UCAN China ucanews.com
UCAN Indonesia

Umat Katolik di Vietnam akhiri tahun penuh harapan dan bersejarah

Januari 2, 2024

Umat Katolik di Vietnam akhiri tahun penuh harapan dan bersejarah

Sekitar 30.000 orang menghadiri Pesta Maria Diangkat ke Surga pada 8 Desember di Pusat Ziarah Bunda Maria Nui Cui di Provinsi Dong Nai. (Foto: giaophanxuanloc.net)

 

Umat Katolik di Vietnam mengharapkan lebih banyak kebebasan beragama di tahun ini setelah hubungan antara pemerintah dan Vatikan meningkat secara signifikan di tahun 2023.

Pastor Anthony Duong Quynh, vikjen Keuskupan Agung Hue, mengatakan umat Katolik di seluruh negara yang dikuasai komunis itu senang melihat terobosan signifikan dalam hubungan antara kedua belah pihak.

Pada Juli Vatikan dan pemerintah Vietnam mencapai kesepakatan yang telah lama dinantikan  yang akan mengizinkan perwakilan kepausan untuk tinggal di negara tersebut dan membuka kantor di sana untuk pertama kalinya sejak Perang Vietnam berakhir tahun 1975.

Pastor Quynh mengatakan kedua belah pihak semakin dekat untuk menjalin hubungan diplomatik resmi setelah Presiden Vietnam Vo Van Thuong bertemu dengan Paus Fransiskus dan Kardinal Pietro Parolin di Vatikan dan secara resmi mengundang paus untuk mengunjungi negara mereka.

Pada Maret, Kelompok Kerja Gabungan Vietnam-Takhta Suci bertemu di Vatikan dan melakukan “pertukaran pandangan yang luas dan mendalam” mengenai hubungan timbal balik, “termasuk isu-isu yang berkaitan dengan Gereja Katolik di Vietnam,” menurut pernyataan pers bersama setelah pertemuan.

Pernyataan itu mengatakan kedua belah pihak mengizinkan kebebasan Gereja dalam batas-batas hukum untuk menjalankan misinya demi kebaikan seluruh masyarakat.

Mereka juga sepakat bahwa umat Katolik di Vietnam akan terus menjalankan panggilan mereka untuk menjadi umat Katolik yang baik dan warga negara yang baik.

Pemerintah  juga menjalin hubungan dengan kelompok agama di Amerika Serikat (AS) untuk membangun  dukungan mereka.

Komite  Urusan Agama Vietnam melaporkan bahwa pada Oktober, delegasi Vietnam yang dipimpin oleh Wakil Menteri Dalam Negeri Vu Chien Thang mengunjungi dan membahas isu-isu terkait hak asasi manusia dan kebebasan beragama dengan pejabat pemerintah AS dan organisasi-organisasi Kristen termasuk World Evangelical Alliance.

Delegasi tersebut juga bertemu dengan Uskup Agung Gabriele Giordano Caccia, pengamat tetap Takhta Suci untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Thang dilaporkan meminta mereka untuk melobi Departemen Luar Negeri AS agar menghapus Vietnam dari “daftar pantauan khusus.”

Komite tersebut, yang mengontrol aktivitas semua kelompok agama di negara tersebut, mengatakan Vietnam mengizinkan sebanyak 55 sukarelawan dari Gereja Yesus Kristus  yang berbasis di AS untuk melakukan program amal di beberapa tempat di negara tersebut tahun 2023.

Asosiasi Penginjilan Billy Graham yang berbasis di AS menyelenggarakan acara keagamaan bersejarah termasuk kotbah, yang menarik 14.000 orang di Kota Ho Chi Minh pada Maret.

