UCAN China ucanews.com
UCAN Indonesia

Real Madrid persembahkan trofi juara kepada St. Perawan Maria Almudena

Juni 5, 2024

Real Madrid persembahkan trofi juara kepada St. Perawan Maria Almudena

Para pemain bola Real Madrid terlihat saat mempersembahkan trofi Liga Champions mereka kepada Katedral St. Maria Almudena di Madrid, Spanyol, pada 2 Juni. (Foto: Keuskupan Agung Madrid)

 

Uskup Agung Madrid menerima tamu yang tidak biasa pada 2 Juni ketika tim sepak bola terbaik Eropa, Real Madrid, datang ke Katedral St. Perawan Maria Almudena di ibu kota Spanyol untuk mempersembahkan trofi kejuaraannya kepada Bunda Maria.

Para pemain tiba di katedral tepat setelah kembali dari London, tempat mereka memenangkan Liga Champion. Real Madrid memastikan Piala Liga Champion  yang ke-15 setelah menang 2-0 atas Borussia Dortmund pada 1 Juni.

“Bunda Maria menyambut piala ini dan menjadikannya berkat bagi Anda, keluarga Anda, bagi masyarakat Madrid dan bagi semua orang yang menghargai olahraga  yang membantu membuat dunia menjadi tempat yang lebih baik,” kata Kardinal José Cobo, uskup agung  Madrid.

Di  katedral yang dipenuhi umat itu, kardinal menekankan bahwa Gereja Katolik Madrid “ingin mengucapkan selamat dengan sepenuh hati atas piala ini dan apa artinya bagi Anda dan kota kami.”

Kardinal mengucapkan selamat kepada para pemain dan pelatih tim atas keberhasilan mereka.

“Olahraga merupakan sarana untuk mengekspresikan bakat yang dimiliki, tetapi juga untuk membangun masyarakat,” ujarnya.

“Olahraga justru mengajarkan kita nilai persaudaraan karena di lapangan, asal usul, bahasa, atau budaya seseorang tidak penting. Yang penting komitmen dan tujuan bersama,” imbuhnya.

Kepada seluruh pemain Real Madrid, Kardinal Cobo mengatakan bahwa “menjadi juara adalah suatu kehormatan… namun juga merupakan tanggung jawab pribadi dan sosial, seperti yang Anda lihat.”

Dia mengatakan  Gereja “menempatkan Anda dengan kasih sayang yang besar … St. Perawan Maria Almudena, pelindung Madrid yang Anda bawa dalam hati Anda. Dia memelihara dan sebagai ibu yang baik, menjadi perantara bagi anak-anaknya, baik yang beriman maupun yang tidak beriman. Selalu dari sini dia memberkati dan menyambut doa dan harapan semua orang yang memandangnya dan mereka yang mencari secara mendalam makna hidup yang mendalam.”

Katedral Almudena adalah katedral yang cukup muda dikenal menurut standar Spanyol, pembangunannya dimulai tahun 1883 dan selesai lebih dari satu abad kemudian, ketika diresmikan oleh St. Yohanes Paulus II tahun 1993. Patung itu sendiri berusia jauh lebih tua. Namun. Santa Perawan Maria Almudena (Virgen de la Almudena) adalah patung abad pertengahan, diyakini dibawa dari Tanah Suci tahun 38 oleh St. Jakobus (Santiago) rasul.

“Saya tidak tahu Yesus, putra Maria, yang dia tunjukkan kepada kita dalam pelukannya, akan berada di tim mana,” kata Kardinal Cobo. “Tetapi tentunya Yesus juga ingin hadir dan berterima kasih kepada kita atas piala ini. Dia membantu kita untuk mengenali apa yang benar-benar penting dalam hidup.”

Saat para pemain dan pelatih mempersembahkan piala mereka di depan patung Bunda Maria, kardinal menekankan bahwa mereka mencapai “tujuan besar” itu melalui “disiplin dan komitmen,” yang disebutnya sebagai “pesan harapan yang penting, terutama bagi kaum muda.”

Di akhir pidatonya, Kardinal Cobo meminta seluruh tim untuk terus memainkan “sepak bola yang baik untuk menghibur semua orang” di bawah perlindungan Bunda Maria.

Bintang-bintang sepak bola  di  Eropa juga hadir dengan mengenakan seragam timnya  dan tampak bersemangat saat trofi diserahkan kepada Santa Perawan Maria serta ketika Kardinal Cobo memegang kaos tim itu yang mengakui gelar Liga Champions ke-15.

Sumber: Real madrid offers championship trophy to virgin of almudena

 

Jangan lewatkan

Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini

Podcasts
Donation
© UCAN Indonesia 2024. | Kontak | Tentang | Syarat dan Ketentuan | Privasi