UCAN China ucanews.com
UCAN Indonesia

ASIA PEKAN INI: Bertemu presiden, pemimpin Gereja di India bicarakan serangan yang meningkat terhadap orang Kristen

April 30, 2023

ASIA PEKAN INI: Bertemu presiden, pemimpin Gereja di India bicarakan serangan yang meningkat terhadap orang Kristen

Uskup Agung Anil Thomas Couto dari Delhi mempersembahkan sebuah patung kepada Modi ketika dia mengunjungi Katedral Hati Kudus New Delhi pada 9 April, Minggu Paskah (Foto: PIB)

Setiap akhir pekan, UCA News merangkum berita-berita utama terkait Gereja Katolik dari seluruh wilayah di Asia. Berikut adalah berita-berita utama selama pekan ini.

INDIA: Modi beri tanggapan positif untuk menyambut kunjungan paus ke India

Para pemimpin Gereja di Negara Bagian Kerala bertemu dengan Perdana Menteri India Narendra Modi pada Senin dan memberi tahu dia tentang berbagai keprihatinan komunitas Kristen, selain kemungkinan kunjungan kepausan ke India.

Kardinal George Alencherry, kepala Gereja Siro-Malabar ritus Timur yang berbasis di Kerala mengatakan delegasi tersebut membahas masalah kekerasan yang meningkat terhadap orang Kristen dan kuota reservasi untuk orang Kristen Dalit dengan Modi.

Pertemuan tersebut dilakukan di tengah tuduhan bahwa sejak Partai Bharatiya Janata pro-Hindu berkuasa tahun 2014, negara-negara bagian yang dipimpin oleh partai tersebut telah mengalami peningkatan serangan terhadap umat Kristen. Modi dituduh diam atas kekerasan terhadap minoritas Muslim dan Kristen.

Delegasi Gereja dilaporkan memberi tahu Modi tentang penderitaan umat Kristen Dalit yang tidak mendapatkan manfaat sosial dari pemerintah serta perjuangan para petani dan nelayan.

Orang Kristen merupakan 2,3 persen dari 1,4 miliar penduduk India; tetapi di Kerala, mereka berjumlah 18 persen dari sekitar 33 juta orang.

 

PAKISTAN: Komunitas Kristiani kecam sensus yang ‘salah’ di Pakistan

Para pemimpin Kristen di Pakistan mengecam sensus nasional yang sedang berlangsung atas serangkaian ketidakberesan termasuk jumlah anggota kelompok minoritas yang kurang, kuesioner yang salah, dan taktik penundaan oleh lembaga pemerintah.

Biro Statistik Pakistan yang dikelola negara awalnya berencana mengadakan sensus Maret. Namun, diperpanjang.

Sesuai data agensi, populasi negara saat ini mencapai 235 juta yang tidak mengungkapkan data populasi minoritas. Majid Abel, sekretaris eksekutif Gereja Presbiterian Pakistan menuduh badan tersebut melibatkan staf yang tidak memadai dan tidak terlatih dalam proses sensus yang menyebabkan penghitungan yang kurang.

Seorang aktivis Kristen memantau tim sensus di Amato Colony of Sahiwal, Provinsi Punjab, Pakistan pada 11 Maret. (Foto disediakan)

Pusat Keadilan Sosial dan Komisi Rakyat untuk Hak-Hak Minoritas yang berbasis di Lahore menyelenggarakan konferensi pers minggu lalu di mana diduga pencacah sensus digital pertama kali telah menggunakan kuesioner kertas yang tidak lengkap dan berbeda alih-alih perangkat genggam untuk mengumpulkan data rumah tangga.

Setidaknya satu dari tiga kuesioner tidak memiliki kolom agama, penyandang disabilitas dan transgender.

