UCAN China ucanews.com
UCAN Indonesia

Paus Fransiskus: Mendengarkan mereka yang terpinggirkan memperkaya Gereja

April 27, 2023

Paus Fransiskus: Mendengarkan mereka yang terpinggirkan memperkaya Gereja

Paus Fransiskus melambaikan tangan saat tiba untuk audiensi umum mingguannya di Lapangan Santo Petrus di Vatikan, pada 26 April. (Foto: AFP)

Kehidupan dan pelayanan Gereja Katolik diperkaya dengan mendengarkan semua orang, terutama mereka yang sering dikucilkan oleh masyarakat, dan juga memasukkan pengalaman dan perspektif mereka, kata Paus Fransiskus.

“Gereja itu seperti permadani yang kaya, terdiri dari banyak benang individu yang berasal dari berbagai bangsa, bahasa dan budaya, namun dijalin menjadi satu kesatuan oleh Roh Kudus,” katanya kepada delegasi dari Catholic Extension.

Paus menyapa delegasi tersebut selama audiensi di Vatikan pada 26 April.

Kelompok tersebut termasuk: Kardinal Blase J. Cupich, uskup agung Chicago, kanselir dewan gubernur organisasi tersebut; Uskup Emeritus Gerald F. Kicanas dari Tucson, wakil rektor; dan Suster Norma Pimentel, seorang anggota Misionaris Yesus, yang menerima Penghargaan “Spirit of Francis” dari Catholic Extension tahun ini atas pelayanannya memberikan perhatian kepada ratusan ribu orang di perbatasan AS-Meksiko.

“Saya mengucapkan selamat kepada Suster Norma Pimentel,” kata paus, “atas pelayanannya kepada banyak pria, wanita, dan anak-anak yang tiba di perbatasan selatan Amerika Serikat.”

Berbicara singkat dalam bahasa Spanyol, paus mengatakan perbatasan itu adalah “caliente caliente,” yaitu sarang aktivitas dengan begitu banyak orang “mencari masa depan yang lebih baik.”

Dia berterima kasih kepada Catholic Extension, yang memiliki delegasi di Roma 23-28 April, atas pekerjaannya “memberikan bantuan kepada keuskupan misionaris, khususnya di Amerika Serikat, dan dalam merawat kebutuhan orang miskin dan paling rentan,” terutama di Puerto Rico “menyusul berbagai badai dan gempa bumi yang membawa kehancuran  ke pulau itu dalam beberapa tahun terakhir.”

Bersuara bagi yang tak bersuara

“Dengan memberikan suara kepada mereka yang seringkali tidak bersuara,” katanya kepada delegasi, “Anda menjadi saksi atas martabat yang diberikan Tuhan kepada setiap orang.”

Saat seluruh Gereja melakukan perjalanan bersama di jalan sinodalitas, kata paus, “mendengarkan dan memasukkan pengalaman dan perspektif semua orang, terutama mereka yang berada di pinggiran masyarakat, memperkaya kehidupan dan pelayanan Gereja.”

“Saya senang mengetahui kepedulian Anda untuk menempatkan mereka yang sering menjadi korban ‘budaya membuang’ saat ini di jantung kegiatan pastoral Gereja; dengan cara ini, suara mereka dapat didengar, dan semua dapat memperoleh manfaat,” katanya.

Paus Fransiskus mendorong mereka untuk melayani orang lain dengan “gaya Tuhan”, yaitu dengan kedekatan, kasih sayang dan kasih yang lembut sehingga “rahmat kasih Tuhan menjadi nyata, dan jalinan masyarakat diperkuat dan diperbarui.”

Sumber: Listening to those on margins enriches church, pope says

 

Jangan lewatkan

Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini

Podcasts
Donation
© UCAN Indonesia 2024. | Kontak | Tentang | Syarat dan Ketentuan | Privasi