UCAN China ucanews.com
UCAN Indonesia

ASIA PEKAN INI: Serangan udara junta Myanmar di sekolah tewaskan 4 anak

Pebruari 10, 2024

ASIA PEKAN INI: Serangan udara junta Myanmar di sekolah tewaskan 4 anak

Foto yang diambil pada 29 Oktober 2023 ini menunjukkan anak-anak berdoa di gereja sementara di kamp pengungsi di kotapraja Demoso di negara bagian Kayah, Myanmar. (Foto: AFP)

 

Setiap akhir pekan, UCA News merangkum berita-berita utama terkait Gereja Katolik dari seluruh wilayah di Asia. Berikut adalah berita-berita utama selama pekan ini.

 

MYANMAR: Serangan udara junta Myanmar terhadap sekolah menewaskan 4 anak

Empat anak tewas dan 15 luka-luka dalam serangan udara junta di sebuah sekolah di Myanmar yang dilanda perang saudara pada  Senin. Beberapa bom menghantam sekolah Daw Saw Ei, yang terletak di kota Demoso di Negara Bagian Kayah.

Semua korbannya adalah anak laki-laki, berusia  12-14 tahun, sementara sedikitnya 15 anak lainnya terluka, kata Kelompok Hak Asasi Manusia (HAM) Karen yang berbasis di Thailand, yang aktif di Negara Bagian Kayah.

Negara bagian ini memiliki populasi Kristen yang signifikan. Namun, media yang berafiliasi dengan junta membantah serangan tersebut.

Dalam serangan lain pada hari yang sama di sebuah desa, tiga kilometer jauhnya, satu orang tewas dan tujuh lainnya, termasuk lima anak-anak, terluka, lapor kelompok HAM. Sebuah gereja di itu desa dan lima rumah juga rusak dalam serangan tersebut.

Sejak penggulingan pemerintah sipil pada Februari 2021, setidaknya 52 sekolah menjadi sasaran serangan udara dan 199 sekolah rusak karena alasan lain, kata Pemerintah Persatuan Nasional Myanmar di pengasingan dalam sebuah pernyataan pada  Selasa.

Pada September 2022, 11 pelajar tewas dalam serangan di wilayah Sagaing yang dikutuk oleh Paus Fransiskus.

 

SRI LANKA: Gereja Sri Lanka upayakan kanonisasi korban serangan Minggu Paskah

Pejabat Gereja Katolik di Sri Lanka berencana mengajukan petisi untuk kanonisasi ratusan umatnya yang tewas dalam pemboman Minggu Paskah tahun 2019. Permohonan ke Vatikan akan diserahkan pada 21 April.

Gereja menginginkan umat Katolik yang terbunuh untuk dinyatakan sebagai “martir iman” karena mereka semua mati karena iman mereka, kata Pastor Rohan Silva, Ketua Pusat Masyarakat dan Agama yang berbasis di Kolombo, seraya menambahkan  Gereja juga telah mengajukan petisi kepada Komisi HAM PBB menuntut keadilan bagi para korban bom Minggu Paskah.

Para pengunjuk rasa menyalakan lilin selama protes diam untuk memberi penghormatan kepada para korban bom bunuh diri pada Minggu Paskah tahun 2019 di tiga gereja dan tiga hotel mewah yang menewaskan hampir tiga ratus orang, pada hari peringatan tiga tahun serangan di dekat kantor presiden di Kolombo pada 21 April 2022. (Foto oleh AFP)

Pelaku bom bunuh diri yang diduga terkait dengan kelompok ekstremis lokal, National Thowheed Jamath, melakukan serangan terkoordinasi pada 21 April 2019, menargetkan tiga gereja dan tiga hotel mewah.

Serangan teror tersebut menyebabkan 279 orang termasuk 37 warga asing tewas dan puluhan lainnya luka-luka. Sebagian besar korban adalah umat Katolik yang berbondong-bondong ke gereja untuk menghadiri Misa Minggu Paskah.

 

FILIPINA: Para uskup Filipina dukung para nelayan yang menghadapi ‘penindasan China’

Para uskup Filipina telah mendesak sekutu negara mayoritas Katolik tersebut untuk membela hak-hak nelayan Filipina di Laut Filipina Barat, yang telah berubah menjadi titik konflik angkatan laut antara negara tetangganya China dengan Amerika Serikat (AS). Ini adalah pertama kalinya para uskup di negara tersebut mengambil sikap tegas terhadap sengketa maritim.

Dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan pada Senin, mereka mengatakan, “Diperbolehkan – bahkan secara moral diperlukan – untuk meminta bantuan persahabatan sekutu kami yang dapat membantu kami mempertahankan wilayah kami.