 

MYNAMAR: Junta serang rumah sakit saat mantan ketua PBB mengakhiri kunjungan ke Myanmar

Militer Myanmar membom dan menghancurkan sebuah rumah sakit di Negara Bagian Shan selatan tak lama setelah mantan ketua PBB, Ban Ki-moon, mengakhiri kunjungan empat harinya ke negara itu dan menyerukan diakhirinya kekerasan. Serangan udara militer di rumah sakit di kota Pekhon melukai beberapa warga sipil dan memaksa banyak orang melarikan diri ke kamp pengungsi terdekat.

Ban Ki-moon mengunjungi negara yang dilanda konflik atas nama ‘The Elders’, sekelompok negarawan senior dari seluruh dunia yang terlibat dalam prakarsa perdamaian dan hak asasi manusia.

Foto selebaran yang diambil pada 24 April dan dirilis oleh Tim Informasi Militer Myanmar ini menunjukkan panglima militer Myanmar Min Aung Hlaing (kanan) bertemu dengan mantan Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon di Naypyidaw. Mantan Sekjen PBB bertemu untuk melakukan pembicaraan dengan pejabat tinggi dari junta Myanmar pada 24 April saat konflik berdarah melanda negara itu. (Foto: AFP)

Serangan terbaru di Negara Bagian Shan terjadi di tengah pertempuran sengit militer dengan kelompok pemberontak di wilayah tersebut dalam beberapa bulan terakhir. Keuskupan Pekhon di Negara Bagian Shan dan Keuskupan Loikaw di Negara Bagian Kayah termasuk di antara daerah yang paling parah terkena dampak pertempuran antara tentara dan pemberontak.

Enam paroki di Keuskupan Pekhon telah ditinggalkan sementara beberapa gereja termasuk Katedral Hati Kudus telah berulang kali diserang. Minggu lalu, serangan udara militer menghancurkan aula doa desa di negara bagian Chin yang mayoritas Kristen.

 

CHINA: Sebuah komite di China dibentuk untuk proses ‘sinisisasi’ agama Kristen

Badan-badan Kristen yang direstui negara di Kota Qingdao, Provinsi Shandong, China telah membentuk komite khusus untuk mempromosikan ‘sinisasi’ agama Kristen sejalan dengan arahan Partai Komunis China.

ChinaAid melaporkan pada Selasa bahwa organisasi patriotik Kristen China di kota itu membentuk “Komite Khusus untuk Memajukan Sinisasi Kekristenan” yang baru, yang pertama di negara yang dikuasai komunis itu.

Komite tersebut dibentuk setelah Partai Komunis merumuskan rencana lima tahun yang didedikasikan untuk sinisasi menyusul proposal yang dibuat oleh Presiden Xi Jinping pada 2015.

Seorang pemuda China menghadiri Misa Malam Natal di sebuah Gereja Katolik di Beijing pada 24 Desember 2014. (Foto: FRED DUFOUR/AFP/Getty Images)

Xi mendesak kelompok agama yang dikelola negara untuk membimbing agama agar beradaptasi dengan masyarakat sosialis dengan mengembangkan agama dalam konteks China. Dalam beberapa tahun terakhir, rezim Komunis secara agresif mempromosikan sinisasi agama di seluruh negeri.

Pejabat komunis di berbagai provinsi telah memperkenalkan “Kursus Pelatihan Sinisasi Kekristenan” untuk seluruh Gereja yang dikendalikan pemerintah di China Daratan.

Sinicization adalah ideologi politik yang bertujuan memaksakan aturan ketat pada masyarakat dan institusi berdasarkan nilai-nilai inti sosialisme, otonomi, dan mendukung kepemimpinan Partai Komunis.

 

KOREA SELATAN: Umat Katolik Korea tolak bandara baru di Jeju

Umat Katolik Korea Selatan bergabung dalam Misa khusus berdoa untuk melestarikan Pulau Jeju yang kritis secara ekologis, yang menurut mereka akan rusak jika bandara baru dibangun sesuai rencana. Komite Lingkungan Keuskupan Jeju dan Kementerian Lingkungan Keuskupan Incheon bersama-sama mengadakan Misa di Jeju Minggu lalu.

