UCAN China ucanews.com
UCAN Indonesia

Kebakaran hebat di Filipina membuat 700 keluarga mengungsi

Nopember 24, 2022

Kebakaran hebat di Filipina membuat 700 keluarga mengungsi

Seorang warga menyaksikan kobaran api besar melanda masyarakat pesisir di Kota Mandaue, Filipina pada 22 November. (Foto: Keuskupan Agung Cebu)

Kebakaran hebat melalap rumah-rumah dari sekitar 700 keluarga pada 22 November di Provinsi Cebu, Filipina, memaksa lebih dari 2.300 orang tidur di lapangan basket dan di tenda-tenda.

Kebakaran itu terjadi di pesisir Kota Mandaue yang banyak penduduknya berprofesi sebagai nelayan dan petani.

Kejadian itu dimulai sekitar tengah malam pada 22 November dan berlangsung selama dua jam sebelum kebakaran diumumkan oleh Biro Perlindungan Kebakaran.

“Kebakaran itu cepat sekali karena sudah malam. Orang-orang sudah tidur dan istirahat. Kedua, bahan bangunan rumah sangat mudah terbakar. Beberapa rumah meletakan ban-ban di atas atap untuk mencegah angin kencang meniupnya, tetapi karet adalah bahaya kebakaran,” kata Danny Zamoras, petugas pemadam kebakaran senior kepada para wartawan.

Seorang warga bernama Reynaldo Devilleres mengaku bertanggung jawab atas bencana tersebut.

“Api mulai dari rumah saya. Saya sedang tidur ketika kebakaran itu terjadi. Saya menyalakan pelita karena tidak ada listrik jadi saya menggunakan lampu minyak tanah yang lupa saya matikan sebelum saya tertidur,” kata Devilleres kepada Cebu Times.

Tidak ada korban jiwa yang dilaporkan tetapi Devilleres dan dua petugas pemadam kebakaran mengalami cedera.

Walikota Cebu Jonas Cortes meminta bantuan dengan mengatakan tidak semua korban dapat ditampung di lokasi evakuasi karena jumlahnya sangat banyak.

“Banyak kesedihan yang terjadi pada kami hari ini…. Kota kami kesulitan menampung ratusan keluarga karena jumlah mereka sangat banyak,” kata Cortes kepada para wartawan.

Beberapa korban diberi tenda untuk tidur, sementara yang lain harus tidur di lapangan basket.
Sementara itu, Caritas, biro sosial Gereja, menyiapkan dapur keliling untuk menyediakan makanan dan membagikan air dan paket makanan kepada para korban itu.

Uskup Agung Cebu, Mgr. Jose Palma meminta bantuan dari lembaga pemerintah dan organisasi non-pemerintah untuk merehabilitasi mereka.

“Saya dengan rendah hati memohon bantuan untuk semua saudara dan saudari kita. Semoga melalui hati kita yang lembut dan bermurah hati bisa membantu para korban kebakaran baru-baru ini, terutama anak-anak,” kata Uskup Agung Palma.

Sumber: Huge philippine blaze displaces 700 families

 

Jangan lewatkan

Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini

Podcasts
Donation
© UCAN Indonesia 2022. | Kontak | Tentang | Syarat dan Ketentuan | Privasi