UCAN China ucanews.com
UCAN Indonesia

Uskup agung tolak penahbisan diakon menjadi imam di Gereja Ritus Timur India

Desember 1, 2023

Uskup agung tolak penahbisan diakon menjadi imam di Gereja Ritus Timur India

Para imam dan umat awam di Keuskupan Agung Ernakulam-Angamaly bertekad untuk melanjutkan Misa tradisional mereka di mana imam menghadap umat seperti yang telah mereka lakukan sejak tahun 1970. (Foto: AFP)

 

Perselisihan liturgi di Gereja Siro-Malabar ritus Timur di India telah berubah menjadi serius karena administrator apostolik sebuah keuskupan agung yang ditunjuk Vatikan menolak untuk menahbiskan diakon untuk menjadi imam kecuali mereka berjanji untuk merayakan Misa yang setujui sinode.

“Saya tidak tahu harus berkata apa kecuali saya kecewa,” kata salah satu diakon.

Keputusan Uskup Agung Andrews Thazhath, administrator apostolik Keuskupan Agung Ernakulam-Angamaly di India selatan, telah menempatkan delapan diakon keuskupan agung itu dalam situasi genting, kata diakon tersebut, yang tidak ingin disebutkan namanya.

“Kita berada di antara iblis dan laut dalam,” katanya kepada UCA News.

Uskup Agung Thazhath, dalam sebuah surat, mengatakan para diakon “dapat diizinkan untuk ditahbiskan menjadi imam hanya jika mereka berjanji” bahwa mereka akan “merayakan Misa sesuai dengan keputusan sinode mengenai cara Misa yang seragam.”

“Jika kami memberikan janji tertulis seperti itu, kami dapat ditahbiskan menjadi imam. Namun hal itu tidak akan membantu kami merayakan Misa di paroki-paroki keuskupan agung kami karena umat menentang cara Misa seragam yang disetujui sinode,” kata diakon itu.

Masalah ini diakibatkan oleh perselisihan liturgi yang telah berlangsung selama lima dekade di Gereja Timur dengan 5 juta pengikut dan 35 keuskupan di India dan luar negeri.

Sinode, badan pengambil keputusan tertinggi Gereja, memutuskan pada Agustus 2021 bahwa para imam di 34 keuskupannya merayakan Misa dengan cara yang seragam untuk membantu persatuan dalam Gereja tersebut.

Ia ingin para selebran menghadap altar selama doa Syukur Agung dan menghadap umat pada bagian awal dan penutup.

Kecuali para imam di Keuskupan Agung Ernakulam-Angamaly, keuskupan-keuskupan lain telah mengadopsi cara Misa yang seragam. Namun, para imam dan umat awam di keuskupan agung tersebut menegaskas untuk melanjutkan bentuk Misa mereka, di mana imam menghadap umat sepanjang Misa.

Mereka mengatakan bahwa hal itu sudah menjadi praktik mereka sejak tahun 1970 dan tidak akan diubah.

Uskup Agung Thazhath, yang juga ketua Konferensi Waligereja India, mengatakan keputusannya mengenai penahbisan imam mengikuti “arahan Takhta Suci, dengan latar belakang situasi khusus di Keuskupan Agung Ernakulam-Angamaly.”

Surat tertanggal 23 November itu ditujukan kepada kuria keuskupan agung, diakon, uskup pentahbisan, dan pemimpin utama kongregasi religius dengan diakon dari keuskupan agung.

Pastor Kuriakose Mundadan, sekretaris dewan presbiteri di keuskupan agung itu, tidak setuju dengan administrator apostolik karena menyarankan kondisi yang sewenang-wenang.
“Ini adalah tawar-menawar yang rendah,” kata Pastor Mundadan.

“Ini bukan hanya tidak manusiawi tetapi juga melanggar hak asasi manusia,” kata Pastor Mundadan kepada UCA News pada 30 November.

Uskup Agung Thazhath, 71, diangkat menjadi administrator apostolik pada 30 Juli 2022, dengan mandat khusus untuk menyelesaikan perselisihan liturgi.

Namun, tindakannya telah “memperdalam krisis,” kata para imam dan pemimpin awam yang menuntut pemecatannya.

“Kami tidak akan menyerah pada tekanan seperti itu,” kata Riju Kanjookaran, juru bicara Gerakan Transparansi Keuskupan Agung, yang menginginkan Misa tradisional.

“Tak satu pun dari taktik ini akan mempengaruhi keputusan kami untuk melanjutkan Misa tradisional kami,” katanya.

Tokoh awam itu mengatakan umat beriman akan memprotes Uskup Agung Thazhath di delapan paroki diakon pada 3 Desember dan akan membakar suratnya sebagai “janji dukungan kami bagi diakon yang diperangi.”

Protes yang sedang berlangsung telah mengakibatkan bentrokan, pembakaran patung, kasus polisi, mogok makan dan penutupan Basilika St. Maria di Keuskupan Agung Ernakulam-Angamaly.

Vatikan sebelumnya menunjuk Uskup Agung Slovakia Cyril Vasil untuk menyelesaikan perselisihan tersebut. Uskup Agung Vasil, yang tiba di Kerala pada 4 Agustus, kembali pada 23 Agustus tanpa kemajuan apa pun.

Sumber: Fresh row over deacon ordinations in india’s eastern rite church

 

Jangan lewatkan

Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini

Podcasts
Donation
© UCAN Indonesia 2024. | Kontak | Tentang | Syarat dan Ketentuan | Privasi