Setelah Misa, kelompok Gereja mengeluarkan pernyataan bersama untuk menyatakan keprihatinan serius tentang rencana bandara kedua di pulau itu. Pernyataan itu mengatakan bandara baru akan menimbulkan bahaya bagi lingkungan, satwa liar, dan penduduk pulau yang miskin.

Imam Katolik mempersembahkan Misa di Pulau Jeju, Korea Selatan pada 23 April sebagai bagian dari protes terhadap bandara baru. (Foto: Keuskupan Jeju)

Jeju adalah pulau terbesar di Korea Selatan dan terkenal dengan keindahan alamnya, menjadikannya tujuan utama bagi wisatawan lokal dan mancanegara. Pulau ini memiliki beberapa situs alam yang diakui sebagai situs warisan dunia oleh UNESCO. Ini adalah rumah bagi sekitar 700.000 orang termasuk sekitar 80.000 umat Katolik.

Pulau ini sudah memiliki Bandara Internasional Jeju yang digunakan oleh rata-rata 26 juta orang setiap tahunnya. Pihak berwenang merencanakan bandara kedua, dengan alasan terbatasnya kapasitas bandara tua dengan satu landasan pacu yang dibangun tahun 1968.

 

SINGAPURA: Kelompok HAM desak penghapusan hukuman mati di Singapura

Meskipun ada seruan dari kelompok HAM untuk menghentikan eksekusi dan menghapus hukuman mati, Singapura menggantung seorang tahanan pada Rabu setelah dia dinyatakan bersalah atas konspirasi untuk menyelundupkan satu kilogram ganja.

Tangaraju Suppiah digantung karena menentang permohonan Kantor Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Singapura untuk “segera mempertimbangkan kembali” dan seruan taipan Inggris Richard Branson untuk menghentikannya.

Pusat keuangan Asia itu memiliki beberapa undang-undang anti-narkotika terberat di dunia dan menegaskan hukuman mati tetap menjadi pencegah yang efektif terhadap perdagangan manusia.

Leelavathy Suppiah (kiri), saudara perempuan terpidana pengedar narkoba Tangaraju Suppiah, yang dijadwalkan untuk dieksekusi, bereaksi selama konferensi pers di Singapura pada 23 April. (Foto: AFP)

Pria berusia 46 tahun itu dinyatakan bersalah tahun 2017 dan dijatuhi hukuman mati. Kelompok HAM seperti Human Rights Watch dan Amnesty International menuduh kasus dan persidangan itu salah dan tahanan tidak mendapatkan penasihat hukum yang memadai untuk mempertahankan posisinya.

Singapura melanjutkan eksekusi pada Maret 2022 setelah jeda lebih dari dua tahun. Hukum gantung terakhir adalah yang pertama di negara kota itu dalam enam bulan dan yang ke-12 sejak tahun lalu.

 

FILIPINA: Filipina jadikan gereja berusia 435 tahun sebagai ‘cagar budaya penting’

Museum Nasional Filipina mengakui Gereja Bunda Maria Penyembuh yang berusia 435 tahun, yang dikenal sebagai Gereja Katolik Malate, sebagai “cagar budaya penting” pada Sabtu lalu.

Pihak berwenang mengatakan Gereja di ibu kota Manila itu diakui karena peran sejarah dan budayanya. Gereja yang dikelola Columbans memainkan peran kunci dalam pembebasan Filipina dan tahun 1898 para biarawan Augustinian diam-diam mengizinkan kaum revolusioner untuk berlindung di menara tempat lonceng bergantungnya.

Gereja dan pejabat pemerintah terlihat pada 22 April di dekat menara tempat lonceng bergantung Paroki Bunda Maria Penyembuh bergaya barok berusia 435 tahun, lebih dikenal sebagai Gereja Malate, yang dinyatakan sebagai ‘properti budaya penting’ oleh Museum Nasional Filipina. (Foto: Jef Delamonte)

Sebagai gereja tertua, dibangun tahun 1588, gereja ini selamat dari invasi China tahun 1662, pendudukan Inggris tahun 1762, dan gempa dahsyat tahun 1863.

