UCAN China ucanews.com
UCAN Indonesia

Imam Filipina ditugaskan untuk misi kepausan di pulau Pasifik

Juni 5, 2024

Imam Filipina ditugaskan untuk misi kepausan di pulau Pasifik

Pastor Eliseo Napiere, MSP, akan memimpin misi khusus kepausan di negara Kepulauan Pasifik, Tuvalu. (Foto: Paroki St. James Less Perris, AS)

 

Vatikan telah menunjuk Pastor Eliseo Napiere, MSP dari Filipina untuk memimpin misi kepausan ke Tuvalu, negara kecil di Kepulauan Pasifik, kata sebuah laporan.

Paus Fransiskus menunjuk anggota Serikat Misi Filipina (MSP) berusia 58 tahun itu sebagai pemimpin Missio sui iuris (misi independen) ke Funafuti di Tuvalu pada 3 Juni, lapor CBCP News dari Konferensi Waligereja Filipina pada 4 Juni.

Pastor Napiere menggantikan Uskup Reynaldo Getalado, yang ditahbiskan dan dilantik menjadi Uskup Koajutor Rarotonga di Kepulauan Cook pada 27 April.

Missio sui iuris adalah misi khusus yang didirikan oleh paus untuk wilayah terpencil dengan sedikit umat Katolik.

Funafuti memiliki populasi sekitar 11.000 termasuk 110 umat Katolik yang tergabung dalam satu paroki, kata laporan itu.

Pastor Napiere menjabat sebagai pastor paroki di Paroki St. James Less Perris, bagian dari Keuskupan San Bernardino di California, AS, sejak 2018. Ia juga anggota dewan presbiteral keuskupan tersebut.

Lahir di kota Maribojoc, Provinsi Bohol, Filipina, ia ditahbiskan menjadi imam pada 19 Januari 1991, untuk MSP.

Dari tahun 1991 hingga 1992, dia menjadi vikaris Paroki Sakramen Mahakudus di Kota Cebu, dan Direktur Gramedia dan Pembina Seminari Fil-Misi Kota Tagaytay dari tahun 1992 hingga 1994.

Dari tahun 1994 hingga 1999, ia menjadi anggota Dewan Umum MSP.

Ia menjabat sebagai misionaris di Keuskupan Taichung di Taiwan tahun 2002-2016.

Di Taiwan, ia menjabat sebagai sekretaris eksekutif Komisi Migran dan Perantauan Konferensi Waligereja Taiwan, direktur nasional Kerasulan Laut, serta direktur Komisi  Migran Keuskupan Taichung.

Dia ditugaskan ke AS tahun 2016 di mana dia pertama kali menjabat sebagai vikaris Paroki St. Edward di kota Corona, juga di bawah Keuskupan San Bernardino.

Sumber: Filipino priest assigned to papal mission in pacific island

Jangan lewatkan

Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini

Podcasts
Donation
© UCAN Indonesia 2024. | Kontak | Tentang | Syarat dan Ketentuan | Privasi