UCAN China ucanews.com
UCAN Indonesia

Jangan sembunyikan kasus pelecehan seksual, kata Paus Fransiskus kepada pimpinan tarekat religius

Juli 15, 2022

Jangan sembunyikan kasus pelecehan seksual, kata Paus Fransiskus kepada pimpinan tarekat religius

Paus Fransiskus mengadakan audiensi umum mingguan di Lapangan Santo Petrus di Vatikan pada 22 Juni. (Foto: AFP)

Tarekat religius tidak boleh mentolerir pelecehan seksual terhadap anak-anak atau orang yang rentan dan harus mengakhiri praktek memindahkan pelaku ke negara lain, kata Paus Fransiskus.

Dalam sambutannya saat pertemuan pada 14 Juli dengan anggota dari tiga kongregasi religius – Ordo Bunda Allah, Ordo Basilian St. Josafat, dan Kongregasi Misi – paus meminta mereka untuk “tidak menyembunyikan realitas ini.”

“Tolong ingat ini baik-baik: Tidak ada toleransi terkait pelecehan terhadap anak-anak atau kaum disabilitas; tidak ada toleransi,” katanya. “Kita adalah orang-orang religius, kita adalah imam yang membawa orang kepada Yesus, bukan ‘memakan’ orang dengan nafsu kita.”

Paus juga meminta para imam dan bruder untuk “tidak malu menegur” sesama saudara mereka jika diketahui melakukan pelecehan karena mereka harus “melindungi yang lain.”

“Tolong, saya meminta kalian: tidak ada toleransi. Anda tidak dapat menyelesaikan masalah ini dengan memindahkan pelaku (dan berkata), ‘Ah, saya akan memindahkannya dari benua ini ke benua lain.’ Tidak!” kata paus.

Paus Fransiskus mengatakan ia sengaja menyiapkan waktunya untuk pertemuan dengan tiga ordo itu, meski seharusnya ia sedang mengambil waktu untuk beristirhat. Hal itu, kata dia, karena kehidupan religius “sangat penting dalam Gereja.”

Memberikan pesan khusus kepada para pastor Basilian, sebuah ordo Katolik Timur yang anggotanya bekerja terutama di Ukraina dan Eropa Timur, paus mengungkapkan kedekatannya dengan para anggota kongregasi itu “pada masa ini pengorban ini untuk tanah air kalian.”

“Saya ingin memberi tahu kalian  bahwa saya dekat dengan kalian, seluruh Gereja dekat dengan Anda sekalian,” kata paus. “Kami menemani kalian semampu kami dalam penderitaan kalian.”

Paus memperingatkan bahwa sikap acuh tak acuh terhadap invasi Rusia ke Ukraina dan melupakan penderitaan rakyat Ukraina, adalah termasuk di antara “bahaya terbesar zaman sekarang.”

“Beberapa hari lalu, saya melihat di koran berita tentang perang ada di Halaman 9!” kata Paus. “Ini bukan lagi masalah yang menarik; ini mengerikan.”

Paus Fransiskus mengatakan kepada kongregasi lain yang hadir untuk melihat saudara-saudara mereka di Ukraina “karena mereka adalah martir sekarang.”

“Saya berdoa agar Tuhan berbelas kasih kepada Anda dan, dengan cara lain, Dia mungkin dekat dengan Anda dengan damai dan karunia perdamaian,” kata paus.

Sumber: Do not hide reality of abuse Pope Francis tells religious orders

Jangan lewatkan

Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini

Podcasts
Donation
© UCAN Indonesia 2024. | Kontak | Tentang | Syarat dan Ketentuan | Privasi