UCAN Vietnam UCAN India UCAN China ucanews.com
UCAN Indonesia

Rusak Akibat Gempa, Sejumlah Gereja Bersejarah Filipina Ditutup

April 24, 2019

Rusak Akibat Gempa, Sejumlah Gereja Bersejarah Filipina Ditutup

Tim SAR membawa seorang yang diselamatkan dari reruntuhan ke tempat yang aman di Porac, Provinsi Pampanga, setelah gempa 6.1-skala Richter mengguncang Filipina bagian utara pada 22 April. (Foto oleh Jojo Rinoza)

Beberapa gereja tua di provinsi Pampanga telah ditutup setelah gempa berkekuatan 6,1 skala Richter melanda Filipina bagian utara pada 22 April.

Sedikitnya 15 orang dilaporkan tewas sementara puluhan lainnya dinyatakan hilang, kebanyakan dari mereka adalah penduduk kota Porac.

Komite Warisan Gereja di San Fernando, sekitar 80 kilometer di utara ibukota Manila, mengumumkan bahwa semua gereja bersejarah ditutup untuk umum.

“Setelah berkonsultasi dengan para ahli teknis kami, [kami] merekomendasikan pentupan semua gereja warisan sampai mereka dianggap aman,” demikian sebuah pengumuman yang diunggah di media sosial.

Panitia mengatakan tidak ada kegiatan yang diizinkan di dalam gereja yang ditutup.

Menara lonceng Gereja St Catherine dari Alexandria di Porac, Pampanga, hancur akibat gempa berkekuatan 6,1 skala Richter yang melanda Filipina utara pada 22 April. (Foto oleh Jojo Rinoza)

Di antara struktur yang dilaporkan rusak oleh gempa adalah menara lonceng Gereja St. Catherine dari Alexandria di kota Porac. Juga dilaporkan rusak adalah menara tempat lonceng bergantung Gereja Paroki San Agustin di Lubao.

Keretakan juga dilaporkan muncul di langit-langit Katedral Metropolitan San Fernando, di dalam Gereja Paroki Rosario Suci di Angeles City dan di gereja paroki serta biara paroki Santo Yakobus di Betis.

Beberapa retakan juga terlihat di menara tempat lonceng bergantung Gereja Santa Rita de Cascia di Santa Rita, Pampanga, dan di Gereja Apung Mamacalulu di Angeles City.

Gempa bumi juga memicu beberapa tanah longsor di provinsi Zambales, menewaskan seorang anak berusia 6 tahun di San Marcelino.

Kantor seismologi telah mencatat lebih dari 200 gempa susulan, termasuk gempa berkekuatan 3,4 di Angeles City, Pampanga, awal 23 April.

UCAN Indonesia
Jangan lewatkan

Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini

© UCAN Indonesia 2017. | Kontak | Syarat Penggunaan | Privasi