Perselisihan mengenai persaingan klaim kedaulatan di Laut Filipina Barat meningkat sejak Ferdinand Marcos Jr. menjadi presiden pada Juni 2022.

Angkatan Laut Filipina menyaksikan kapal perusak berpeluru kendali USS Ralph Johnson milik Angkatan Laut AS (kanan) dan kapal fregat Angkatan Laut Filipina BRP Jose Rizal berlayar melewati perairan barat Palawan di Laut China Selatan pada 4 September 2023. (Foto: AFP)

Pada Desember tahun lalu, sebuah kapal Filipina dan kapal China bertabrakan di dekat terumbu karang yang diperebutkan. Sebelumnya, Filipina melakukan dua patroli udara dan laut gabungan yang terpisah dengan sekutunya, AS dan Australia. Pengadilan internasional membantah klaim China atas kedaulatan 90 persen tahun 2016.

Pengadilan Arbitrase Permanen di Den Haag juga membatalkan sembilan garis putus-putus China, dan menegaskan hak eksklusif Filipina untuk menangkap ikan dalam jarak 200 mil laut dari garis pangkalnya. Namun, Beijing tidak mematuhi perintah tersebut dan membantah tuduhan yang dibuat oleh pemerintah Filipina.

 

KOREA SELATAN: Gereja Korea adakan kampanye perlindungan hutan untuk menyelamatkan lahan basah

Sekelompok umat Katolik di Keuskupan Agung Daegu, Korea Selatan, mengikuti Misa di alam terbuka di hutan sebagai bagian dari kampanye menentang pembangunan pabrik yang diduga mengancam lahan basah besar.

Misa Kehidupan dan Perdamaian yang diadakan di Lahan Basah Palhyeon pekan lalu menarik puluhan umat Katolik dan juga aktivis lingkungan.

Pastor Benedict Lim Sung-ho, ketua Komite Ekologi dan Lingkungan Keuskupan Agung yang memimpin liturgi mengatakan ini adalah Misa bulanan pertama yang direncanakan di hutan.

Pastor Benedict Lim Sung-ho memimpin Misa Kehidupan dan Perdamaian di Lahan Basah Palhyeon di Daegu, Korea Selatan pada 27 Januari. (Foto: Catholic Times)

Lahan Basah Palhyeon yang terletak di Sungai Kumho adalah salah satu dari tiga lahan basah utama di Daegu. Yang lainnya adalah Anan dan Dalseong. Ini adalah rumah bagi pohon bantal berdaun merah berusia 300 tahun dan menampung banyak spesies satwa liar termasuk burung hantu elang, angsa whooper, dan angsa rejan.

Para pemimpin Gereja dan pemerhati lingkungan telah menyatakan keprihatinannya atas rencana pemerintah untuk membangun jembatan penyeberangan di atas lahan basah, yang menurut mereka akan menyebabkan penggundulan hutan dan membahayakan satwa liar dan keanekaragaman hayati.

 

INDONESIA: Dua organisasi Islam Indonesia memenangkan Zayed Award 2024

Dua organisasi Islam di Indonesia telah memenangkan Zayed Award untuk Persaudaraan Manusia tahun ini. Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah, yang memiliki  jutaan anggota di negara Muslim terbesar di dunia itu, dianugerahi penghargaan tersebut di Abu Dhabi pada Senin.

Hadiah tersebut menandai ulang tahun kelima Dokumen Persaudaraan Manusia untuk Perdamaian Dunia dan Hidup Bersama, yang ditandatangani Paus Fransiskus dengan Sheikh Ahmed Al-Tayyeb, Imam Besar Al-Azhar, saat berkunjung ke Abu Dhabi tahun 2019.

Yahya Cholil Staquf (kiri), Ketua Pengurus Besar Nandlatul Ulama, dan Haedar Nashir, Ketua PP Muhammadiyah. (Foto: Youtube)

NU yang didirikan tahun 1926 ini telah menyelenggarakan beberapa konferensi antar agama dan antar budaya, termasuk Konferensi Islam Asia-Afrika dan Konferensi Dunia tentang Agama dan Perdamaian. Upaya diplomatiknya membantu menjamin pembebasan personel Korea Selatan yang disandera oleh Taliban di Afghanistan tahun 2007.

Muhammadiyah didirikan tahun 1912 dan telah membangun sekolah dan universitas di wilayah mayoritas Kristen seperti Papua dan Nusa Tenggara Timur. Mereka berperan dalam menyelesaikan konflik di Filipina selatan dan Thailand selatan dan telah memberikan bantuan kemanusiaan kepada etnis Rohingya di Bangladesh.

