UCAN Indonesia Catholic Church News
In Season and Out, Homilies for Year A

Romo Paulus: Kami akan kedepankan dialog ketimbang hukum

25/09/2013

Romo Paulus: Kami akan kedepankan dialog ketimbang hukum thumbnail

Salah satu kegiatan umat Paroki St. Bernadette, Ciledug, Tangerang (Foto: santabernadet.com).

 

Dibanding melawan lewat jalur hukum, Pastor Paroki St. Bernadette, Romo Paulus Dalu Lubur CICM justru mengedepankan jalur dialog dalam kaitannya merespon aksi demonstrasi yang diikuti dengan penggembokan pintu area menuju Gereja St. Bernadette di Bintaro, Tangerang, Minggu (22/9).

Menurut Romo Paulus, pihaknya akan segera berdiskusi dengan dewan Gereja.

Ia berharap dalam waktu dekat juga pihaknya segera bisa mengadakan pembicaraan dengan pemerintah dan masyarakat sekitar terkait tuntutan yang disampaikan pendemo sehari sebelumnya.

“Kami akan berdiskusi dengan dewan saya,” ujar Romo Paulus, Senin (23/9), seraya menambahkan, “Kita juga menghargai kalau mereka tidak suka.”

Pemerintah tak punya nyali

Terjadinya kembali kasus penutupan terhadap Gereja oleh kelompok massa intoleran pada Minggu (22/09), dinilai pemerhati sosial politik Victor Silaen sebagai wujud ketidaktegasan dan ketidakberanian pemerintah untuk menegakkan hukum.

“Tidak terselesaikan karena pemerintahnya atau kepala daerahnya memang memble atau tidak berani bertindak tegas atas nama hukum. Para pemimpin ini lebih suka menyenangkan hati massa pendemo yang katanya mayoritas dan kerap bertindak dengan membawa-bawa agama itu,” kata Victor, Selasa (24/9).

Dosen Fisipol di Universitas Pelita Harapan ini juga melihat adanya kemungkinan bahwa para pemimpin itu sendiri tidak sungguh-sungguh paham peraturan tentang membangun rumah ibadah (Perber 2 Menteri Tahun 2006).

“Kalau mereka paham, maka tinggal diperiksa saja syarat-syaratnya, apakah sudah dipenuhi atau belum. Kalau sudah, ya berikan izinnya. Nah, soal memberi izin tersebut, ini perlu nyali,” kata dia.

Victor menambahkan bahwa jika izin telah diberikan maka jaminan hukum pun wajib dijalankan agar hak membangun rumah ibadah dapat dilaksanakan oleh pihak yang bersangkutan.

“Tapi kalau si pemimpin tidak punya nyali, maka yang terjadi ya cuma dua ini: izin diberikan tapi selanjutnya lepas tangan, atau izin tidak diberikan sampai bertahun-tahun meski semua syarat sudah dipenuhi,” tandasnya.

Achmad Nurcholish dari Indonesian Conference on Religion and Peace (ICRP) mengatakan bahwa peristiwa seperti penutupan Paroki Santo Bernadette tersebut hanya salah satu contoh dari serangkaian peristiwa kekerasan bernuansa agama di Indonesia.

Nurcholish mengatakan bahwa peristiwa-peristiwa serupa akan berulang terus karena beberapa hal.

“Saya kira hal-hal seperti ini akan terulang terus, kalau, yang pertama hukum itu tidak benar-benar ditegakkan, dan, yang kedua pemerintah tidak pernah tegas, karena mereka bisa didikte oleh mayoritas. Kalau berharap hanya pada pemerintah maka saya pesimis, karena pada pemerintah saya tidak yakin karena mereka hanya politisi yang sepertinya tidak memikirkan hal-hal seperti itu,” kata Nurcholish.

Sumbder: BBC Indonesia, Jawaban.com, satuharapan.com

 

Comments are closed.

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Paus Fransiskus doakan korban gempa di Aceh
  2. Renungan Hari Minggu Adven III/A bersama Pastor Bill Grimm
  3. Presiden Jokowi: Indonesia adalah rumah bagi kemajemukan
  4. Kongres Katolik yang dikelola negara Tiongkok dijadwalkan setelah Natal
  5. Rumah sakit Gereja berjuang mengatasi ketakutan warga tentang HIV
  6. Uskup tolak distribusi kondom di sekolah
  7. Organisasi mahasiswa lintas agama serukan kemajemukan NKRI
  8. Potret kehidupan dua pelajar SD di Indonesia
  9. Pemerintah Timor Leste dikritik ‘mengabaikan kaum difabel’
  10. KWI dan PGI desak pemerintah moratorium hukuman mati
  1. Merepotkan banyak pejabat... lain kali ditangani dan dilawan sendiri saja sebelu...
    Said Jenny Marisa on 2016-12-08 10:20:27
  2. Setiap kali membaca ttg hukuman mati, ingat Mary Jane.. Untuk orang yang tidak b...
    Said Jenny Marisa on 2016-12-08 09:33:17
  3. Aku ingin kuliah di Vietnam .aku tertarik dng negara itu .aktivitas ya tidak bed...
    Said Roby.chandra on 2016-12-06 23:11:33
  4. Alkitab bahasa kanayant...
    Said Dolina on 2016-12-04 20:38:14
  5. ternyata banyak pengikutnya tidak menemukan ketenangan batin.. tidak ada jaminan...
    Said Jenny Marisa on 2016-11-30 10:02:53
  6. i Like,..it,.....
    Said Damianus Ahen on 2016-11-28 11:09:07
  7. Dimana toleransi beragama yg selalu di dengung dengungkan,,,...
    Said kamboti marassan salatiga on 2016-11-27 21:01:42
  8. Ada upaya uskup dan menteri yang Katolik.. ini cukup menjelaskan... Semoga napi ...
    Said Jenny Marisa on 2016-11-23 10:02:16
  9. Terima kasih Pak Benyamin....
    Said cnindonewsletter on 2016-11-22 16:34:32
  10. Terima kasih. Saya senang dengan UCAN INDONESIA. syallom benyamin...
    Said Benyamin Mali on 2016-11-21 16:53:07
UCAN India Books Online