UCAN Indonesia Catholic Church News
UCAN Spirituality | A service of UCA News

Ribuan kartu pos desak Presiden sahkan pendirian gereja

10/12/2012

Ribuan kartu pos desak Presiden sahkan pendirian gereja thumbnail

 

Jemaat dua Gereja di Provinsi Jawa Barat yang kini masih menghadapi hambatan pendirian gereja kemarin menyerahkan ribuan kartu pos kepada pemerintah, berisi permintaan agar mereka bisa merayakan Natal tahun ini di gereja mereka yang sah sesuai keputusan Mahkamah Agung.

Penyerahan kartu tersebut dilakukan setelah ratusan jemaat GKI Yasmin  Bogor dan HKBP Filadelfia Bekasi ini mengadakan kebaktian rutin di depan istana presiden, berhubung gereja mereka sampai sekarang masih  disegel oleh pemerintah lokal.

“Kartu pos ini diisi dan ditandatangani oleh 6.000 orang dari berbagai tempat di Indonesia, termasuk di luar negeri. Ada 700 kartu dari negeri Belanda”, kata juru  bicara GKI Yasmin, Bona Sigalingging, ketika ditemui di depan istana presiden, Minggu (9/12).

“Ini merupakan bagian dari perjuangan untuk mendesak Presiden Yudhoyono menghentikan diskriminasi atas kami dan mampu menegakkan hukum dan konstitusi”, tambahnya.

Salah satu pengirim kartu pos, Shinta Nuriyah Abdurahman Wahid , isteri mantan Presiden Gus Dur menulis, “Beribadah adalah hak seluruh rakyat Indonesia. Untuk itu harapan kami adalah agar Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mendukung dan menjaga hak tersebut. Berikan hak teman-teman GKI Yasmin untuk beribadah di gereja mereka”.

Pengirim lain, Adnan Buyung Nasution, pengacara senior dan mantan penasehat Presiden Yudhoyono, menulis, “Presiden SBY, saya berharap Anda tetap tegas dalam janji untuk tidak menyerah pada tekanan kelompok intoleran. Demi hukum dan keadilan, saya mohon tegakkan hukum tanpa pandang buluh”.

Sigalingging menyatakan, dengan kartu pos ini mereka berharap pada Selasa 25 Desember dapat beribadah di dalam gereja masing-masing.

Kartu pos ini disebarkan selama bulan November-Desember, yang ditandatangani oleh anak-anak SMA, pegawai, wiraswasta, pendeta, pengurus organisasi keagamaan lintas iman, peserta pesantren, praktisi hukum, maupun seniman.

Sigalingging mengatakan, Presiden harus menolak tunduk pada tekanan kelompok intoleran termasuk kepala daerah.

“Apalagi, selama dua tahun sebelumnya, kedua jemaat terpaksa merayakan Natal dalam suasana mencekam dan terusir,” katanya.

Hingga kini, meskipun Mahkamah Agung sudah mengesahkan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) kedua gereja, namun Walikota Bogor dan Walikota Bekasi menolak menjalankan putusan tersebut.

Hal ini telah menarik perhatian dan keprihatinan banyak pihak termasuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Bahkan, pada awal November lalu, Komisioner Tinggi HAM PBB, Navinethem Pillay, menyatakan, apa yang terjadi pada kasus GKI Yasmin adalah ujian bagi kredibilitas Mahkamah Agung.

Pendeta Palty Panjaitan, pimpinan HKBP Filadelfia mengatakan, bila presiden tetap saja tidak menggubris upaya ini, maka mereka akan berjuang terus.

“Sudah banyak cara yang kami lakukan, baik lewat diplomasi, upaya hukum, juga lewat meminta dukungan dunia internasional, namun tetap saja tidak ada kemajuan. Kalaupun presiden cuek dengan upaya kami hari ini, kami akan tetap berjuang demi tegaknya kebebasan beragam di negeri ini”, jelasnya.

Panjaitan mengatakan, selama ini setiap kali menjalankan ibadah, jemaatnya masih terus mendapat teror dari kelompok intoleran, baik lewat pernyataan ancaman maupun lemaparan batu.

“Kami diserang. Ironinya, pelaku tidak pernah ditindak oleh aparat keamanan. Malahan kami memiliki kesan, aparat keamanan berpihak pada kelompok intoleran”.

Wintoko, staf Sekertarian Negara yang menerima kartu pos ini mengatakan, ia akan menyerahkannya kepada pihak istana.

