UCAN Vietnam UCAN India UCAN China ucanews.com
UCAN Indonesia

Paus: Kaum Muda Harus Ciptakan Ekonomi Masa Depan

Mei 15, 2019

Paus: Kaum Muda Harus Ciptakan Ekonomi Masa Depan

Paus Fransiskus tiba untuk merayakan Misa di Skopje, Makedonia Utara pada 7 Mei. (Foto: Andreas Solaro/AFP)

Paus Fransiskus telah mengundang para ekonom dan wirausahawan muda di seluruh dunia untuk membantu menciptakan “budaya baru dan berani” menemukan cara-cara baru berbisnis, mempromosikan martabat manusia dan melindungi lingkungan.

“Kita perlu mengoreksi model-model pertumbuhan yang tidak mampu menjamin rasa hormat terhadap lingkungan, keterbukaan terhadap kehidupan, kepedulian terhadap keluarga, kesetaraan sosial, martabat pekerja dan hak-hak generasi mendatang,” kata paus dalam sebuah surat yang mengajak  kaum muda berpartisipasi dalam sebuah inisiatif baru tersebut.

Prakarsa, yang akan diluncurkan pada sebuah acara di Assisi pada 26-28 Maret 2020, mengundang kaum muda yang sedang belajar atau bekerja di bidang ekonomi atau bisnis untuk bergabung dengan paus dan “mengadakan” perjanjian “mengubah ekonomi saat ini dan  memberi roh pada ekonomi masa depan. 

“Tujuannya adalah untuk membangun dan mempromosikan ekonomi yang berbeda: “ekonomi yang membawa kehidupan, bukan kematian, ekonomi  inklusif dan bukan  eksklusif, manusiawi dan tidak manusiawi,  peduli terhadap lingkungan dan tidak merusaknya,” kata paus dalam surat itu, dirilis oleh Vatikan pada 11 Mei.

Surat itu, yang ditujukan kepada “para ekonom dan wirausahawan muda,” mengatakan bahwa mengingat “kebutuhan untuk ‘menghidupkan kembali’ ekonomi,” tidak ada tempat yang lebih baik untuk meluncurkan inisiatif daripada di Assisi, “yang selama berabad-abad telah terkenal menyimbolkan  humanisme persaudaraan “dan perdamaian, dan akan menjadi” tempat yang pas untuk menginspirasi sebuah ekonomi baru. 

“St Fransiskus dari Assisi adalah “contoh luar biasa dari kepedulian bagi yang rentan dan ekologi integral,” kata paus, yang mengapa acara di Assisi diberi judul “Ekonomi Fransiskus.”

Lingkungan dan semua ciptaan membutuhkan “ekonomi yang sehat dan pembangunan berkelanjutan yang dapat menyembuhkan luka-lukanya dan menjamin masa depan kita  yang layak,” tulis paus.”

Mengingat kebutuhan mendesak ini, kita masing-masing dipanggil untuk memikirkan kembali prioritas mental dan moral, untuk menjadikannya lebih selaras dengan perintah-perintah Allah dan tuntutan kebaikan bersama.”

“Tapi, saya berpikir terutama untuk mengundang Anda, orang-orang muda, karena keinginan Anda untuk masa depan yang lebih baik dan lebih bahagia menjadikan Anda bahkan sekarang sebagai tanda kenabian, menunjuk ke arah ekonomi yang memperhatikan manusia  dan lingkungan,” tulisnya.

Paus mengatakan kepada orang-orang muda bahwa “jika Anda mendengarkan apa yang hati Anda katakan kepada Anda, Anda akan merasa menjadi bagian dari budaya baru dan berani, Anda tidak akan takut menghadapi risiko dan bekerja untuk membangun sebuah masyarakat baru.”

“Universitas, bisnis, dan organisasi Anda adalah bengkel harapan untuk menciptakan cara baru untuk memahami ekonomi dan kemajuan, untuk memerangi budaya limbah, untuk memberikan suara kepada mereka yang tidak memiliki dan mengusulkan gaya hidup baru,” tulisnya.

“Hanya ketika sistem ekonomi dan sosial kita tidak lagi menghasilkan bahkan satu korban pun, satu orang yang disingkirkan, kita dapat merayakan pesta persaudaraan universal,” tambah Paus Fransiskus.

UCAN Indonesia
Jangan lewatkan

Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini

© UCAN Indonesia 2017. | Kontak | Syarat Penggunaan | Privasi