 

INDIA: Pemimpin Gereja di India kecam pengumpulan profil para misionaris secara rahasia

Para pemimpin Kristen di Negara Bagian Madhya Pradesh di India kecewa atas tindakan pemerintah pro-Hindu yang secara diam-diam mengumpulkan profil misionaris Kristen.

Uskup Jabalpur Mgr. Gerald Almeida pada Rabu mengkonfirmasi bahwa lembaga-lembaga Kristen menerima kuesioner dari polisi, meminta data para misionaris.

Kuesioner tersebut menanyakan jumlah misionaris, aktivitas mereka, dan sumber pendanaan asing. Kuesioner tersebut juga bertujuan  mengetahui apakah para misionaris melakukan konversi agama, yang dilarang berdasarkan undang-undang anti-konversi agama yang ketat.

Para pemimpin dan pekerja Partai Bharatiya Janata merayakan kemenangan mereka dalam pemilihan dewan legislatif Madhya Pradesh, pada 3 Desember 2023. Polisi di negara bagian India tengah menyebarkan kuesioner untuk meminta rincian para misionaris Kristen dan aktivitas mereka di negara bagian tersebut. (Foto: AFP)

Pemerintahan negara bagian yang dijalankan oleh pemerintah Partai Bharatiya Janata pro-Hindu mempertajam UU tersebut  tahun 2021. Ini adalah upaya kedua dalam waktu kurang dari setahun. Polisi mencari rincian serupa pada Juli 2023, tetapi menghentikan upaya tersebut setelah kuesioner bocor ke media.

Uskup Almeida berencana  mencari pendapat hukum sebelum membagikan informasi apa pun karena polisi berusaha mengumpulkan informasi secara tidak resmi.

 

KAMBOJA: Partai Rakyat Kamboja yang berkuasa menargetkan aktivis hak-hak sipil

Pengacara Partai Rakyat Kamboja yang berkuasa telah menargetkan seorang aktivis hak-hak sipil dan pemimpin partai oposisi untuk kemungkinan litigasi menjelang pemilihan Senat pada 25 Februari.

Mereka telah mengajukan pengaduan ke Pengadilan Kota Phnom Penh terhadap Soeng Senkaruna, wakil ketua Asosiasi Hak Asasi Manusia dan Pembangunan Kamboja, menurut media pemerintah, Fresh News.

Para pengacara juga memperingatkan bahwa komentar yang dibuat oleh Son Chhay, wakil ketua dari partai oposisi, Candlelight Party, bermotif politik, melemahkan partai yang berkuasa dan merusak sistem peradilan.

Son Chhay, wakil ketua Partai Candlelight, berbicara kepada perwakilan media di depan Pengadilan Kota Phnom Penh pada 7 Oktober 2022. Seorang politisi oposisi terkemuka Kamboja – yang juga memiliki kewarganegaraan Australia – dia dihukum karena pencemaran nama baik karena mengkritik pemilu lokal di negara tersebut di mana partai kuat Hun Sen menang telak. (Foto oleh AFP)

Mantan perdana menteri Hun Sen baru-baru ini menulis di Facebook bahwa serangan terhadap partai yang berkuasa tidak akan ditoleransi dan hanya memilih Senkaruna. Tahun ini, sejauh ini, empat anggota senior Partai Cahaya Lilin telah ditahan sementara tiga pengungsi Kamboja ditahan di Thailand menjelang kunjungan Perdana Menteri Hun Manet.

Kelompok HAM mengatakan  sekitar 60 tahanan politik Kamboja berada di balik jeruji besi, termasuk editor Alkitab Khmer Theary Seng, mantan pemimpin oposisi Kem Sokha, dan anggota serikat buruh terkemuka Chhim Sithar.

 

CHINA: China tangkap 200 orang Kristen akibat ‘menentang’ badan negara

Polisi di timur laut China menggerebek sebuah pertemuan warga desa beragama Kristen dan menangkap 200 peserta karena mereka diduga bergabung dengan sebuah Gereja yang menolak untuk mematuhi doktrin teologis yang dipromosikan oleh sebuah badan yang didukung negara.

Sekitar 150 petugas polisi menyerbu pertemuan doa di Xiaotuan, sebuah desa di Kota Mudanjiang, Provinsi Heilongjiang bulan lalu dan menangkap orang-orang Kristen. Kasus ini dilaporkan pada Senin oleh Bitter Winter, sebuah majalah online yang meliput kebebasan beragama dan HAM di China.