“Saya hanya ditugaskan untuk mengantarnya. Soal tindak lanjutnya nanti, itu wewenang dari pihak yang dituju dalam kartu pos ini”, katanya, sambil menolak untuk menjawab pertanyaan lain para wartawan.

Ryan Dagur, Jakarta

  • http://www.facebook.com/bernardus.watoole Bernardus Watoole

    Luar biasa desakan suara orang kecil yang didukung oleh banyak pihak baik dalam maupun luar negeri. Maju terus……

  • http://www.facebook.com/melki.dio Melki Dio

    Telinga esbeye sudah lama mampet…, jadi dia udah ga bisa dengar dan ga peduli.. mudah2han waktunya cepat berakhir biar ganti presiden yang baru yang melayani semua Rakyatnya.., AMIN……….

  • Anonymous

    Presiden terus menepuk dada karena korupsi di partainya…. lebih menyakitkan daripada ada gereja diganggu!! Yang peduli itu Ibu Sinta Nuriyah yang baik hati… Terima kasih ibu ,,,, Tuhan memberkati ibu dan keluarga…

    Di mitologi Yunani barangkali orang2 yang menghalangi kebebasan ibadat dalam gereja, di akhirat mereka juga dirantai dekat api yang berkobar selamanya, atau dalam kotak dengan pintu disegel….

  • http://twitter.com/liusnathan Yulius

    VOX POPULI VOX DEI

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Kenapa Pria Modern Perlu Belajar dari Santo Yosef?
  2. Gereja Katolik Singapura mengadakan Misa Requiem untuk Mendiang Lee Kuan Yew
  3. Jelang prosesi Jumat Agung di Larantuka, rumah warga jadi "home stay"
  4. 10 Pelajaran Dari Kesuksesan Singapura Bersama Lee Kuan Yew
  5. Ajaran membunuh di Buku Agama tak ada dalam Alquran, kata Syaffi Maarif
  6. Kenangan Jo Seda sang tokoh pendiri Unika Atma Jaya
  7. Pemerintah siap Rp250 juta untuk Semana Santa
  8. Ketakutan dan kemarahan orang Kristen menyusul pemboman gereja di Pakistan
  9. Polisi India menangkap pelaku perkosaan biarawati
  10. Menteri Anies: Tarik buku agama ajarkan membunuh kafir
  1. Setengah juta orang dukung petisi online membebaskan Asia Bibi
  2. Renungan Hari Minggu Palma bersama Pastor Bill Grimm
  3. Pemerintah siap Rp250 juta untuk Semana Santa
  4. Kenangan Jo Seda sang tokoh pendiri Unika Atma Jaya
  5. OASE: Agama sering jadi monster perampas HAM
  6. Polisi India menangkap pelaku perkosaan biarawati
  7. Uskup ingatkan umat terkait penyaliban diri pada Jumat Agung
  8. Ratusan tunawisma diundang Vatikan untuk makan malam dan tour ke museum
  9. Gereja Katolik Singapura mengadakan Misa Requiem untuk Mendiang Lee Kuan Yew
  10. Pemerintah didesak revisi UU Kebebasan Berbicara dan Berkumpul untuk melawan ISIS
  1. Online atau off-line kan sama haramnya... ?...
    Said on 2015-03-26 05:49:00
  2. Dahulu hukuman kepada anak, menulis dengan tangan beberapa ratus kali suatu kali...
    Said on 2015-03-24 07:53:00
  3. 1.mestinya tulisan ttg ajaran suatu agama perlu ada imprimatur/editing akhir seb...
    Said maryonobernardus on 2015-03-24 07:35:00
  4. Inilah harus diingat oleh pemerintah tentang hukuman mati: 1) menghukum mati seo...
    Said on 2015-03-24 07:15:00
  5. Untuk Indonesia, mengingat banyaknya krimiminalitas, serta tidak sebanyak orang ...
    Said on 2015-03-14 08:05:00
  6. Long live minister Jonan ...
    Said Ye Bambang Tri on 2015-03-14 06:55:00
  7. Menurut saya untuk Indonesia, jika benar semua agama yg sah berada di Indonesia ...
    Said Ambrosius Wahono on 2015-03-13 09:55:00
  8. Menghitung orang mati karena narkoba? Sepuluh atau limapuluh tidak ada beda - m...
    Said on 2015-03-13 07:15:00
  9. Dalam hal ini nampak bukan saja ketegasan, tetapi lebih lebih adalah kesombongan...
    Said on 2015-03-13 07:00:00
  10. Presiden ini tidak akan mampu menyelamatkan TKI dari eksekusi mati! Yang di depa...
    Said on 2015-03-13 06:43:00
UCAN India Books Online