UCAN Indonesia Catholic Church News
UCAN Spirituality | A service of UCA News

Vatikan terapkan aturan transparansi keuangan

11/10/2013

Vatikan terapkan aturan transparansi keuangan thumbnail

 

Vatikan, Rabu (9/10), mengatakan bahwa aturan untuk membuat keuangan publik menjadi transparan telah disahkan. Pengesahan aturan transparansi baru itu merupakan respons terhadap tuntutan perubahan dari masyarakat internasional setelah terungkapnya berbagai skandal keuangan.

Paus Fransiskus, yang sebelumnya telah menerapkan reformasi di berbagai bidang lain di Gereja sejak terpilih pada Maret, menetapkan pembersihan reputasi finansial Vatikan sebagai salah satu misi utamanya.

Vatikan mengatakan bahwa aturan transparansi keuangan dan pencegahan pencucian uang, yang mulai berlaku pada Kamis, akan diberlakukan kepada bank milik Kota Vatikan dan semua departemen lain yang berhubungan dengan uang.

Salah satu pasal dalam aturan itu menyebutkan adanya pengawasan internal dan kerja sama dengan negara-negara lain serta dengan badan-badan penegak hukum.

“Dengan aturan ini, saya berpendapat bahwa Gereja telah menyelesaikan 99 persen persoalan finansialnya. Yang masih tersisa hanya rincian-rincian tertentu,” kata Juru Bicara Vatikan Pastor Federico Lombardi SJ, seperti dilansir sinarharapan.com.

Sebuah laporan dari Moneyval, komite antipencucian uang Dewan Uni Eropa, menuliskan pada tahun lalu, meskipun keuskupan telah memperbaiki standar transparansi, masih banyak hal lain yang perlu segera diselesaikan.

Komite tersebut, yang mengeluarkan laporan atas permintaan Vatikan, akan mengadakan pemeriksaan baru akhir tahun ini.

Paus Fransiskus, yang mengangkat komite dengan tugas mengawasi reformasi Bank Vatikan dan mengesahkan aturan transparansi pada Minggu, mengatakan bahwa penutupan bank dapat dilakukan jika diperlukan.

Aturan transparansi yang baru ini merupakan bagian dari usaha Gereja dalam memenuhi standar internasional untuk menghentikan tindak pencucian uang, penggelapan pajak, dan terorisme finansial.

Aturan itu akan memberi kewenangan yang lebih besar bagi Otoritas Informasi Finansial (AIF) untuk mengawasi aktivitas bank Vatikan dan departemen keuskupan lain yang terlibat dalam kegiatan finansial.

Wewenang lain yang diperoleh AIF adalah pengecekan dokumen di semua departemen serta menetapkan standar kompetensi dan kejujuran para manajer.

Pada Juli lalu AIF, yang merupakan badan internal Vatikan, menandatangani nota kesepahaman dengan pihak berwenang di Italia mengenai pertukaran informasi finansial dan bank sebagai usaha untuk mencegah pencucian uang.

Bank Vatikan baru memublikasikan laporan keuangannya untuk pertama kali sejak didirikan 125 tahun yang lalu.

 

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Kardinal Myanmar menyerukan pemerintah untuk bersikap belarasa dan peduli dengan Rohingya
  2. Dalam Misa di Vatikan, Paus Fransiskus prihatin dengan nasib warga Rohingya
  3. Para uskup puji Filipina menyambut pengungsi Rohingya
  4. Pembaruan Karismatik Katolik akan mengadakan Konvenas XIII di Makassar
  5. Pengadilan Pakistan mendakwa 106 pembunuh pasangan Kristen
  6. Paus menyerukan umat Katolik Tiongkok untuk tetap menjaga kesetiaan mereka
  7. Presiden Xi desak agama-agama di Tiongkok menghindari pengaruh asing
  8. Biarawati Katolik luncurkan kampanye untuk membantu pengungsi Rohingya
  9. Tokoh agama: hadapi pengungsi Rohingya, utamakan aspek kemanusiaan
  10. Gereja menentang otoritas Zhejiang terkait kampanye pembongkaran salib
  1. Kardinal Myanmar menyerukan pemerintah untuk bersikap belarasa dan peduli dengan Rohingya
  2. Lebih dari 1.100 orang tewas di India akibat gelombang panas ekstrim
  3. Partai Komunis Tiongkok keluarkan peringatan kepada anggotanya yang menganut agama
  4. Misionaris merajut kembali kebersamaan hidup yang hancur di Mindanao
  5. Paus Fransiskus desak masyarakat internasional bantu ribuan migran Asia
  6. Pembaruan Karismatik Katolik akan mengadakan Konvenas XIII di Makassar
  7. Malaysia membantah dinilai standar ganda menangani demonstran anti-Kristen
  8. Ribuan anak Kamboja terlantar akibat ibu mereka dipenjara
  9. Gereja: Pemerintah Modi mulai memperhatikan terkait serangan terhadap minoritas
  10. Kelompok HAM Filipina desak PBB menyelidiki 110 kasus penyiksaan
  1. Ya... mengapa tidak? Waktunya "rise and shine"......
    Said on 2015-05-19 08:35:00
  2. Malaysia, Indonesia berlomba membuang migran, ya? Saya bayangkan dipantai laut a...
    Said on 2015-05-19 08:31:00
  3. Sudahlah, jangan (dikirim) bekerja luar negeri, mereka biar di Indonesia, bekerj...
    Said on 2015-05-19 08:16:00
  4. Selamat bekerja. Bersyukur terpilih karena kesempatan untuk menempah diri menjad...
    Said Martin Teiseran on 2015-05-19 04:48:00
  5. Iya, bagaimana ini, televisi begitu "leko"nya memberitakan dan meng-interview ur...
    Said on 2015-05-13 20:53:00
  6. Merupakan masalah bagi migran maupun negara penampung. Bagaimana menerima orang...
    Said on 2015-05-13 07:04:00
  7. Jika membangun rumah, sisihkan tanah untuk taman dan resapan air, tanami satu, ...
    Said on 2015-05-12 19:15:00
  8. Raul harus cepat saja kembali... beliau sudah lansia......
    Said on 2015-05-12 07:07:00
  9. Datang dari Jakarta tentu harus bawa kado.. Lain kali ke Papua saya harap mereka...
    Said on 2015-05-12 06:58:00
  10. Ada baiknya dalam bulan Mei kita berdoa melalui Ratu Segala Bangsa, untuk perlin...
    Said on 2015-05-12 06:49:00
UCAN India Books Online