Bendera  China berkibar di depan Gereja St. Joseph, juga dikenal sebagai Gereja Katolik Wangfujing, di Beijing pada 22 Oktober 2020. Para anggota kelompok agama termasuk umat Kristen terus menghadapi persekusi di China. (Foto: AFP/Getty Images)

Setelah penggerebekan tersebut, orang-orang Kristen yang ditangkap dibawa pergi dengan tiga bus besar dan beberapa di antaranya dengan mobil. Keberadaan mereka masih belum diketahui. Mereka yang ditangkap adalah anggota gereja rumah yang merupakan bagian dari jaringan Sola Fide.

Sola Fide adalah doktrin teologis Protestan yang diajarkan oleh Martin Luther, seorang teolog dan reformis Jerman yang memulai Gerakan Reformasi pada abad ke-16.

Ratusan umat Kristen lokal dari tempat yang jauh telah bergabung dalam pertemuan di Xiaotuan setiap bulannya. Namun, di China, Gereja Tiga-Diri yang dikendalikan negara, yang mengawasi urusan Gereja Protestan, menentang doktrin tersebut.

 

LAOS: Umat Kristen Laos prihatin dengan pembakaran Alkitab dan penghancuran gereja oleh otoritas

Penduduk desa Kristen di provinsi selatan Laos telah menyatakan rasa frustrasinya setelah pejabat setempat diduga membakar Alkitab dan menghancurkan sebuah gereja rumah saat kebaktian Hari Minggu.

Pihak berwenang memimpin gerombolan penduduk desa beragama Buddha yang menyerbu ke sebuah gereja darurat di Desa Kaleum Vangke, Distrik Xonboury, Provinsi Savannakhet, lapor Radio Free Asia  pada Senin. Tidak ada yang terluka dalam serangan itu. Situs ini digunakan sebagai tempat berkumpul dan beribadah oleh beberapa keluarga Kristen Evangelis.

Seorang polisi bersenjata Laos terlihat di sebuah desa dekat ibu kota Vientiane dalam foto ini. Umat Kristen di Laos menghadapi berbagai bentuk pelecehan di daerah pedesaan di negara yang mayoritas penduduknya beragama Buddha. (Foto: Hoang Dinh Nam/AFP)

Insiden ini adalah yang terbaru dari serangkaian serangan serupa terhadap umat Kristen di negara komunis tersebut. Tindakan seperti itu terus berlanjut bahkan setelah Laos mengesahkan UU tahun 2019 yang mengizinkan praktik keagamaan secara bebas.

UU ini sangat sedikit mendapat publisitas dan praktis tidak diterapkan di desa-desa di mana umat Kristen terus menghadapi diskriminasi dari para pejabat dan penduduk desa yang beragama Buddha yang memandang agama Kristen sebagai agama asing.

Laos adalah negara mayoritas beragama Buddha yang juga mengakui agama Kristen, Islam, dan agama Baha’i.

 

HONG KONG: Etnis minoritas di Hong Kong hadapi risiko kesehatan mental yang lebih tinggi: survei

Sekitar 30 persen etnis minoritas di Hong Kong, sebagian besar berasal dari negara-negara Asia Selatan dan Asia Tenggara, menghadapi risiko gangguan mental yang lebih tinggi karena berbagai faktor, menurut sebuah survei terbaru.

Sekitar 28,6 persen dari 273 orang yang disurvei oleh kelompok amal, Hong Kong Christian Service, mengatakan mereka menghadapi masalah mental.

Mereka mengidentifikasi hambatan budaya dan bahasa, layanan kesehatan mental yang mahal, dan kehidupan yang sangat sibuk sebagai penyebabnya, kata kelompok tersebut dalam siaran pers pekan lalu.

Sebuah survei terbaru menemukan sekitar 30 persen etnis minoritas di Hong Kong menghadapi risiko gangguan kesehatan mental yang lebih tinggi. (Foto: Hong Kong Christian Service)

Survei tersebut dilakukan pada  Januari hingga Agustus tahun lalu bekerja sama dengan Departemen Psikiatri Fakultas Kedokteran di The Chinese University of Hong Kong, dan Departemen Pekerjaan Sosial dan Administrasi Sosial di Universitas Hong Kong.

Tim peneliti menganjurkan kolaborasi lintas sektoral untuk menghilangkan hambatan dalam mencari bantuan bagi etnis minoritas.

Sumber: Myanmar junta airstrike on school kills four children

 

Jangan lewatkan

Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini

Podcasts
Donation
© UCAN Indonesia 2024. | Kontak | Tentang | Syarat dan Ketentuan | Privasi