UCAN China ucanews.com
UCAN Indonesia

Uskup Agung Ende meninggal dunia di Jakarta

Nopember 20, 2023

Uskup Agung Ende meninggal dunia di Jakarta

Mendiang Uskup Agung Ende Mgr. Vincentius Sensi Potokota. Ia meninggal dunia pada 19 November 2023. (Foto tersedia)

 

Umat Katolik Keuskupan Agung Ende berduka karena uskup agung mereka, Mgr. Vincentius Sensi Potokota tutup usia, pada 19 November 2023 di Jakarta. Ia berusia 72 tahun.

Uskup Agung Sensi menghembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Carolus Jakarta setelah ia dirawat beberapa hari karena sakit.

Kabar duka ini disampaikan Vikjen Keuskupan Agung Ende Romo Yosef Daslan Moang Kabu beberapa jam setelah wafatnya uskup agung tersebut.

“Selamat malam para imam dan segenap umat Keuskupan Agung Ende terkasih. Dalam rasa duka yang mendalam kami menyampaikan kabar dukacita bahwa Bapak Uskup kita, Mgr. Vincentius Sensi Potokota Pr telah berpulang ke Rumah Bapa,” kata Romo Daslan.

Romo Daslan menjelaskan bahwa Uskup Agung Sensi meninggal dunia pada Minggu, 19 November 2023, pukul 18.21 WIB.

“Hal-hal lain berkaitan dengan peristiwa dukacita ini akan disampaikan secara resmi oleh pihak Keuskupan Agung Ende,” ujar Romo Daslan.

Tak sedikit pihak yang menyampaikan kesedihan dan belasungkawa atas berpulangnya Uskup Agung Sensi.

Para alumni Seminari Tinggi St. Petrus Ritapiret, Maumere, Flores, NTT, yang terdiri dari para imam dan awam, melalui whatsupgroup alumni menyatakan kesedihan yang mendalam atas wafatnya Uskup Agung Sensi.

Romanus Muda, seorang awam Katolik di Jakarta mengungkapkan kesedihannya. “Saya pribadi seperti tersayat luka yang dalam.”

“Secara personal saya terbentuk oleh karakter dan kepribadiannya yang cerdas, tenang dan bijaksana. Itu tidak bisa dipungkiri,” tulis Romanus di WAG Alumni Ritapiret.

Romo Leonardus Mali, imam diosesan Keuskupan Agung Kupang, NTT, juga mengungkapkan kesedihan atas meninggalnya uskup agung itu.

“Sedih memang rasanya namun Tuhan berkehendak lain,” di WAG Alumni Ritapiret, seraya menambahkan “semoga jiwanya Mgr. Sensi beristirahat dalam damai di surga.”

Kesedihan yang sama juga diungkapkan umat Katolik dari keuskupan agung tersebut dan juga umat Katolik dari seluruh Indonesia melalui Facebook.

“RIP, Selamat jalan menuju Rumah Allah Bapa di Surga Mgr. Vincentius. Semoga bahagia dan hidup kekal abadi Bersama orang-orang kudus di surga,” tulis Yohanes Marjuni, awam Katolik dari Mataram, NTB, Keuskupan Denpasar.

Konfernsi Waligereja Indonesia (KWI) mengumumkan bahwa Pada 19 November jenazahnya disemayamkan di RS Carolus, dan Senin, 20 November jenazahnya dibawa ke Katedral Santa Perawan Maria Diangkat ke Surga Jakarta, dan disemayamkan di sana. Pada malam hari akan diadakan Misa Requiem.

Pada 21 November pagi  jenazahnya diberangkatkan ke Ende dan akan disemayamkan di Katedral Kristus Raja di  Ende. Tanggal pemakamannya belum ditentukan.

Tentang Uskup Agung Sensi

Pastor Sensi terpilih menjadi uskup untuk Keuskupan Maumere pada 14 Desember 2005 bersamaan dengan pendirian Keuskupan Maumere, sebagai pemekaran dari Keuskupan Agung Ende.

Ia menerima tahbisan uskup pada 23 April 2006, dengan Penahbis Utama Uskup Agung Jakarta saat itu, Kardinal Julius Darmaatmadja SJ.

Prelatus itu  kemudian terpilih sebagai Uskup Agung Ende pada 14 April 2007, karena Uskup Agung Ende Mgr. Longinus da Cunha meninggal dunia.

Ia lahir pada 11 Juli 1951 di Saga, Detusoko, Ende, NTT.

Ia ditahbiskan menjadi imam diosesan Keuskupan Agung Ende pada 11 Mei 1980.

Uskup Agung Sensi pernah menjabat sebagai Ketua Komisi Kerasulan Awam Konferensi Waligereja Indonesia (2015-2021).

Ketika Uskup Agung Sensi wafat, umat Katolik keuskupan agung itu juga masih berduka atas wafatnya Pastor Yosef Seran SVD, mantan vikjen Keuskupan Agung Ende pada 18 November di Ende.***

 

Jangan lewatkan

Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini

Podcasts
Donation
© UCAN Indonesia 2024. | Kontak | Tentang | Syarat dan Ketentuan | Privasi