Gereja itu berisi gambar Bunda Maria Penyembuh yang berusia berabad-abad, yang dikirim ke Filipina tahun 1538 dari Spanyol oleh para misionaris Augustinian. Gereja itu adalah pusat ziarah yang populer karena orang percaya gambar Bunda Maria memiliki kekuatan ajaib untuk menyembuhkan penyakit.

 

INDONESIA: Sebuah keuskupan di Flores menuntut pemerintah hentikan biaya tiket tambahan

Keuskupan Ruteng di Flores, NTT, telah bergabung dengan masyarakat lokal dan operator pariwisata untuk menuntut penghentian kebijakan pemerintah “sepihak” tentang biaya tiket tambahan untuk Taman Nasional Komodo yang terkenal itu.

Dalam sebuah pernyataan pada Senin, keuskupan mengatakan kebijakan tiket baru itu “menghambat kemajuan pariwisata, membebani wisatawan dan operator pariwisata, serta menciptakan konflik sosial.”

Tuntutan itu terjadi di tengah protes dari masyarakat setempat dan operator tur terhadap kebijakan terbaru dari perusahaan milik negara PT Flobamor yang menjalankan layanan pariwisata di taman tersebut.

Pengunjung terlihat di pintu masuk Taman Nasional Komodoi, Provinsi Nusa Tenggara Timur tahun 2022. (Foto disediakan)

Sesuai kebijakan baru, wisatawan perlu membayar biaya tambahan untuk memiliki akses ke tempat-tempat tertentu di dalam taman. Hingga kini wisatawan diperbolehkan mengunjungi seluruh taman hanya dengan tiket masuk.

Tarif untuk setiap tempat bervariasi antara 24 dan 54 dolar AS untuk turis lokal dan hampir dua kali lipat dari jumlah itu untuk turis asing. Perusahaan itu mengeluarkan kebijakan baru setelah gagal menerapkan biaya masuk 250 dolar AS tahun lalu menyusul protes yang meluas.

 

BANGLADESH: Anggota keluarga pekerja garmen di Bangladesh tuntut keadilan

Anggota keluarga pekerja garmen yang tewas dan selamat bergabung dalam unjuk rasa di kota Savar dekat ibu kota Bangladesh, Dhaka, Senin untuk menuntut keadilan pada peringatan sepuluh tahun runtuhnya Rana Plaza.

Tragedi pada 24 April 2013, menewaskan lebih dari 1.130 pekerja dan melukai ribuan orang, dan kini dikenang sebagai salah satu bencana industri terburuk.

Pengunjuk rasa mengatakan jatuhnya korban jiwa bisa dicegah jika manajemen tidak memaksa pekerja untuk tetap bekerja meski retakan muncul di dinding gedung tujuh lantai itu sehari sebelumnya. Kecelakaan itu menyoroti ketergantungan industri mode global pada tenaga kerja di negara berkembang yang bekerja dalam kondisi berbahaya dan terkadang mematikan.

Dalam foto yang diambil pada 12 April 2023 ini, Safia Begum, ibu dari seorang pekerja garmen yang tewas dalam bencana runtuhnya gedung Rana Plaza, menangis saat wawancara di Dhaka. (Foto: AFP)

Sejak tragedi itu, merek fesyen global terpaksa membereskan kekacauan di industri garmen Bangladesh senilai 45 miliar dolar AS. Sejak tragedi itu, tidak ada kecelakaan besar yang dilaporkan di sektor ini.

Keluarga pekerja yang tewas dan penyintas menerima kompensasi, meskipun beberapa mengklaim jumlahnya tidak mencukupi. Pengadilan mendakwa 38 orang atas peran mereka dalam keruntuhan termasuk pemilik kompleks. Namun, persidangan terhambat oleh penundaan.

Sumber: Indian church leaders discuss rising attacks with PM Modi

 

Jangan lewatkan

Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini

Podcasts
Donation
© UCAN Indonesia 2024. | Kontak | Tentang | Syarat dan Ketentuan | Privasi