UCAN China ucanews.com
UCAN Indonesia

Paus: Perubahan cepat akan berdampak pada perubahan iklim

Juni 7, 2023

Paus: Perubahan cepat akan berdampak pada  perubahan iklim

Paus Fransiskus bertemu dengan para peserta Festival Hijau dan Biru. (Foto: Vatican Media)

Perubahan yang lebih cepat tentu saja akan berdampak pada budaya membuang saat ini dan menuju kepedulian yang lebih besar untuk kebaikan bersama dan diperlukan  memastikan kelayakan planet ini untuk generasi mendatang, kata Paus Fransiskus pada Hari Lingkungan Hidup Sedunia.

Paus meminta masyarakat “menjauh dari budaya membuang menuju budaya menghormati dan peduli; peduli terhadap ciptaan dan peduli terhadap sesama kita, apakah mereka dekat atau jauh dari kita, baik secara geografis maupun  segi waktu.

Bertemu di Vatikan pada 5 Juni dengan penyelenggara festival yang mendukung keberlanjutan dan menyatukan para aktivis, peneliti, seniman, dan pakar ilmiah di Roma dan Milan, Paus Fransiskus mengatakan bagaimana sains semakin menunjukkan bahwa tindakan yang diambil hari ini akan berdampak pada lingkungan bagi ribuan orang.

“Hal ini juga meningkatkan rasa tanggung jawab kita kepada Tuhan, yang telah mempercayakan kepada kita dengan pemeliharaan ciptaan, kepada sesama kita dan generasi mendatang,” katanya kepada kelompok penyelenggara “Green & Blue Festival: Earth For All” (Festival Hijau & Biru: Bumi Untuk Semua).

Hari Lingkungan Hidup Sedunia ditetapkan tahun 1972 dan diperingati setiap 5 Juni untuk meningkatkan kesadaran tentang menjaga lingkungan hidup.

Memerangi perubahan iklim, kata Paus Fransiskus, membutuhkan sikap tanggung jawab seseorang kepada mereka “yang paling sedikit berkontribusi” – yang paling miskin dan  rentan di dunia – dan mengembangkan rasa “kerjasama yang bertanggung jawab” di antara semua orang.

“Dunia kita sekarang benar-benar saling bergantung dan tidak dapat membiarkan dirinya terbagi menjadi blok-blok negara yang mempromosikan kepentingan mereka sendiri dengan cara yang terisolasi atau tidak berkelanjutan,” kata paus.

“Musuh sebenarnya”, kata paus, “adalah perilaku tidak bertanggung jawab yang memiliki konsekuensi besar bagi setiap aspek kehidupan pria dan wanita hari ini dan esok.”

Paus mengatakan bahwa mengubah model konsumsi dan produksi saat ini adalah “tantangan besar dan tuntutan” yang mungkin dihadapi.

Dia mencontohkan upaya di Vatikan di mana negara kota kecil itu berusaha untuk menghilangkan penjualan barang-barang plastik sekali pakai di wilayahnya.

“Ini adalah langkah-langkah, langkah nyata yang harus kita teruskan,” kata paus.

Usai pertemuan, Paus Fransiskus membantu penyelenggara mengangkat spanduk bertuliskan “Loss and Damage. Finance Now,” referensi dana yang disepakati pada konferensi iklim PBB COP27 tahun 2022 setelah tekanan puluhan tahun dari negara-negara berkembang yang rentan.

Dana tersebut akan membantu  negara-negara yang paling rentan dan terkena dampak  perubahan iklim.

Sumber: Pope for quick change of course to beat climate change

 

Jangan lewatkan

Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini

Podcasts
Donation
© UCAN Indonesia 2024. | Kontak | Tentang | Syarat dan Ketentuan | Privasi