UCAN Vietnam UCAN India UCAN China ucanews.com
UCAN Indonesia

OMK Gelar Festival Sanbarto untuk Dukung Gerakan ASAK  

Pebruari 11, 2019

OMK Gelar Festival Sanbarto untuk Dukung Gerakan ASAK  

Paduan Suara Sanbarto Paroki St. Bartolomeus di Taman Galaksi, Bekasi, saat tampil dalam konser amal yang digelar oleh OMK paroki setempat pada Sabtu (9/2) malam di Gedung Pusat Perfilman Usmar Ismail di Jakarta Selatan. Konser amal yang didukung oleh Seksi PSE paroki setempat ini digelar untuk membantu gerakan ASAK. (Foto: Katharina R. Lestari/ucanews.com)

Orang Muda Katolik (OMK) Paroki St. Bartolomeus di Taman Galaksi, Bekasi, menggelar konser amal bertajuk Festival Sanbarto pada akhir pekan lalu untuk membantu gerakan Ayo Sekolah Ayo Kuliah (ASAK) yang telah dirintis oleh paroki itu sejak 2010.

Konser amal bertema “Melayani Allah dan Manusia” yang digelar pada Sabtu (9/2) malam di Gedung Pusat Perfilman Usmar Ismail di Jakarta Selatan dengan dukungan dari Seksi Pengembangan Sosial-Ekonomi (PSE) paroki setempat tersebut menampilkan empat kelompok paduan suara yang diiringi oleh sebuah orkestra dan sebuah kelompok perkusi serta lelang lukisan.

“Acara ini merupakan acara yang diselenggarakan oleh OMK untuk membantu kegiatan PSE khususnya program ASAK. Ini adalah bentuk kepedulian kami, OMK St. Bartolomues, untuk memberikan yang terbaik kepada Gereja serta nusa dan bangsa,” kata Yosua Parlindungan Sianturi, ketua panitia penyelenggara, dalam sambutannya.

Menurut Ketua Seksi PSE Dionisius Suprihandono, konser amal itu merupakan kegiatan yang baru pertama kali diadakan oleh paroki setempat.

“Dulu setiap Natal atau Paskah panitia diminta berkontribusi untuk ASAK. Tapi oleh dewan pengurus paroki tidak boleh lagi menggunakan dana (Natal dan Paskah) itu sehingga dana merosot. Kami bersama OMK ingin berbuat sesuatu untuk membantu anak-anak ASAK. Dari sinilah terbentuk kegiatan semacam ini,” katanya kepadaucanews.com di sela-sela konser amal itu.

Ia juga mengatakan dana yang sudah dikeluarkan oleh paroki setempat untuk gerakan ASAK sejak program ini dimulai delapan tahun lalu adalah sekitar tiga miliar rupiah.

“Gerakan ASAK ini membantu 56 pelajar SD, 32 pelajar SMP, 41 pelajar SMA/SMK dan 30 mahasiswa atau mahasiswi. Mereka semua dari keluarga pra-sejahtera,” katanya, seraya menambahkan bahwa setiap umat yang mengajukan bantuan akan diseleksi dan disurvei terlebih dahulu.

Sementara itu, Romo Thomas Bani SVD, pastor paroki, mengaku sangat bangga terhadap OMK yang memiliki kepedulian terhadap program ASAK.

“Kami sungguh merasa bangga dan berbahagia melihat kepedulian dan cinta dari anak-anak muda terhadap teman-temannya yang saat ini berjuang untuk mengalami pendidikan yang diatur dalam program ASAK. … karena anak-anak muda yang masih sangat muda umurnya punya kepedulian yang sangat besar. Dan cinta mereka saat ini diungkapkan lewat Festival Sanbarto,” kata imam itu.

Gerakan ASAK – sebuah gerakan sosial karitatif yang memberikan bantuan berupa dana pendidikan atau beasiswa kepada pelajar dari keluarga kurang mampu – merupakan salah satu program dari Keuskupan Agung Jakarta (KAJ). Gerakan ini digagas oleh seorang awam bernama Yanto Jayadi Wibisono dan diluncurkan secara resmi pada Juli 2007 di Paroki St. Thomas Rasul di Bojong Indah, Jakarta Barat.

Sampai saat ini gerakan ASAK telah menyebar ke 61 paroki dan dua stasi di KAJ.

UCAN Indonesia
Jangan lewatkan

Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini

© UCAN Indonesia 2017. | Kontak | Syarat Penggunaan | Privasi