UCAN China ucanews.com
UCAN Indonesia

Sebuah komite di China dibentuk untuk proses ‘sinisisasi’ agama Kristen

April 27, 2023

Sebuah komite di China dibentuk untuk proses ‘sinisisasi’ agama Kristen

Seorang putra altar membawa salib untuk memulai Misa Malam Natal di sebuah Gereja Katolik di Beijing pada 24 Desember 2014. (Foto: FRED DUFOUR/AFP/Getty Images)

Lemba-lembaga Kristen yang direstui negara di Kota Qingdao, China timur telah membentuk komite khusus untuk mempromosikan ‘sinisasi’ agama Kristen agar sejalan dengan prinsip-prinsip sosialis Partai Komunis China, demikian laporan sebuah kelompok hak asasi manusia.

Asosiasi Patriotik Kristen di Provinsi Shandong membentuk “Komite Khusus untuk Meningkatkan Sinisasi Agama Kristen,” yang pertama di negara yang dikuasai komunis itu pada Maret, lapor ChinaAid pada 25 April.

Sekitar 30 orang termasuk para pemimpin pelayanan pastoral Kristen, umat awam, cendekiawan, pakar, dan pejabat komunis dari Qingdao menghadiri peresmian komite itu pada 16 Maret, menurut situs Kristen Qingdao.

ChinaAid melaporkan komite tersebut dibentuk setelah PKC merumuskan rencana lima tahun untuk sinisasi mengikuti usulan yang dibuat oleh Presiden Xi Jinping tahun 2015.

Xi mendesak kelompok-kelompok agama yang dikelola negara untuk membimbing agama agar beradaptasi dengan masyarakat sosialis dengan mengembangkan agama-agama  dalam konteks China.

Dia mengulangi usulannya selama Konferensi Nasional Urusan Agama tahun 2021 dan Kongres Nasional Partai Komunis ke-20 tahun 2022.

Xi meminta pejabat partai untuk “sepenuhnya dan dengan setia menerapkan kebijakan PKC tentang kebebasan berkeyakinan,” dan menambahkan kelompok-kelompok agama harus “mengikuti arah pengembangan agama dalam konteks China dan secara aktif membimbing agama-agama untuk beradaptasi dengan masyarakat sosialis.”

Proposalnya mencakup langkah-langkah khusus untuk melaksanakan pendidikan patriotik di kalangan agama-agama dan memperkuat ideologi umat beragama dengan penekanan pada “menumbuhkan umat beragama agar memahami pandangan Marxis tentang agama.”

Dalam beberapa tahun terakhir, PKC secara agresif mempromosikan sinisasi agama di seluruh negeri itu. Misalnya, para pejabat komunis di berbagai provinsi telah memperkenalkan dan menerapkan “Kursus Pelatihan Sinisasi Agama Kristen” untuk semua Gereja yang dikendalikan pemerintah di China Daratan.

Dalam pengertian terminologisnya, sinisasi agama mengacu pada pempribumian keyakinan, praktik, dan ritual keagamaan dalam budaya dan masyarakat China, menurut Gerakan Lausanne.

Namun, sinisasi yang dipromosikan oleh PKC adalah ideologi politik yang bertujuan memaksakan aturan ketat pada masyarakat dan institusi berdasarkan nilai-nilai inti sosialisme, otonomi dan mendukung kepemimpinan PKC.

Sinisasi adalah salah satu dari beberapa kebijakan represif yang digunakan rezim komunis untuk secara ketat mengontrol dan memantau kelompok agama.

Selain itu, China memiliki tujuh badan yang dikelola negara untuk mengawasi lima agama yang diakui – Buddha, Taoisme, Islam, Katolik, dan Protestan, serta memastikan agama-agama mematuhi kebijakan dan peraturan negara.

Tujuan mendasar dari sinisasi agama Kristen adalah mengubah dan mengasingkan agama Kristen, lapor ChinaAid.

Sumber: Panel in China to advance christianity sinicization

 

Jangan lewatkan

Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini

Podcasts
Donation
© UCAN Indonesia 2024. | Kontak | Tentang | Syarat dan Ketentuan | Privasi