UCAN China ucanews.com
UCAN Indonesia

Pembangunan ‘Pusat Katolik’ dimulai di Singapura

Desember 1, 2023

Pembangunan ‘Pusat Katolik’ dimulai di Singapura

Foto yang diambil pada 14 Februari 2017 ini menunjukkan orang-orang menunggu di luar Katedral Gembala Baik Katolik Roma. (Foto: AFP via Getty Images)

 

Keuskupan Agung Singapura telah mulai membangun Pusat Katolik, yang menurut Kardinal William Goh, uskup agung negara kota tersebut akan berfungsi sebagai “oasis rohani” bagi umat Katolik dan membantu Gereja untuk menjangkau lebih luas.

Kardinal Goh, bersama para imam dan ketua organisasi keuskupan agung itu, memimpin upacara peletakan batu pertama gedung tersebut pada 28 November, lapor Radio Veritas Asia (RVA).

Keuskupan Agung Singapura telah berupaya membangun gereja yang lebih bersemangat, menginjili, dan misioner, kata Kardinal Goh.

Keuskupan agung itu saat ini tidak memiliki gedung yang cukup besar untuk menyelenggarakan program-program Katolik dalam skala besar, dan pembangunan gedung seperti itu sudah lama tertunda, kata sumber-sumber Gereja.

Gedung ini direncanakan akan menampung organisasi-organisasi besar keuskupan agung itu, sebuah pusat konvensi dengan fasilitas retret, rumah bagi para imam lansia, dan banyak lagi untuk kebutuhan jangka panjang Gereja.

“Di luar infrastruktur fisik, Pusat Katolik tersebut dapat mewujudkan persekutuan yang lebih mendalam. Fasilitas dan kantor organisasi yang berlokasi di sana akan memungkinkan kolaborasi” di antara mereka,” kata Kardinal Goh.

Keuskupan Agung Singapura telah memutuskan untuk melestarikan warisan dan sejarah situs saat ini, yang memiliki bangunan yang diidentifikasi untuk konservasi.

Salah satu bangunan tersebut direncanakan menjadi pusat warisan budaya untuk menunjukkan 200 tahun Gereja Katolik di kota tersebut kepada masyarakat luas, dan juga anak cucu, lapor RVA.

Singapura adalah negara multi-etnis dan multi-agama dengan populasi sekitar 5,7 juta orang. Etnis China sebagian besar beragama Buddha, sedangkan sebagian besar etnis Melayu beragama Islam.

Umat Kristen berjumlah sekitar 15 persen dari populasi Singapura. Keuskupan Agung Singapura mencakup seluruh negara kota itu dan memiliki sekitar 360.000 umat Katolik di 32 paroki.

St. Laurent Marie Joseph Imbert (1796-1839), seorang imam Katolik Prancis dari Serikat Misi Asing Paris (MEP) dipuji karena membawa iman Katolik ke Singapura. Ia tiba di Singapura pada 11 Desember 1821.

Ia meninggal sebagai martir di Korea pada 21 September 1839, dan dikanonisasi oleh Paus Johanes Paulus II di Seoul pada 6 Mei 1984.

Keuskupan Agung Singapura merayakan 200 tahun Katolik tahun 2021.

Sumber: Construction of catholic hub begins in Singapore

 

Jangan lewatkan

Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini

Podcasts
Donation
© UCAN Indonesia 2024. | Kontak | Tentang | Syarat dan Ketentuan | Privasi