UCAN China ucanews.com
UCAN Indonesia

Paus Fransiskus berhentikan para pejabat Caritas Internasional

Nopember 24, 2022

Paus Fransiskus berhentikan para pejabat Caritas Internasional

Logo Caritas Internationalis. (Foto: Vatican news)

Paus Fransiskus memberhentikan sekretaris jenderal dan pejabat tinggi Caritas International lainnya, dan menunjuk administrator sementara untuk mengawasi  kebijakan manajemen dan mempersiapkan pemilihan pejabat baru pada Mei tahun depan.

Kardinal Luis Antonio Tagle, yang masa jabatan keduanya sebagai ketua Caritas International akan berakhir pada Mei tahun depan juga kehilangan posisinya, meskipun ia akan membantu administrator sementara dalam mempersiapkan masa depan dengan “menjaga hubungan khusus dengan Gereja-gereja lokal dan anggota organisasi itu,” demikian menurut keputusan kepausan yang diterbitkan pada 22 November.

Caritas International adalah sebuah organisasi yang memayungi 162 badan amal resmi Katolik yang bekerja di lebih dari 200 negara, termasuk Catholic Relief Services dan Catholic Charities USA dari Konferensi Waligereja Amerika Serikat, Development and Peace dari Konferensi Waligereja Kanada dan Catholic Agency for Overseas Development dari Konferensi Waligereja Inggris dan Wales.

Paus Fransiskus telah menunjuk Pier Francesco Pinelli, seorang konsultan manajemen bisnis untuk mengawasi kantor sekretariat jenderal yang berbasis di Vatikan itu.

Dalam pernyataannya yang juga dirilis pada 22 November, Dikasteri untuk Mempromosikan Pembangunan Manusia Integral yang memiliki beberapa tanggung jawab pengawasan untuk Caritas International, mengatakan penangguhan para pejabat “tidak berdampak pada karya anggota organisasi, pelayanan amal dan solidaritas yang mereka berikan di seluruh dunia; sebaliknya, ia  akan memperkuat pelayanan tersebut.”

Awal tahun ini, kata pernyataan itu, dikasteri itu “meminta peninjauan lingkungan kerja Sekretariat Jenderal Caritas International dan keselarasannya dengan nilai-nilai Katolik tentang martabat manusia dan rasa hormat kepada setiap orang.”

Pinelli dan dua psikolog melakukan peninjauan, termasuk mewawancarai para karyawan saat ini dan sebelumnya, kata dikasteri itu.

“Tidak ada bukti yang muncul dari kesalahan manajemen  keuangan, tetapi tema dan area penting lainnya untuk perhatian mendesak muncul dari kerja tim,” kata pernyataan itu.

“Kekurangan nyata dicatat dalam manajemen dan prosedur, yang secara serius merugikan semangat tim dan moral staf.”

Dekrit  paus dikeluarkan saat sekitar 100 perwakilan Caritas dari seluruh dunia mengadakan pertemuan dua hari di Roma “merefleksikan bagaimana memperkuat kepemimpinan lokal dalam konfederasi itu dan meningkatkan kerja sama persaudaraan di kalangan anggota organisasi itu.”

Menurut Vatican News, Kardinal Tagle membacakan dekrit kepausan kepada majelis, meskipun mengakui berita tersebut dapat membuat marah atau membingungkan beberapa orang, dia mengatakan mereka harus diyakinkan karena mengetahui hal itu terjadi setelah “kajian yang cermat dan independen terhadap lingkungan kerja sekretariat itu.”

Dekrit  kepausan, katanya, adalah “panggilan untuk berjalan dengan rendah hati bersama Tuhan” dan terbuka untuk proses lanjutannya, termasuk mengakui kekurangan.

Aloysius John, sekretaris jenderal sejak 2019 tidak hadir dalam pertemuan tersebut, lapor Vatikan News.

John, warga negara Prancis yang lahir di India, pernah menjadi kepala bagian organisasi itu untuk pengembangan kelembagaan dan peningkatan kapasitas sebelum terpilih sebagai sekretaris jenderal.

Kardinal Michael Czerny, Prefek Dikasteri untuk Mempromosikan Pembangunan Manusia Integral, dan Pinelli, administrator baru, hadir dalam pertemuan itu, lapor Vatican News.

Paus Fransiskus, dalam keputusanya, mengatakan Caritas International membantu dia dan para uskup “dalam menjalankan pelayanan mereka kepada orang yang termiskin dan paling membutuhkan, berpartisipasi dalam pengelolaan darurat kemanusiaan dan bekerja sama dalam penyebaran amal dan keadilan di dunia dalam terang Injil dan ajaran Gereja Katolik.”

“Untuk meningkatkan pemenuhan misi ini,” kata paus, “tampaknya perlu merevisi” peraturan yang mengatur Caritas International.

Pinelli mengatakan kepada Vatican News bahwa harapannya adalah “memulai proses rekonsiliasi dan perbaikan yang dapat menghasilkan buah dalam jangka panjang demi  organisasi ini.”

Sumber: Pope suspends Caritas Internationalis officers

 

Jangan lewatkan

Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini

Podcasts
Donation
© UCAN Indonesia 2022. | Kontak | Tentang | Syarat dan Ketentuan | Privasi