UCAN Vietnam UCAN India UCAN China ucanews.com
UCAN Indonesia

Tagle: Umat Katolik Rajin Misa, Tapi Tidak Jalankan Perintah Tuhan

Juni 25, 2019

Tagle:  Umat Katolik  Rajin Misa, Tapi Tidak Jalankan Perintah Tuhan

Uskup Agung Manila Kardinal Luis Antonio Tagle mengadakan dialog dengan kaum muda selama Hari Raya Tubuh dan Darah Kristus pada 23 Juni. (Foto: Jire Carreon)

Uskup Agung Manila Kardinal Luis Antonio Tagle menegur  umat Katolik Filipina yang rajin menghadiri Misa di gereja, tapi tidak menjalankan ajaran-Nya.

Saat merayakan Hari Raya Tubuh dan Darah Kristus pada 23 Juni, Kardinal Tagle mendesak umat Katolik untuk menghidupkan kembali iman mereka akan kehadiran Yesus yang sebenarnya dalam Ekaristi.

“Sejumah orang pergi Misa, tapi pengkhianat. Mereka pergi ke (kapel) untuk beradorasi, tapi acuh tak acuh dan tidak berbagi dengan orang lain,” kata prelatus itu.

Dia juga menyesalkan “ketidakpedulian” orang-orang terhadap lingkungan, sebagai anugerah Tuhan. Dia mencontohkan tumpukan sampah yang ditinggalkan umat di jalan-jalan pada acara-acara keagamaan.

“Ketika kita mengucap syukur kepada Tuhan, kita juga menunjukkan kurangnya kepedulian kita terhadap anugerah-Nya,” kata Kardinal Tagle.

“Saya mengimbau semua orang untuk melindungi lingkungan kita karena itu adalah anugerah Tuhan untuk kita. Anugerah itu dihargai dan tidak boleh dihancurkan,” katanya.

Prelatus Manila itu mengingatkan orang-orang muda selama dialog sebelumnya pada hari itu untuk memelihara “hubungan” mereka dengan keluarga mereka.

Dia mengatakan orangtua harus “bertanggung jawab untuk menjalankan peran mereka sebagai panduan untuk anak-anak mereka” terutama dengan menjamurnya berbagai media sosial.

Kardinal itu juga menyatakan sedih atas eksploitasi seksual anak-anak secara online.

“Bukan lagi sindikat (yang melakukannya, tetapi orangtua mereka sendiri,” katanya saat dialog dengan kaum muda.

Dia mengutip kasus seorang gadis berusia 11 bulan yang diselamatkan oleh seorang biarawati dari seorang ibu yang mencoba mengiklankan  bayinya di situs seks online.

“Sang ibu mengatakan itu bukan pelecehan karena pelanggan tidak ada di sana, dan dialah yang memegang anak itu,” kata Kardinal Tagle.

“Ini adalah panggilan untuk semua orang, terutama kepada orangtua, tolong berhenti melukai tubuh karena itu adalah tubuh Kristus,” katanya.

Pekan lalu, Kardinal Tagle memberi tahu para siswa dalam sebuah forum bahwa, “gosip, meremehkan orang lain, menyebarkan hoaks, dan intimidasi bukanlah karya Roh Kudus.

“Dia meminta orang muda untuk menggunakan semua sarana komunikasi modern yang tersedia untuk menyebarkan Injil.

“Jangan malu untuk memberitakan Yesus,” katanya.

UCAN Indonesia
Jangan lewatkan

Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini

© UCAN Indonesia 2017. | Kontak | Syarat Penggunaan | Privasi