UCAN China ucanews.com
UCAN Indonesia

Uskup Agung Zalewski isyaratkan adanya hubungan diplomatik penuh dengan Vietnam

Pebruari 9, 2024

Uskup Agung Zalewski isyaratkan adanya hubungan diplomatik penuh dengan Vietnam

Uskup Agung Marek Zalewski menerima bunga dari para pejabat provinsi pada 5 Mei 2023. (Foto: giaophanthanhhoa.net)

 

Utusan pertama Vatikan untuk Vietnam telah mengisyaratkan kemungkinan hubungan diplomatik penuh di antara Takhta Suci dan negara komunis di Asia Tenggara itu.

“Suatu hari nanti, kami bisa menjalin hubungan diplomatik penuh dengan Vietnam. Ini akan menjadi pencapaian yang luar biasa,” kata Uskup Agung Marek Zalewski dalam sebuah wawancara pada 8 Februari.

Prelatus kelahiran Polandia itu diangkat oleh Paus Fransiskus pada 23 Desember tahun lalu sebagai perwakilan tetap kepausan, hampir setengah abad setelah Vietnam memutuskan hubungan dengan Vatikan setelah pengambilalihan kekuasaan oleh komunis tahun 1975.

“Sekarang saya memiliki tempat tinggal dan kantor saya di Hanoi. Hal ini tidak hanya memberi saya kegembiraan tetapi juga harapan untuk masa depan yang lebih baik bagi kantor saya di sini yang bekerja dengan para uskup Katolik demi kebaikan Gereja di Vietnam,” kata Uskup Agung Marek Zalewski dalam wawancara yang dipublikasikan pada 8 Februari di situs web Konferensi Waligereja Vietnam.

Uskup Agung Zalewski mengatakan dia sekarang bisa “bekerja dengan para uskup demi kebaikan Gereja di Vietnam.”

Ia tinggal di sebuah hotel di ibu kota hingga kediaman resminya diselesaikan oleh pemerintah.

“Ini adalah pencapaian bersejarah yang sangat besar. Hal ini dimungkinkan karena kami berkomitmen untuk menjadi warga negara yang baik dan umat Katolik yang baik,” kata uskup agung berusia 61 tahun itu dalam wawancara.

Uskup Agung Zalewski mengatakan dia disebut sebagai perwakilan kepausan karena pemerintah komunis dan Vatikan tidak memiliki hubungan diplomatik.

“Inilah alasan saya berada di sini, bukan sebagai diplomat tanpa kekebalan dan hak istimewa. Tapi kantor tetap saya di Hanoi jadi praktis saya bekerja dan saya dianggap sebagai Duta Besar Vatikan (Nunsio),” ujarnya.

“Kami mencapai tingkat ini yang tidak mungkin dicapai 10 tahun lalu,” kata Uskup Agung Zalewski yang menjabat sebagai nunsio untuk Singapura tahun 2018.

Dia mengatakan penunjukannya hanya akan meningkatkan hubungan antara Vietnam dan Vatikan, yang dimulai setelah mereka menjalin kontak resmi 12 tahun lalu.

Ia bekerja dengan kelompok kerja gabungan Vatikan-Vietnam tahun 2010 yang berujung pada penunjukan Uskup Agung  Leopoldo Girelli asal Polandia sebagai wakil kepausan non-residen pertama di Vietnam.

Tujuh tahun kemudian, Uskup Agung Zalewski menggantikan Uskup Agung Girelli dan bermarkas di Singapura hingga pengangkatan barunya pada 23 Desember lalu.

Hubungan ini akan menjadi lebih kuat dan lebih dapat dipercaya oleh Gereja dan pemerintah,” katanya.

Diplomat Vatikan tersebut mengatakan bahwa dia telah melakukan 36 kunjungan pastoral ke 27 keuskupan di negara tersebut selama lima tahun terakhir dari basisnya di Singapura sebagai perwakilan kepausan non-residen.

Ia mengatakan ia mendapat kesan positif terhadap umat Katolik setempat yang masih muda, antusias dan setia pada Injil, “walaupun mereka tergoda oleh banyak usulan, media sosial, dan janji-janji palsu.”

Vietnam membuka perekonomiannya melalui reformasi (Doi Moi) tahun 1986. Negara ini meningkatkan status ekonominya dengan bantuan keuangan dan teknis dari pemerintah asing dan Bank Pembangunan Asia dan Bank Dunia.

Sebagai bagian dari reformasi, negara ini bekerja sama dengan pemerintah dan institusi Barat.

Hubungan baik Vatikan dengan Vietnam dipandang sebagai model hubungan mereka dengan negara tetangganya yang komunis, China, yang memutuskan hubungan diplomatik tahun 1951.

Namun, Vatikan dan China menandatangani perjanjian tahun 2018 tentang pencalonan uskup.

Gereja Katolik di Vietnam memiliki 7 juta anggota, termasuk 8.000 imam dan 41 uskup, menurut data pemerintah.

Terdapat sekitar 3.000 paroki, sekitar 7.700 fasilitas yang dikelola Gereja dan 11 seminari di negara ini.

Sumber: Archbishop zalewski hints at full diplomatic ties with vietnam

 

Jangan lewatkan

Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini

Podcasts
Donation
© UCAN Indonesia 2024. | Kontak | Tentang | Syarat dan Ketentuan | Privasi