UCAN China ucanews.com
UCAN Indonesia

Kardinal Hong Kong menyerukan persatuan Katolik-Anglikan yang lebih erat

Januari 31, 2024

Kardinal Hong Kong menyerukan persatuan Katolik-Anglikan yang lebih erat

Kardinal Stephen Chow Saau-yan, uskup Keuskupan Hong Kong membawakan homili di Katedral Canterbury sebagai bagian dari pertemuan puncak ekumenis ‘Growing Together’. (Foto: Neil Turner/Anglican News)

 

Kardinal Stephen Chow Sau-yan, uskup Keuskupan Hong Kong mendesak Gereja Katolik dan Gereja Anglikan untuk menunjukkan kesatuan yang lebih erat dalam misi individu dan kolektif mereka sambil menahan diri untuk tidak saling bersaing.

“Kita, umat Anglikan dan umat Katolik Roma, dipanggil untuk menjadi mitra Yesus, secara individu dan kolektif,” kata Kardinal Chow saat berpidato di pertemuan ekumenis di Katedral Canterbury di Inggris pada 28 Januari.

Kardinal Chow mengatakan kepada pertemuan tersebut bahwa semua orang dipanggil seperti dua belas rasul dan murid untuk tidak “membentuk kelompok yang bekerja untuk misi mereka sendiri atau bersaing satu sama lain.”

“Mereka [para rasul dan murid] dipanggil untuk menjadi sebuah majelis, sebuah komunitas, sebuah persekutuan, sebuah koinonia sinodal, berdoa dan membedakan, mengajar dan melayani misi Allah Tritunggal kita,” kata Kardinal Chow.

Homili Kardinal Chow pada Misa Kudus pada 28 Januari, merupakan bagian dari “Pekan Doa Sedunia untuk Persatuan Umat Kristiani,” yang diadakan di sela-sela pertemuan puncak ekumenis “Growing Together” pada 22-29 Januari, lapor Anglican Communion News Service (ACNS) pada 29 Januari.

Uskup Agung Justin Welby, kepala Gereja Inggris, memimpin Misa Kudus yang dirayakan di Katedral Canterbury bersama dengan anggota Gereja Katolik dan Gereja Anglikan.

Uskup Anthony Poggo, sekretaris jenderal Persekutuan Gereja Anglikan, Uskup Agung Donald Bolen dari Regina, Kanada, dan Uskup Anglikan David Hamid dari Eropa, salah satu ketua pertemuan puncak ekumenis, termasuk menghadiri Misa Kudus tersebut.

Gereja-gereja perlu melindungi anggotanya yang muda dan rentan, kata Kardinal Chow dalam homilinya, dan mengatakan bahwa melindungi anak-anak dan kelompok rentan adalah “tugas suci.”

“Saya ingat… rasa berterima kasih atas pesan Paus Fransiskus dan Uskup Agung Justin untuk berjalan dan tumbuh bersama dalam persekutuan dan misi kita,” kata Kardinal Chow.

Ia juga mendesak para pemimpin Gereja untuk tidak melupakan dan meninggalkan semua orang yang terputus dari Gereja dan dikesampingkan karena beberapa alasan.

“Tuhan tidak senang jika ada orang yang dirugikan, terutama mereka yang terpinggirkan dan terputus, termasuk mereka yang ada di Gereja-gereja kita,” tegas Kardinal Chow.

Paus Fransiskus dan Uskup Agung Welby bersama-sama menugaskan pertemuan puncak ekumenis bersama di Roma pada 25 Januari, lapor ACNS.

Kelompok uskup Katolik dan uskup Anglikan tersebut melakukan perjalanan dari Roma ke Canterbury di Inggris dan selama itu mereka mendapat kesempatan untuk mendengarkan dan belajar satu sama lain, kata laporan itu.

Para uskup merayakan kesamaan  dan mencoba memahami bagaimana tradisi iman dapat bekerja sama sebagai mitra dalam Injil.

Pada fase pertama pertemuan di Roma, para uskup berziarah ke tempat-tempat suci termasuk Gereja San Gregorio al Celio – tempat Paus Gregorius Agung mengirim Santo Agustinus ke Inggris tahun 597 untuk menjadi Uskup Agung Canterbury pertama.

Tahap kedua pertemuan ini berlangsung di Canterbury di mana para uskup berpartisipasi dalam diskusi mengenai urusan Gereja dan dunia.

Para uskup melakukan ziarah ke Katedral Canterbury dan mengunjungi Tempat Doa Santo Thomas Becket, mantan uskup agung yang dibunuh di katedral itu tahun 1170 di tengah perselisihan dengan Raja Henry II mengenai hak dan keistimewaan Gereja.

Becket (1119-11170) dikanonisasi oleh Paus Alexander III segera setelah kematiannya. Dia dihormati baik oleh Gereja Katolik maupun Gereja Anglikan.

Sumber: Hong Kong cardinal calls for greater Catholic-Anglican unity

 

Jangan lewatkan

Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini

Podcasts
Donation
© UCAN Indonesia 2024. | Kontak | Tentang | Syarat dan Ketentuan | Privasi