mengatakan bahwa mereka tidak akan memaafkan Anda …. [Uskup] akan memaafkan saya karena dia adalah wakil Tuhan,” kata Dela Rosa.

Hingga berita ini diturunkan, Uskup Tirona tidak dapat dihubungi untuk meminta tanggapan atas pertemuannya dengan mantan jenderal polisi itu.

UCAN Indonesia
Jangan lewatkan

Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini

© UCAN Indonesia 2017. | Kontak | Syarat Penggunaan | Privasi