Pastor Ignatius Nguyen Quang Anh dari Paroki Loc Thuy di Provinsi Thua Thien Hue mengatakan pemerintah berusaha untuk lebih dekat dengan tujuh juta umat Katolik di negara itu, yang dipuji karena memberikan kontribusi besar dalam meningkatkan kehidupan material dan emosional orang-orang yang membutuhkan dan kelompok etnis di daerah terpencil.

Pastor Anh mengatakan Thuong menjadi presiden pertama yang mengunjungi kantor Konferensi Waligereja Vietnam pada Agustus setelah ia bertemu dengan Paus Fransiskus dan Kardinal Parolin di Vatikan.

Thuong juga mengunjungi Uskup Agung Hue Mgr. Joseph Nguyen Chi Linh dan memberikan ucapan selamat Natal yang hangat kepada umat Katolik setempat pada 14 Desember.

Imam berusia 76 tahun itu mengatakan bahwa dalam beberapa tahun terakhir pemerintah telah melonggarkan kebijakan keagamaannya dengan mengizinkan calon yang tidak terbatas masuk ke seminari dan ordo keagamaan, serta pembangunan fasilitas Gereja.

Keuskupan setempat diberi kesempatan untuk mengadakan acara keagamaan besar. Sekitar 20.000 orang muda dari 10 keuskupan di wilayah utara menghadiri pertemuan tahunan mereka di kompleks Gereja Ben Dong pada 19-20 November di Kota Hanoi.

Sekitar 30.000 umat Katolik menghadiri Pesta Santa Perawan Maria Diangkat ke Surga pada 8 Desember di Pusat Ziarah Bunda Maria Nui Cui di Provinsi Dong Nai.

Departemen Sumber Daya Alam dan Lingkungan Kota Ho Chi Minh memberikan sertifikat kepemilikan properti kepada 48 organisasi keagamaan termasuk paroki dan kongregasi religius  tahun 2023.

Pastor Anh mengatakan meskipun pemerintah masih melakukan intervensi dalam proses pencalonan uskup untuk keuskupan lokal oleh Vatikan, tahun 2023 pemerintah menyetujui tiga uskup baru – Uskup Peter Le Tan Loi, Uskup Peter Kieu Cong Tung, dan Uskup Joseph Huynh Van Sy untuk masing-masing keuskupan – Can Tho, Phat Diem, dan Nha Trang.

Vatikan juga mengangkat Uskup Louis Nguyen Anh Tuan, yang pernah menjabat sebagai administrator apostolik Ha Tinh, untuk menjadi uskup tetap di keuskupan di Vietnam utara tersebut, dan Uskup Da Nang Mgr. Joseph Dang Duc Ngan menjadi Uskup Agung Koajutor Hue.

Di antara 27 keuskupan di negara tersebut, Keuskupan Ban Me Thuot dan Keuskupan Da Nang masih kosong.

Beberapa umat Katolik mengaitkan peningkatan hubungan Vietnam-Takhta Suci dengan Uskup Agung Joseph Nguyen Nang, ketua Konferensi Waligereja Vietnam.

Pada Oktober prelatus itu  untuk pertama kalinya secara resmi mengundang Paus Fransiskus untuk mengunjungi umat Katolik setempat, yang nenek moyangnya menerima iman Katolik dari misionaris asing hampir 500 tahun lalu.

Uskup Agung Kota Ho Chi Minh berharap hubungan Vietnam-Vatikan akan bergerak ke tingkat yang lebih tinggi “sehingga kita mempunyai kesempatan untuk menyambut kunjungan paus ke kita suatu hari nanti.”

Dia mengatakan umat Katolik setempat “dengan sungguh-sungguh ingin berkumpul di sekitar Wakil Kristus yang menginspirasi kita untuk memperkuat persekutuan, partisipasi dan misi evangelisasi.”

Sumber: Vietnam Catholics conclude a historical year of hope

 

Jangan lewatkan

Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini

Podcasts
Donation
© UCAN Indonesia 2024. | Kontak | Tentang | Syarat dan Ketentuan | Privasi