UCAN China ucanews.com
UCAN Indonesia

Toko lain di Malaysia ditargetkan terkait kaus kaki tulisan ‘Allah’

April 3, 2024

Toko lain di Malaysia ditargetkan terkait kaus kaki tulisan  ‘Allah’

Toko KK Super Mart di Puchong, pinggiran Kuala Lumpur, Malaysia. (Foto: Facebook/KK Super Mart)

 

Toko kedua milik jaringan Malaysia yang menjual kaus kaki bertuliskan “Allah” telah diserang dengan bom molotov, kata polisi pada 1 April.

Insiden itu terjadi pada 31 Maret, sehari setelah serangan serupa terjadi di toko lain di kota berbeda.

“Sebuah botol kaca berisi minyak tanah dilemparkan” ke KK Supermart cabang Kuching, ibu kota Sarawak, di Kalimantan, Malaysia, kata kepala polisi setempat Ahsmon Bajah dalam sebuah pernyataan.

Kardus berisi botol air mineral yang ditumpuk di luar toko terbakar.

Kedua serangan tersebut terjadi beberapa hari setelah para eksekutif jaringan minimarket tersebut didakwa menyakiti perasaan keagamaan atas penjualan kaus kaki di toko lain.

Tidak ada penangkapan yang dilakukan dalam kedua serangan tersebut, kata polisi.

Gambar kaus kaki tersebut tersebar di media sosial bulan lalu, memicu kemarahan publik di kalangan umat Islam yang menganggapnya sebagai penghinaan, terutama karena kaus kaki tersebut dijual pada bulan suci Ramadan.

Islam adalah agama resmi di Malaysia dan Muslim Melayu mencakup lebih dari dua pertiga dari total populasi 34 juta jiwa.

Ras dan agama adalah isu pelik di Malaysia, yang menjadi saksi kerusuhan rasial yang mematikan tahun 1969.

CEO KK Super Mart Chai Kee Kan, 57, dan istrinya, yang merupakan direktur perusahaan, bulan lalu didakwa dengan tuduhan “sengaja bermaksud menyakiti perasaan keagamaan” warga Malaysia, menurut lembar dakwaan yang dilihat oleh AFP.

Tiga pejabat dari pemasok Xin Jian Chang juga didakwa bersekongkol dengan mereka.

Kelimanya mengaku tidak bersalah dan menghadapi hukuman penjara maksimal satu tahun atau denda, atau keduanya, jika terbukti bersalah.

Kasus ini mendapat kecaman dari raja Malaysia, yang menyerukan penyelidikan dan “tindakan tegas” terhadap pihak yang bersalah.

KK Supermart, jaringan minimarket terbesar kedua di Malaysia, telah meminta maaf terkait kaus kaki tersebut, dengan mengatakan pihaknya memandang masalah tersebut dengan “serius” dan telah mengambil tindakan untuk segera menghentikan penjualan kaus kaki tersebut.

Pemasok juga meminta maaf, dengan mengatakan “kaus kaki yang bermasalah itu adalah bagian dari pengiriman yang lebih besar yaitu 18.800 pasang yang dipesan” dari China.

Sumber: Another malaysia store targeted over allah socks

 

Jangan lewatkan

Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini

Podcasts
Donation
© UCAN Indonesia 2024. | Kontak | Tentang | Syarat dan Ketentuan | Privasi