UCAN Vietnam UCAN India UCAN China ucanews.com
UCAN Indonesia

Pemakaman Uskup Bawah Tanah di Cina Dikontrol Ketat

Juni 13, 2019

Pemakaman Uskup Bawah Tanah di Cina Dikontrol Ketat

Nisan Uskup Stephen Li, di mana ia disebut sebagai seorang pastor karena tidak diakui oleh pemerintah.


Pemakaman seorang uskup bawah tanah di Cina berlangsung di bawah kontrol ketat pemerintah dan para imam bawah tanah hanya diizinkan untuk menghadiri sebagian dari upacara.

Uskup Tianjin, Mgr Stephen Li Side meninggal dalam usia 92 pada 8 Juni setelah menderita stroke pada pertengahan Mei dan dirawat di sebuah rumah sakit di Kabupaten Ji.

Uskup Koajutor Bawah Tanah, Shi Hongzhen, yang nantinya akan menggantikan Uskup Li, tidak diizinkan menghadiri pemakamannya pada 10 Juni. Sebuah sumber mengatakan Uskup Shi berada di bawah pengawasan 24 jam oleh otoritas setempat yang telah membatasi pergerakannya.

Asosiasi Patriotik Katolik Tianjin – organisasi yang disetujui negara – ditugaskan untuk melakukan pemakaman. Saatpara imam bawah tanah meminta para pejabat untuk mengizinkan Uskup Shi hadir dalam upacara pemakaman itu, permintaan itu ditolak karena Uskup Li dan Uskup Shi tidak diakui oleh pemerintah.

Namun, para imam bawah tanah diizinkan untuk mengadakan Misa requiem yang diadakan oleh imam senior bawah tanah Pastor Yang Wanyuan di rumah duka, meski umat awam dan pengambilan foto dilarang.

Polisi mengawasi para imam bawah tanah pada 10 Juni untuk mencegah mereka menghadiri upacara pemakaman Uskup Li.

Pemakaman itu diadakan oleh Pastor Zhu Lige, yang adalah anggota komisi agama pemerintah di Tianjin.

Di batu nisan, Uskup Li hanya disebut sebagai pastor karena dia tidak diakui oleh pemerintah sebagai seorang uskup.

Seorang Katolik setempat mengatakan kematian Uskup Li memicu banyak tulisan di internet. “Namun, itu dihapus dengan cepat dan saya pikir dilakukan oleh pihak berwenang,” katanya.

Pastor Paul, seorang imam diosesan dari komunitas gereja terbuka, mengatakan kepada ucanews.com, ia telah mengunjungi Uskup Li beberapa kali dalam setahun terakhir untuk meminta nasihatnya. Namun, uskup selalu sadar sedang diawasi dan mengundang para imam untuk pergi ke ruang dalam sehingga lebih aman bagi mereka.

Uskup Li lahir pada 3 Oktober 1926 di kota Zunhua di Provinsi Hebei dalam sebuah keluarga Katolik. Dia berkomitmen pada usia muda untuk mengabdikan dirinya demia melayani Tuhan. Ia memasuki seminari kecil pada usia 13 dan bergabung dengan Seminari Tinggi St Vinsensius di Beijing pada tahun 1949. Ia ditahbiskan sebagai imam di Keuskupan Tianjin pada 10 Juli 1955 dan ditahbiskan sebagai uskup Tianjin pada tahun 1982.

Uskup Li ditangkap pada 1989 setelah menghadiri pertemuan Konferensi Waligereja Cina yang tidak diakui oleh pemerintah. Dia ditangkap tiga kali dalam hidupnya dan dipenjara selama lebih dari 20 tahun.

UCAN Indonesia
Jangan lewatkan

Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini

© UCAN Indonesia 2017. | Kontak | Syarat Penggunaan | Privasi